Budaya Penelitian Melawan Stigma “Generasi Cuek dan Instan”

 - 

Budaya Penelitian Melawan Stigma “Generasi Cuek dan Instan” – Lembaga Ilmu Pengetahuan Indonesia ( LIPI) telah menyerahkan penghargaan remaja berprestasi dalam Lomba Karya Ilmiah Remaja (LKIR), National Young Inventor Awards (NYIA), dan Youth Science and Innovation Fair (YSIF) 2018 (4/11/2018).

Prestasi membanggakan diraih William murid SMA Laurensia, Tangerang-Banten, sukses meraih 3 kelompok penghargaan sekaligus. William sukses meraih penghargaan:

  1. Juara Pertama Lomba Karya Ilmiah Remaja bidang Ilmu Pengetahuan Teknik
  2. Gold medal IYSIF for Engineering Sciences
  3. Special Award on Computational Research

Semua penghargaan tersebut didapatkan William atas hasil penelitiannya bidang penerbangan “Studi Analisis Eksperimental dan Komputasional Modifikasi Angle Of Wingtip Ujung Airfoil Bac 449/450/451 terhadap Wingtip Vortex yang Dihasilkan.”

Di samping minat di bidang kedirgantaraan, ketika dihubungi William mengucapkan pemilihan subyek penelitiannya didasarkan pada keperluan akan penelitian ini di masa mendatang.

Tidak memberi batas diri dan berkomitmen

“Saya merasa bahwa masa depan tersebut akan sehubungan dengan penerbangan/dirgantara. Dengan begitu, diperlukan sesuatu yang dapat meminimalisir pemakaian bahan bakar supaya emisi yang didapatkan tidak merusak bumi,” jelasnya.

William mengawali proyek riset ini sejak mula masuk di ruang belajar X SMA Laurensia didampingi Gregorius Bryan, guru Fisika yang menjadi pendamping penelitian. Berdasarkan keterangan dari Bryan, kebiasaan penelitian sudah terintegrasi dalam proses pembelajaran di sekolah.

“Pendampingan untuk riset memang telah menjadi program belajar atau mata latihan (mapel) di sekolah dengan nama mapel Proyek Penelitian,” kata Bryan.

Bryan menambahkan, untuk William dan murid lain ia tidak jarang kali mengimbau supaya para murid mempunyai pola pikir luas dan tidak memberi batas diri.

“Kalau hendak belajar, tidak boleh melihat jangkauan penelitian apakah tersebut penelitian guna SMA, S1, S2, dan seterusnya. Di samping itu, siswa pun selalu saya ajak guna berkomitmen serius dalam menekuni penelitiannya,” jelas Bryan.

Melawan stigma ‘generasi instan dan cuek’

Kemenangan William dan murid lain dalam ajang ini seolah berkeinginan memupus stigma generasi milenial yang kerap di anggap sebagai generasi instan dan cuek pada lingkungan.

“Teman-teman selalu mengupayakan yang baru pak, mereka tidak pernah menyerah untuk menggali solusi dari permasalahan di dekat kita,” kata William optimis ketika ditanya perihal pandangan oleng yang kerap dicantumkan untuk generasinya.

Ia menambahkan, melalui https://www.bukuinggris.co.id kebiasaan penelitian yang terintegrasi dalam pembelajaran di sekolah, generasi milenial bisa menjadi lebih peduli terhadap lingkungan di sekitarnya.

Ia justeru melihat ‘budaya instan’ generasi milenial menjadi suatu kekuatan yang memiliki makna positif. “Karena yang instan tersebut didukung oleh teknologi pak, jadi kita ingin memilih yang instan. Karena anda merasa bahwa ‘kalau dapat cepat mengapa harus lama’?” jelas murid yang pun menyukai fotografi ini.

Sebagai unsur generasi milenial, ia menyaksikan nilai instan secara positif tersebut justru lebih tidak sedikit membantu saat melakukan penelitian. Ia memberikan contoh pemakaian 3D Printing, Kecerdasan Buatan (AI) atau Internet Things sebagai ‘budaya instan’ yang malah menunjang masa depan.

Membangun karakter lewat kebiasaan riset

Sebagai pendidik Bryan melihat kebiasaan penelitian yang telah ditanamkan semenjak usia muda bakal memberikan akibat baik dan positif.

“Karena menurut keterangan dari riset, edukasi dengan teknik penelitian bakal menghubungkan multi displin bidang yang murid butuhkan dalam menunjang penelitiannya. Selain tersebut proses beranggapan kritis atau critical thinking bakal semakin berkembang, sebab anak bakal belajar dari masalah dan penyelesaian yang ditemukan di lapangan,” jelas Bryan.

Tidak melulu kemampuan akademik, kebiasaan penelitian pun dapat menumbuhkan karakter positif siswa.

“Disisi lain, jati diri siswa pun akan terbentuk dengan sendirinya sebab harus disiplin dalam bimbingan, mengoleksi laporan cocok deadline, menumbuhkan sikap jujur dalam memungut data, berpikiran secara terbuka, kerja keras, tangguh, mengasah keterampilan berkomunikasi, serta berkolaborasi,” tutupnya.

baca juga: Bermain Jelajah Kota Sembari Belajar Transportasi


Bermain Jelajah Kota Sembari Belajar Transportasi

 - 

Bermain Jelajah Kota Sembari Belajar Transportasi– Kini aktivitas edukasi anak-anak dapat dibuat bervariasi dan menyenangkan. Banyak cara bisa dilakukan menarik perhatian anak pada memeriksa sesuatu, keliru satunya melalui papan permainan.

Bertempat pada Jakarta Creative Hub, LabTanya mengadakan aktivitas buat anak-anak menggunakan tema pengenalan transportasi kota dengan papan permainan (13/10/2018). Anak-anak diajak bermain & tahu beragam transportasi kota misalnya layaknya bermain monopoli.

Rahimah Zulfa, Proyek Koordinator aktivitas “Main-main Jelajah Kota seri Transportasi” mengaku melakukan kegiatan riset terlebih dahulu tentang apa saja yg perlu dipelajari oleh anak-anak mengenai kotanya.

Transportasi dipercaya yang menarik karena setiap hari anak-anak niscaya memakai kendaraan buat perjalanan. Memberikan pemahaman bahwa transportasi ada banyak pilihannya & setiap pilihan mempunyai kelebihan dan laba menjadikan program ini mempunyai kualitas tersendiri.

Titik berat pesan yg ingin disampaikan melalui sosialisasi kota dan transportasi justru dalam pilihan bagusnya impak transportasi publik pada kota.

Anak-anak menjadi rakyat kota masa depan akan tahu bahwa transportasi kota pada masa depan merupakan yang dapat menaruh ruang pada warganya buat sanggup bepergian menggunakan nyaman dan mudah tanpa harus menggunakan tunggangan eksklusif.

Untuk itu, papan permainan pun dibuat menggunakan membawa pesan-pesan tadi.

Sebelum memulai permainan, anak-anak ditanyakan mengenai tunggangan apa saja tak jarang mereka pakai. Ada yang menjawab sepeda motor, mobil, kereta, pula Angkutan Umum.

Salah satu peserta yg duduk pada kelas 4 SD bernama Ikhsan menyampaikan bahwa beliau acapkali menggunakan Angkutan Umum buat pulang ke sekolah tanpa ditemani orang tuanya. Ia menyampaikan bahwa pilihan transportasi itu cukup mudah & murah daripada transportasi lainnya.

Papan permainannya sendiri menarik & berwarna-warni, berisi beberapa tujuan tempat, kotak-kotak penghubung antar tujuan, serta majemuk tantangan. Permainan dimulai menggunakan dibagikannya uang mainan dan pion seperti monopoli pada peserta.

Selanjutnya masing-masing harus menentukan dua kartu tujuan. Setelah itu, peserta menentukan transportasi apa yang ingin mereka gunakan. Masing-masing kartu transportasi mempunyai profil dengan variabel biaya , kecepatan, dan poin.

Ketika permainan mulai, masih ada kotak-kotak dengan indikasi tanya yg berisi tantangan. Tantangan adalah konsekuensi pilihan transportasi yang sanggup berarti positif maupun negatif. Di sinilah anak-anak belajar mengenai pilihan kendaraannya. Anak-anak jua wajib berstrategi untuk dapat menggunakan cepat mencapai loka tujuannya tanpa wajib menghabiskan uang.

Setiap pilihan transportasi serta kartu tantangannya ditempel dalam kertas dan dijadikan lbr jurnal perjalanan. Jurnal bepergian ini digunakan anak-anak buat menceritakan pulang pada akhir permainan mengenai pilihan transportasi dan konsekuensinya.

Pada akhir permainan, anak-anak menghitung sisa uang yg mereka punya & poin kartu transportasi yg mereka gunakan.

Menurut  https://www.sekolahan.co.id anak-anak, permainan ini seru lantaran mereka bisa mengandaikan papan permainan ini misalnya pada kehidupan sehari-hari. Ada yg lebih banyak menggunakan commuter line lantaran cepat & murah, jadi lebih dulu mencapai tujuan.

Ada pula yg banyak menggunakan Transjakarta lantaran umumnya dia memakai bus angkutan umum. Ada yg hanya menyisakan sedikit uang mainan lantaran acapkali memilih kartu tunggangan eksklusif.

Proyek ini dibuat oleh LabTanya buat anak-anak usia 10-13 tahun. Lab Anak Rancang Kota dibentuk dengan agama bahwa anak-anak juga mempunyai peran pada kotanya. Maka kegiatan ini juga menitikberatkan pada upaya edukasi dan menjaring pemahaman serta beragam komentar dari sudut pandang anak-anak.

LabTanya sebagai penyelenggara juga memiliki beragam aktivitas eksperimen warga kota melalui menyebarkan pengetahuan. Diharapkan, kegiatan saling bertukar & mengumpulkan pengetahuan sebagai budaya yang selalu terpelihara pada masyarakat kota.

baca juga: 5 Manfaat Cotton Bud untuk Kecantikan, Apasaja?


5 Manfaat Cotton Bud untuk Kecantikan, Apasaja?

 - 

5 Manfaat Cotton Bud untuk Kecantikan, Apasaja? – Cotton bud adalahproduk yang sangat sering dipakai untuk mencuci telinga. Bentuknya yang kecil, diketahui dapat menjangkau sudut-sudut tertentu. Namun, selain berfungsi untuk mencuci bagian telinga, produk yang satu ini pun menyimpan tidak sedikit manfaat guna kecantikan, lho! Penasaran apa saja guna yang dapat kamu peroleh dari produk mungil ini? Keep scrolling!

Dapat Dijadikan Sebagai Pengganti Spoolie

Jika anda kehilangan spoolie, tidak boleh buru-buru panik, ya! Pasalnya, kamu dapat mengkamulkan cotton budsebagai gantinya. Hasil yang didapatkan pun tidak kalah baiknya dari pemakaian spoolie, kok! Dengan serat-serat yang ada pada unsur kapasnya, menjadikan cotton bud lumayan efektif dalam menjadikan tampilan alis anda terlihat lebih alami.

Untuk Memijat Alis

Masih bersangkutan dengan alis, andai kamu belum mempunyai alat pemijat alis, lumayan gunakan cotton bud saja sebagai alternatifnya. Fungsi dari memijat alis sendiri bakal sangat dialami oleh anda yang mempunyai bulu alis terlampau tidak sedikit dan sulit diatur. Cara melakukannya pun lumayan mudah. kamu melulu tinggal mencelupkan cotton bud ke dalam minyak zaitun, lantas pijat langsung secara satu arah pada unsur alis. Lakukan urusan ini masing-masing hari sebelum istirahat untuk menemukan alis yang lebih sehat.

Membersihkan Makeup Mata

Walaupun lokasi mata termasuk yang sangat sensitif, tanpa disadari lokasi tersebut malah malah yang sangat sering menemukan ‘porsi’ berat ketika merias wajah. Di samping eyeshadow, lokasi mata pun kerap kali bersentuhan langsung dengan maskara dan eyeliner waterproof yang memerlukan usaha tambahan saat membersihkannya. Membersihkan riasan mata dengan menyekanya memakai kapas sebetulnya memang tidak salah, asalkan dilaksanakan secara satu arah tanpa tekanan. Jika hendak membersihkan lokasi mata dengan teknik yang lebih aman, gunakanlah cotton bud. Kemampuan perangkat ini dalam mencapai sudut-sudut sempit di lokasi mata diketahui dapat mencuci area itu secara lebih maksimal.

Merapikan Lipstik

Biasanya, guna mendapatkan format bibir yang sempurna kita melulu menggunakan dua produk saja, yakni lip liner dan lipstik. Namun, bagaimana andai kita tidak punya lip liner di dalam makeup pouch?­ Tenang saja, kamu dapat memulainya terlebih dahulu dengan memenuhi bibir memakai lipstik favorit. Setelahnya, rapikan tepi bibir dengan cotton bud guna mendapatkan format bibir yang sempurna.

Menyeka Mata Berair

Siapa di sini yang mempunyai mata gampang berair atau watery eyes? Untuk yang jarang mengenakan eye makeup, seringkali mata biasanya berair saat merasakan kontak langsung dengan produk riasan mata, salah satunya eyeliner. Nah, alih-alih menyekanya dengan tisu yang malah berisiko merusak riasan di dekat mata, lebih baik anda menggunakan cotton bud saja. Dengan format yang mungil, cotton bud dapat menyeka air mata tanpa merusak riasan wajah.

baca juga: Solusi dan Penyebab Ketidakstabilan Harga pada Produk Pertanian

In P.Umum

Penjelasan Tentang Perkecambahan pada Budidaya Tanaman

 - 
Penjelasan Tentang Perkecambahan pada Budidaya Tanaman

Penjelasan Tentang Perkecambahan pada Budidaya Tanaman

Perkecambahan adalah munculnya tanaman kecil (plantula) dari dalam biji yang dihasilkan dari perkembangan dan perkembangan embrio. Ketika perkembangan embrio pada waktu berkecambah bagian radikula tumbuh jadi akar, tetapi bagian plumula berkembang dan tumbuh jadi bagian batang.

Penjelasan Tentang Perkecambahan pada Budidaya Tanaman

Menurut Kamil (1982) perkecambahan adalah pengaktifan lagi perkembangan embrionic axis pada biji yang terhenti pertumbuhannya dan sesudah itu membentuk bibit atau tunas baru.

Faktor pendukung yang paling mutlak dari proses perkecambahan ini adalah air. Air benar-benar dibutuhkan gara-gara proses awal perkecambahan di mulai dari penyerapan air bersama cepat secara imbibisi. Air yang berimbibisi sanggup membuat biji memecahkan kulit pembungkusnya dan mengembang dan juga membuat perubahan metabolik pada embrio agar biji melanjutkan pertumbuhan.

Berdasarkan letak kutiedonnya, perkecambahan dari biji dibagi jadi dua yakni : Hipogeal dan epigeal.

Perkecambahan Hipogeal
Perkecambahan Hipogeal adalah jenis perkecambahan yang keluar di bawah tanah. Tipe perkecambahan ini terjadi gara-gara adanya perkembangan memanjang dari aktifitas hipokotil agar membuat plumula keluar selanjutnya menembus kulit pada biji.

Perkecambahan Epigeal
Perkecambahan Epigeal merupakan kebalikan dari perkecambahan hipogeal. Dimanaepigeal adalah jenis perkecambahan di atas tanah. Bisa terjadi perkecambahan gara-gara plumula tumbuh sesudah itu mengangkat ke bagian permukaan tanah. Sehingga, pada aktifitas pergerakan ini kutiledon pun ikut terangkat ke atas permukaan tanah.

Jika di memandang secara morfologis atau secara kasat mata, suatu biji yang berkecambah pada kebanyakan di mulai dari terlihatnya akar (radicle) atau daun (plumule) yang keluar menonjol dari dalam biji. Tapi, memang proses perkecambahan telah di mulai terjadi sebelum saat proses itu terjadi.

Perkecambahan dalam budidaya tanaman sangatlah mutlak dan wajib tekun dalam proses pengerjaannya. Kegagalan pada proses pembibitan perkecambahan pasti saja merupakan awal dari kegagalan pores budidaya.

Proses perkecambahan juga merupakan suatu proses awal untuk memandang mutu benih yang kami gunakan.

Benih sanggup dikatakan bagus misalnya miliki kekuatan tumbuh perkecambahan di atas 80 persen. Apabila tidak cukup dari 80 persen, maka sanggup dikatakan mutu benih tersebut kuranglah baik.

Dan benih bersertifikat yang telah mengalami uji coba, kebanyakan miliki mutu kekuatan kecambah di atas 90 persen.

Maka dari itu uji kekuatan kecambah pada proses budidaya mutlak untuk jelas mutu benih yang akan kami gunakan.

Selengkapnya : https://www.lele.co.id/


OPPO R11: Hp Terkini namun Bukan Hape Selfie

 - 

OPPO R11: Hp Terkini namun Bukan Hape Selfie

Dirilisnya R11 menjadi penyegar lini smartphone OPPO. Pasalnya sudah hampir dua tahun ini OPPO menjejali Indonesia dengan smartphone Selfie Expert, yaitu F1 dan F3 series. Tapi yang cukup disayangkan, OPPO R11 tidak tersedia resmi di Indonesia dan hanya berkunjung ke negara tetangga layaknya Malaysia dan Singapura. Buat Anda yang penasara, kita tetap membuatkan review-nya untuk Anda!

OPPO R11

Kelebihan

Tipis dan compact. Kita semua mengerti kalau desain OPPO R11 persis dengan iPhone 7 Plus serta terhitung digunakan oleh OnePlus 5. Terlepas berasal dari kasus jiplak-menjiplak desain, OPPO berhasil merancang R11 dengan desain yang lebih segar ketimbang jajaran F1 dan F3 series.

Jika mendambakan tampil elegan, kita anjurkan Anda untuk belanja unit yang berwarna hitam atau apalagi merah. Bodinya terbuat berasal dari metal dan mulai sangat ramping dengan ketebalan 6,8 mm saja. Tapi kita sangat risih kala menggunakannya tanpa casing sebab sangat-sangat licin. Beruntung OPPO melampirkan jelly case transparan gratis.

Akhirnya Nougat. Sistem operasi OPPO F1 dan F3 series pas ini masih mentok dengan ColorOS berbasis Android Marshmallow. Untungnya tidak demikian dengan R11 yang sudah lebih segar dengan ColorOS 3.1 berbasis Android 7.1.1 Nougat. Tampilan interface-nya masih mirip iOS, apalagi dengan panel shortcut yang kini tersedia di layar bagian bawah, bukan ulang atas.

Chipset segar. Snapdragon 660 adalah alasan utama mengapa kita belanja OPPO R11. Ini adalah chipset kelas menengah terbaru sekaligus tertinggi yang belum lama dirilis Qualcomm. Yang menggunakannya pun masih sangat jarang. Dan benar saja, performa komputasinya bisa menyaingi chipset kelas atas Snapdragon 820 atau 821. Terbukti dengan skor AnTuTu di atas 110 ribu poin.

Layar sesuai kebutuhan. Panel AMOLED, resolusi Full HD, bentang 5,5 inci, dan dilapisi Gorilla Glass 5. Keempat hal berikut sudah sangat memenuhi untuk keperluan sebuah smartphone masa kini. Ya, layar OPPO R11 enak dipandang di didalam maupun luar ruangan dan terbilang cukup tahan goresan.

Dual-camera pertama. R11 menjadi smartphone dual-camera pertama yang diciptakan OPPO demi ikuti tren yang sedang berkembang pas ini. Konfigurasinya mirip OnePlus 5. Kamera utamanya beresolusi 16 MP dengan aperture f/1.7 dan PDAF. Adapun kamera sekundernya beresolusi 20 MP f/2.6 dibekali kebolehan 2x optical zoom. Seperti biasa, ke dua kamera ini bisa aktif bersamaan (mode portrait).

Selfie ganas. Awalnya kita mengira kalau OPPO R11 bukanlah smartphone teristimewa selfie. Kamera depannya sesungguhnya hanya satu beresolusi 16 MP dan kita memprediksi kualitasnya tidak jauh berasal dari OPPO F3 series. Tapi begitu mengutak-atik, ternyata tersedia fitur bokeh yang sesudah kita coba hasilnya sangat memuaskan.

Mode bokeh ini bisa menciptakan foto selfie dengan background blur yang rapi. Hasilnya tidak cukup lebih mirip layaknya Vivo V5 Plus yang punya dua kamera depan. Bedanya OPPO R11 bisa melakukannya hanya dengan satu kamera. Efek beautify dan ketajaman gambarnya pun layak diacungi jempol.

Nge-charge kilat. Baterai OPPO R11 berkapasitas standar, hanya 3.000 mAh dengan SoT kira-kira lima jam. Yang kita sukai adalah fitur VOOC Flash Charge yang sebabkan kesibukan isikan baterai menjadi menyenangkan. Pengisian 35 menit terisi 65 persen dan pengisian 65 menit sudah full.

Kekurangan

Performa grafis tidak cukup nendang. Kami mendapati terdapatnya bottleneck (ketimpangan) hardware antara CPU Snapdragon 660 dan GPU Adreno 512. CPU-nya boleh saja bertenaga, namun GPU-nya masih tidak cukup gahar. Kelancarannya didalam bermain game tersedia di bawah Adreno 530 yang terintegrasi dengan Snapdragon 820/821.

Selain itu, tersedia beberapa game yang tidak maksimal grafisnya. Sebut saja Asphalt Street Storm Racing di mana game ini menjadi tidak bisa menampilkan pengaruh blur pas balapan. Padahal mutu grafis sudah kita set ke high.

Tanpa NFC. Desain dan spesifikasi OPPO R11 masuk segmen kelas menengah ke atas. Ya, kita sepakat akan hal ini. Tapi ternyata tersedia satu hal yang sangat mengganjal di mana OPPO R11 tidak punya chip NFC. Meski tidak sangat penting, NFC perlu tersedia terhadap mayoritas smartphone menengah ke atas yang dibanderol di atas Rp5 jutaan.

Kesimpulan

OPPO R11 punya energi pesona lebih menarik ketimbang OPPO F series yang dipasarkan di Indonesia. Smartphone ini harusnya sangat bisa mendongkrak nama OPPO di mata internasional. Namun dengan harga menjual kira-kira Rp7 juta, OPPO R11 punya lawan senegara yang barangkali sukar dibendung, layaknya Huawei P10, Xiaomi Mi 6, atau OnePlus 5.

Selengkapnya : https://www.caraflashandroid.com/cara-hack-wifi-di-android/

In Tekno

OnePlus 5, Kenapa Nggak Murah Lagi?

 - 
OnePlus 5

OnePlus 5, Kenapa Nggak Murah Lagi?

Mayoritas orang setuju kalau OnePlus piawai menciptakan smartphone kencang dengan harga relatif murah. Tidak murah-murah benar-benar memang, tapi sadar jauh di bawah harga flagship milik Samsung, HTC, LG, atau Sony. Namun image flagship murah yang sepanjang ini melekat pada OnePlus seakan sirna seiring hadirnya OnePlus 5 yang dibanderol merasa Rp7,5 jutaan.

OnePlus 5

Kelebihan

Tipis dan compact. Kami termasuk yang tidak begitu impresif dengan desain yang dibawa OnePlus 5. Karena pada awalannya kami telah terlanjur mengecap kalau OnePlus 5 benar-benar “main aman” dan tidak rela repot dengan ikuti desain iPhone 7 Plus. Terlepas berasal dari desainnya yang mirip, tak mampu dimungkiri kalau OnePlus 5 adalah smartphone yang tidak tebal dan compact. Ketika dibandingkan dengan iPhone 7 Plus, kami jamin Anda akan lebih nyaman memegang OnePlus 5.

Dash Charge. Mayoritas smartphone kelas menengah ke atas yang lahir tahun 2017 ini telah dapat dukungan teknologi pengisian baterai cepat. Tapi kalau diadu dengan Dash Charge milik OnePlus 5, kami percaya OnePlus 5 lah yang akan jadi pemenang. Ya, Dash Charge sesungguhnya lebih cepat ketimbang Quick Charge 3.0 milik Qualcomm yang banyak digunakan pada smartphone flagship 2017.

Sebagai gambaran, kami mengisinya berasal dari keadaan kosong. Dalam durasi pengisian 15 menit saja, baterainya telah di atas 30 persen. Pengisian 30 menit, baterainya telah di atas 60 persen. Dan dalam selagi pas satu jam, setidaknya baterainya telah terisi 90 persen. Sekadar info, sistem pengisian ini kami lakukan selagi smartphone dalam keadaan menyala (standby).

Super ngebut. Kalau boleh jujur, OnePlus 5 punya performa yang mampu melampaui Samsung Galaxy S8. Tentu ada banyak faktor yang menyebabkannya. Salah satunya adalah urutan hardware kelas atas. Dimulai berasal dari chipset Snapdragon 835, RAM 6 atau 8 GB, serta storage dengan teknologi UFS 2.1.

Mulai berasal dari selagi booting, loading aplikasi dan game, serta performa multitasking, OnePlus 5 sedikit lebih unggul. Selain hardware, performa ngebut yang dihasilkan oleh OnePlus 5 termasuk terpengaruh sistem operasi yang tetap merasa murni, tidak banyak bloatware, serta minim fitur yang tidak terpakai. Saat kami uji AnTuTu Benchmark, skor yang dihasilkan kira-kira 179 ribu poin.

Kamera meningkat. Kalau rela upgrade berasal dari OnePlus 3T ke OnePlus 5, maka sektor kamera akan jadi yang paling merasa peningkatannya. Kemampuan kamera OnePlus 5 merasa lebih baik sebab dirancang dengan dengan DxOMark serta punya dua modul kamera ala iPhone 7 Plus.

Singkatnya, kamera OnePlus 5 punya shutter speed yang benar-benar memuaskan. Siang atau malam, kecepatannya akan merasa serupa memuaskan. Ketika kami bandingkan dengan kamera iPhone 7 Plus, hasil jepretan OnePlus 5 tetap lebih cerah, lebih-lebih lebih cerah dibanding keadaan asli. Jadi karakteristik kameranya agak serupa kamera Galaxy S8 yang mampu menyerap banyak cahaya.

Untuk memotret dengan mode portrait, kemampuannya termasuk tidak mampu diremehkan sebab hasilnya sekelas dengan mode portrait milik iPhone 7 Plus. Bahkan untuk memotret portrait di malam hari, hasil jepretan OnePlus 5 lebih terang dan bersih berasal dari iPhone 7 Plus. Foto di atas adalah tidak benar satu contohnya.

Layar gonjreng. Ya, layar adalah tidak benar satu alasan mengapa kami betah berlama-lama dengan OnePlus 5. Panel Optic AMOLED menyebabkan tampilannya benar-benar kece selagi menampilkan warna hitam. Sedangkan selagi menampilkan warna lain termasuk tak kalah ciamik sebab saturasinya benar-benar cerah layaknya layar Samsung Galaxy S8.

Kekurangan

Tidak tahan air? Tidak sadar apakah OnePlus 5 masuk dalam jajaran smartphone tahan air atau tidak. Tapi yang jelas, tidak ada sertifikasi tahan air yang dibawanya. Jadi mari kami asumsikan kalau OnePlus 5 bukanlah smartphone tahan air. Memang, fitur satu ini tidak diperlukan oleh semua orang. Tapi sebab smartphone ini dijual di atas Rp7 juta, maka fitur tahan air akan merasa menarik. Apalagi pesaingnya layaknya LG G6, iPhone 7, atau Samsung Galaxy S8 telah tahan air.

Rekam video kurang maksimal. Sekilas layaknya tidak ada yang kurang berasal dari kamera OnePlus 5. Selain mampu hasilkan foto jernih, kamera utamanya termasuk mampu merekam video 4K 30 fps, Full HD 60 fps, dan HD 240 fps. Kualitas gambarnya sesungguhnya tergolong baik. Tapi begitu kami coba merekam sambil berjalan cepat, EIS yang dimilikinya tidak mampu bekerja maksimal. Hasilnya video benar-benar shaky dengan sebutan lain penuh guncangan.

Licin dan gampang kotor. Rasanya nyaris tidak mungkin untuk nyaman menggunakan OnePlus 5 tanpa casing. Pasalnya smartphone ini merasa benar-benar licin. Selain itu, baik untuk varian warna grey maupun black, bodi belakangnya akan gampang kotor oleh jari yang berkeringat atau pun basah.

Tanpa headset. Ketika belanja smartphone Rp7 juta hingga Rp8 jutaan, sudah pasti kami berharap mendapat perintilan paket penjualan yang lengkap. Tapi nyatanya tidak demikianlah dengan OnePlus 5. Dalam paket penjualannya kami tidak mendapatkan adanya headset yang artinya kami perlu belanja lagi dengan mengeluarkan dana tambahan.

Kesimpulan

OnePlus 5 adalah smartphone flagship termahal yang dulu diciptakan OnePlus. Seperti biasa, smartphone ini tetap menjadikan spesifikasi sebagai daya tarik utamanya. Chipset Snapdragon 835, RAM hingga 8 GB, dan storage UFS 2.1 hingga 128 GB adalah jaminan performa super ngebut.

Namun tak hanya spesifikasi, OnePlus 5 termasuk punya senjata lain yang tak kalah menarik, yaitu kamera. Kemampuannya tidak mampu diremehkan sebab mampu disejajarkan dengan flagship sekelas Samsung Galaxy S8 dan iPhone 7 Plus. Adapun yang membedakannya dengan flagship lain yaitu ketiadaan sertifikasi tahan air.

In Tekno

Pendidikan Akhlak Dalam Keluarga

 - 

Pendidikan Akhlak Dalam Keluarga

Pendidikan Akhlak Dalam Keluarga

Pendidikan Akhlak Dalam Keluarga

Pengertian pendidikan akhlak dalam keluarga
Kata pendidikan menurut etimologi berasal dari kata dasar didik apabila diberi awalan me, menjadi mendidik maka akan membentuk kata kerja yang berarti memelihara dan memberi latihan (ajaran). Sedangkan bila berbentuk kata benda akan menjadi pendidikan yang memiliki arti proses perubahan sikap dan tingkah laku seseorang atau sekelompok orang dalam usaha mendewasakan manusia melalui upaya pengajaran dan latihan. Istilah pendidikan dalam konteks Islam telah banyak dikenal dengan menggunakan kata yang beragam, seperti at-Tarbiyah, at-Ta’lim dan at-Ta’dib. Setiap kata tersebut mempunyai makna dan pemahaman yang berbeda.

 

Akhlak adalah keadaan batin seseorang yang menjadi sumber lahirnya perbuatan dimana perbuatan itu lahir dengan mudah tanpa memikirkan untung rugi. Orang yang berakhlak baik, melakukan kebaikan secara spontan tanpa pamrih apapun, demikian juga orang yang berakhlak buruk, melakukan keburukan secara spontan tanpa mempertimbangkan akibat bagi dirinya maupun bagi yang dijahati.

Keluarga dalam bahasa Arab adalah al-Usrohyang berasal dari kata al-asru yang secara etimologis mampunyai arti ikatan. Kata keluarga dapat diambil kefahaman sebagai unit sosial terkecil dalam masyarakat, atau suatu organisasi bio-psiko-sosio-spiritual dimana anggota keluarga terkait dalam suatu ikatan khusus untuk hidup bersama dalam ikatan perkawinan dan bukan ikatan yang sifatnya statis dan membelenggu dengan saling menjaga keharmonisan hubungan satu dengan yang lain atau hubungan silaturrahim. Al- Razi mengatakanal-asru maknanya mengikat dengan tali, kemudian meluas menjadi segala sesuatu yang diikat baik dengan tali atau yang lain. Dari beberapa pengertian di atas dapat disimpulkan bahwa pengertian pendidikan keluarga adalah prosest ransformasi prilaku dan sikap di dalam kelompok atau unit sosial terkecil dalam masyarakat. Sebab keluarga merupakan lingkungan budaya yang pertama dan utama dalam menanamkan norma dan mengembangkan berbagai kebiasaan dan prilaku yang penting bagi kehidupan pribadi,keluarga dan masyarakat.

 


B. Pentingnya Pendidikan akhlak dalam keluarga
Syariat Islam menuntun manusia menuju jalan yang lurus yakni akan membawa mereka meraih kebahagiaan di dunia dan akhirat. Al-Quran banyak menyebut dan menunjukkan kedudukan akhlak sebagai bagian dari syariat islam. Allah swt memberikan gambaran mengenai Nabi Muhammad Saw dalam firman-Nya sebagai berikut:
“ Sesungguhnya engkau memiliki akhlak (budi pekerti)yang paling mulia” (Q.S. al-qalam :4)
Secara garis besar pendidikan yang harus dibina dalam keluarga adalah pendidikan akhlak, seperti dalam Hadits dikatakan bahwa “ Betapa pentingnya akhlak dalam kehidupan kita dapat dimengertikan melalui doa Baginda Raulullah SAW yang bermaksud, “Ya Allah, jadikanlah pada akhlakku mulia sebagaimana Engkau menjadikan jasadku baik.” (Hadis riwayat Ahmad)
Satu lagi hadis Nabi SAW yang bermaksud: “Sesungguhnya orang yang sangat dicintai dan sangat dekat kedudukannya kepadaku pada hari akhirat ialah orang Islam yang paling baik akhlaknya dan sesungguhnya orang yang paling dibenci di kalangan kamu di sisiku dan yang paling jauh dariku di akhirat ialah orang yang buruk akhlaknya.” (Hadis riwayat Ahmad)
Berbagai masalah sosial melanda umat Islam, khususnya di kalangan anak muda hari ini adalah kerana kurangnya penghayatan terhadap nilai sedia ada dalam ajaran Islam. Justru, untuk membina kembali imej dan umat Islam, maka kita perlu membangun dan membetulkan landasan akhlak mereka.
Kita perlu kembali menitik beratkan pendidikan akhlak yang tapak awalnya bermula di rumah dan kemudian nilai itu perlu diperkaya serta diperkukuhkan lagi melalui institusi pendidikan formal.
Apa yang perlu disadari, sumber pembinaan akhlak untuk membentuk personaliti dan jati diri umat Islam sudah tersedia dan terhidang di dalam al-Quran dan sunnah. Inilah satu-satunya warisan dan khazanah suluhan hidup umat Islam yang sepatutnya menjadi contoh teladan umat manusia.
Adapun Syari’at Allah kepada Nabinya.yaitu :


إنما بعثت لأتمم مكارم الأخلاق
“Sesungguhnya aku diutus untuk menyempurnakan akhlaq mulia.” (HR. Malik dalam kitab Muwaththo’)
Rasulullah saw juga bersabda:

ألا أخبركم بأحبكم إلي وأقربكم منى مجلسًا يوم القيامة قالوا بلى قال أحسنكم خلقًا
“Maukah kalian aku beritahukan tentang seseorang yang paling aku cintai dan paling dekat denganku tempat duduknya pada hari kiamat kelak?”, para sahabat menjawab: “tentu”, Beliaupun bersabda: “dia adalah orang yang paling baik akhlaknya diantara kalian”.
Dan disebutkan didalam hadits Abu Hurairah ra

أكثر ما يدخل الجنة تقوى الله وحسن الخلق
“(Amalan) yang paling banyak memasukkan ke jannah adalah akhlak yang baik dan taqwa kepada Allah”.
Adapun hadits lain juga yangenai tentang akhlak adalah sebagai berikut:
Rasulullah saw bersabda: “ tiga hal di antara akhlak ahli syurga: memaafkan orang yang telah menganiayamu, memberi kepada orang yang mengharamkanmu, dan berbuat baik terhadap orang yang telah berbuat buruk kepadamu”. (H.R. Al- Thabrany).
“Aku diutus untuk menyempurnakan kemuliaan akhlak (H. R. Malik). “Sesuatu yang paling berat di atas timbangan kebaikan adalah akhlak yang baik.” (H.R. Abu Dawud)
Pada hadits lain disebutkan, seseorang telah datang ke hadapan Rasulullah Saw lalu berkata, “Apakah din (agama) itu?” Beliau bersabda, “Kebaikan akhlak.” Kemudian orang itu mendatanginya dari sebelah kanannya, lalu bertanya lagi, “ apakah din itu?” Beliau bersabda, “Akhlak yang baik.” Kemudian orang itu mendatanginya dari sebelah kirinya, lalu bertanya lagi, “ Apakah din itu?” Beliau bersabda, “Kebaikan Akhlak.” Kemudian orang itu mendatanginya dari belakangnya, lalu bertanya lagi, “Apakah din itu?” Beliau bersabda, “Kebaikan akhlak”. Lalu orang itu bertanya lagi, “ Wahai Rasulullah, apakah din itu?” Dan Rasulullah berpaling padanya lalu bersabda, “Tidak mengertikan kamu? Baiklah janganlah kau marah!”. (H.R. Muhammad ibn Nashr Al-Marwazi)
Rasulullah Saw juga pernah bersabda: “ Allah tidaklah menyempurnakan jasad dan akhlak seseorang untuk dilahap api neraka” (H.R. Ibnu Addiy). Dikisahkan ada yang bertanya kepada Rasulullah Saw, “Apakah kesialan itu?” Beliau bersabda, “Kejelekan akhlak” (H.R. Ahmad). Dalam hadits lain disebutkan, ada seseorang berkata kepada Rasulullah Saw, “Berilah wasiat kepadaku.” Beliau bersabda, “Takutlah kepada Allah di manapun kamu berada.” Orang itu berkata lagi, “ Berilah tambahan wasiat.” Beliau bersabda, “Sertakanlah perbuatan baik setelah perbuatan jahatmu; niscaya akan menghapusnya.” Orang itu berkata lagi, “Berilah tambahan wasiat.” Beliau bersabda, “Bergaullah dengan orang-orang dengan akhlak yang baik.” (H.R. Al-Tirmidziy)

Di dalam al- Quran juga pun terdapat beberapa ayat mengenai tentang keutamaan akhlak, seperti :
“ Jadilah Engkau Pema’af dan suruhlah orang mengerjakan yang ma’ruf, serta berpalinglah dari pada orang-orang yang bodoh”.(Q.S Al- A’raf : 199)
”(yaitu) orang-orang yang menafkahkan (hartanya), baik di waktu lapang maupun sempit, dan orang-orang yang menahan amarahnya dan mema’afkan (kesalahan) orang. Allah menyukai orang-orang yang berbuat kebajikan”. (Q.S Ali- Imran : 134)
Begitu pula dalam firman Allah pada riwayat luqman tentang hikmah:
“ wahai anakku, dirikanlah shalat, serulah orang-orang untuk berbuat ma’ruf, cegahlah kemunkaran dan bersabarlah atas sesuatu yang menimpamu. Sesungguhnya itu semua dari hal-hal yang patut diutamakan.
“Dan janganlah kamu memalingkan mukamu dari manusia (karena sombong) dan janganlah kamu berjalan di muka bumi dengan angkuh. Sesungguhnya Allah tidak menyukai orang-orang yang sombong lagi membanggakan diri”. (Q.S Luqman : 18)
Pada ayat-ayat tersebut di atas, Allah mengisyaratkan kewajiban untuk berperilaku mulia. Ayat-ayat itu pun menunjukkan kebaikan akhlak dan keutamaannya. Allah berfirman:
“Tetapi orang yang bersabar dan mema’afkan, Sesungguhnya (perbuatan ) yang demikian itu Termasuk hal-hal yang diutamakan”.(Q.S Asy-Syu’ara:43)
Secara garis besar, ayat-ayat Al-Quran mengisyaratkan kepada kemuliaan akhlak dan kemanisan budi pekerti.



Pendidikan Gemar Mengaji, Menuju Karakter Qur’an

 - 

Pendidikan Gemar Mengaji, Menuju Karakter Qur’an

Pendidikan Gemar Mengaji

Pendidikan Gemar Mengaji

Beberapa hari yang lalu, Menteri Agama Republik Indonesia, Surya Darma Ali, bertempat di Mesjid Raya Baiturrahman Banda Aceh mencanangkan Gerakan Masyarakat Maghrib Mengaji (Gemmar Mengaji), sebagaimana diberitakan pada Lintas Gayo, minggu (24/07/11). Sebelumnya hal yang sama juga beliau ungkapkan ketika di membuka sebuah acara di Banten, Serambi (10/05/11).
Himbauan ini sejatinya menjadi perhatian semua pihak, mengingat salah satu persoalan mendasar yang melanda bangsa saat ini adalah dekadensi moral yang ditandai maraknya berbagai aksi kejahatan, merebaknya pornografi serta menjalarnya aliran-aliran sesat yang menjebak mereka yang benteng akidahnya rapuh dan mudah tergoda oleh tawaran-tawaran materi. Sementara mengaji merupakan bagian terpenting dari pembentukan kepribadian muslim.


Harus diakui bahwa lambat laun, sadar atau tidak sadar masyarakat muslim semakin jauh dari kitab sucinya alqur’an. Para orang tua tidak begitu risau lagi ketika anak mereka belum bisa menghafal do’a shalat dan belum bisa mengaji. Budaya mengaji usai magrib terkubur oleh budaya menonton televisi yang menawarkan berbagai program dan alqur’an hanya dipajang sebagai hiasan di lemari. Bahkan yang lebih parah lagi kitab suci ini dibiarkan berdebu di atas meja, sungguh memilukan.
Makanya Gemmar mengaji, penulis anggap sebagai langkah bijak dalam membangkitkan kembali budaya mengaji yang sudah terkubur oleh budaya-budaya lain dan tentunya minim muatan nilai-nilai moral. Apalagi ketika program ini digalakkan di  Aceh dapat dikatakan sebuah keniscayaan karena Aceh merupakan wilayah syari’at.
Program Gemmar mengaji selain berupaya membangkitkan budaya lama juga mengajak masyarakat muslim untuk belajar menghargai kitab sucinya. Alqur’an merupakan petunjuk yang tidak diragukan lagi. Anehnya, kadang-kadang orang lebih meyakini undang-undang produk manusia dari pada dalil-dalil dalam alqur’an. Hal ini juga barangkali disebabkan oleh kealpaan umat ini untuk bersentuhan dengan kitab suci alqur’an.

Mengaji dalam asumsi kebanyakan masyarakat muslim saat ini merupakan kegiatan yang nihil dan secara tak sadar menggantinya dengan kegiatan berbasis teknologi yang beragam dan akhirnya membuat jarak dengan alqur’an. Dulu barangkali anak-anak tidak terusik dengan media televisi maupun handphone (hp) yang menawarkan berbagai siaran dan program. Adapun sekarang, televisi, hp dan internet dengan berbagai programnya secara tidak langsung melalaikan anak-anak bahkan tidak sedikit orang tua yang ikut larut dalam program tersebut, lebih-lebih sinetron dengan berbagai alur cerita yang cinta menggugah.
Kenyataan ini lantas tidak membuat kita harus menyalahkan teknologi dan menjadikannya kambing hitam dari persoalan yang dihadapi umat saat ini. Sebab teknologi sendiri sebenarnya diciptakan untuk kebutuhan manusia. Yang pasti, para pengguna teknologi tidak menggunakannya sesuai kebutuhan. Minsalnya televisi yang pada hakikatnya dapat dijadikan sumber informasi terkait isu-isu dalam maupun luar negeri atau dijadikan media belajar. Pada kenyataannya  televisi saat ini lebih banyak dimanfaatkan untuk mengonsumsi sinetron dan kabar selebriti.

Pembinaan Karakter Qur’ani

Hemat penulis, Gemmar mengaji merupakan media dalam membentuk karakter anak, sebab dalam mengaji terjadi interaksi belajar mengajar antara orang tua dan anak. Mengaji mungkin dianggap kegiatan sederhana, lebih dari itu dalam kegiatan ini berbagai nilai kebaikan dapat ditransformasikan kepada anak. Minsalnya, sebelum mengaji anak dianjurkan berwudhu’ terlebih dahulu karena berbarengan dengan shalat maghrib sehingga anak terlatih untuk bersih secara lahir dan batin. Selain itu dalam mengaji anak-anak dianjurkan untuk tertib.
Demikian juga, biasanya sebelum atau sesudah mengaji, banyak sedikitnya terjadi dialog agama, misalnya anak menanyakan mengapa kita harus shalat dan mengaji, mengapa mengaji harus berwudhu, atau meluas kepada masalah lain seperti tauhid, ibadah dan masalah-masalah agama lainnya. Pada saat seperti inilah kesempatan orang tua mentransformasikan nilai-nilai qur’ani kepada anak sehingga dapat melekat dan menyatu dalam jiwanya.

Hal yang lebih penting diingat adalah ketika anak mampu membaca alqur’an, maka dia tidak akan merasa asing dengan kitab sucinya tersebut karena sudah diperkenalkan dan menjadi rutinitasnya, apalagi kemudian didukung oleh penguasaan bahasa Arab. Barangkali sama ketika seseorang menguasai bahasa Inggris maka dia tidak akan alergi dengan teks bahasa Inggris atau berbicara dengan bule yang menghampirinya. Dalam pribahasa juga sering kita sebut “tak kenal maka tak sayang”. Kiranya begitulah gambarannya ketika alqur’an kita perkenalkan kepada anak maka dia tidak akan merasa asing dengannya.
Nah, bukankah semua proses tersebut merupakan upaya pembentukan karakter?. Jadi, sebenarnya sebagai umat muslim kita tidak perlu bingung mencari formulasi dan materi pendidikan karakter yang lagi digalakkan saat ini sebab semuanya telah diarahkan oleh alqur’an dan sunnah. Tinggal keseriusan kita mempedomani sumber petunjuk ini.

Peran Keluarga
Untuk menggalakkan program Gemmar mengaji, keseriusan dan perhatian orang tua merupakan hal yang mutlak. Mereka bertanggung jawab dalam memberikan dasar-dasar pendidikan kepada anak-anaknya termasuk mengajarkan alqur’an. Ini artinya orang tua harus memiliki kemampuan membaca alqur’an yang memadai.
Hal ini kadang-kadang menjadi masalah di mana sebagian orang tua tidak mampu membaca alqur’an atau hanya sekedar mengenal huruf-huruf hijaiyah. Orang tua seperti ini kadang-kadang tidak memiliki perhatian besar kepada anak mereka dalam mengajarkan alqur’an. Di sisi lain ada juga sebagiannya memilih untuk menyerahkan anak mereka ke tempat-tempat pengajian yang ada di sekitar tempat tinggalnya.
Apapun ceritanya, yang jelas peran orang tua untuk mengajarkan anak mengaji secara langsung jauh lebih baik dan efektif dari pada diserahkan kepada orang lain. Sebab secara psikologis keterikatan emosional akan terbentuk sedemikian rupa antara mereka. Hal ini tentunya sangat berpengaruh terhadap perilaku, kebiasaan anak sekaligus membentuk karakter mereka.
Perlu diingat bahwa habituasi (pembiasaan) dengan kegiatan-kegiatan baik serta ketauladanan orang tua memiliki peran besar dalam membentuk karakter anak. Dia ibarat fondasi kokoh yang sulit diruntuhkan. Sadarkah kita bahwa pekerjaan para tokoh pembaruan yang sulit bukanlah menemukan ide-ide pembaruan akan tetapi mendekonstruksi budaya baruk yang sudah terbangun secara kolektif. Artinya ketika budaya dan kebiasaan tersebut dibangun berdasarkan nilai-nilai kebaikan, maka dia akan tumbuh menjadi budaya baik yang kokoh dan mampu bertahan walaupun diterpa berbagai godaan dan hasutan.

Untuk itu, Gemmar mengaji merupakan salah satu media pembentukan karakter atau membentuk kepribadian qur’ani di tengah dekadensi moral yang melanda seluruh komponen bangsa ini, baik pada tatanan struktural maupun kultural. Bolehlah mengaji dianggap kegiatan yang ketinggalan zaman, namun penulis yakin lambat laun suatu saat kita akan membutuhkan dan merindukannya.
Baca Juga :

 


Pengertian INSTRUMEN PENELITIAN

 - 

Pengertian INSTRUMEN PENELITIAN

INSTRUMEN PENELITIAN

INSTRUMEN PENELITIAN

 

A. Pengertian
Menurut Suharsimi Arikunto (2000:134), instrumen pengumpulan data adalah alat bantu yang dipilih dan digunakan oleh peneliti dalam kegiatannya mengumpulkan agar kegiatan tersebut menjadi sistematis dan dipermudah olehnya.
Ibnu Hadjar (1996:160) berpendapat bahwa instrumen merupakan alat ukur yang digunakan untuk mendapatkan informasi kuantitatif tentang variasi karakteristik variabel secara objektif.
Instrumen pengumpul data menurut Sumadi Suryabrata (2008:52) adalah alat yang digunakan untuk merekam-pada umumnya secara kuantitatif-keadaan dan aktivitas atribut-atribut psikologis. Atibut-atribut psikologis itu secara teknis biasanya digolongkan menjadi atribut kognitif dan atribut non kognitif. Sumadi mengemukakan bahwa untuk atribut kognitif, perangsangnya adalah pertanyaan. Sedangkan untuk atribut non-kognitif, perangsangnya adalah pernyataan.
Dari beberapa pendapat ahli di atas, dapat disimpulkan bahwa instrumen penelitian adalah alat bantu yang digunakan oleh peneliti untuk mengumpulkan informasi kuantitatif tentang variabel yang sedang diteliti.

B. Jenis-jenis Instrumen Penelitian
Ada beberapa jenis instrumen yang biasa digunakan dalam penelitian, yaitu:
1. Tes
Tes adalah sederetan pertanyaan atau latihan atau alat lain yang digunakan untuk mengukur ketrampilan, pengukuran, inteligensi, kemampuan atau bakat yang dimiliki oleh individu atau kelompok.
2. Angket atau kuesioner.
Kuesioner adalah sejumlah pertanyaan tertulis yang digunakan untuk memperoleh informasi dari responden dalam arti laporan tentang pribadinya, atu hal-hal yang ia ketahui.
3. Interviu (interview).
Interviu digunakan oleh peneliti untuk menilai keadaan seseorang, misalnya untuk mencari data tentang variabel latar belakang murid, orang tua, pendidikan, perhatian, sikap terhadap sesuatu.
4. Observasi.

Di dalam artian penelitian observasi adalah mengadakan pengamatan secara langsung, observasi dapat dilakukan dengan tes, kuesioner, ragam gambar, dan rekaman suara. Pedoman observasi berisi sebuah daftar jenis kegiatan yang mungkin timbul dan akan diamati.
5. Skala bertingkat (ratings).
Rating atau skala bertingkat adalah suatu ukuran subyektif yang dibuat berskala. Walaupun skala bertingkat ini menghasilkan data yang kasar, tetapi cukup memberikan informasi tertentu tentang program atau orang. Instrumen ini dapat dengan mudah memberikan gambaran penampilan, terutama penampilan di dalam orang menjalankan tugas, yang menunjukan frekuensi munculnya sifat-sifat. Di dalam menyusun skala, yang perlu diperhatikan adalah bagaimana menentukan variabel skala. Apa yang ditanyakan harus apa yang dapat diamati responden.
6. Dokumentasi.
Dokumentasi, dari asal kata dokumen, yang artinya barang-barang tertulis. Didalam melaksanakan metode dokumentasi, penelitian menyelidiki benda-benda tertulis seperti buku-buku, majalah, dokumen, peraturan-peraturan, notulen rapat, dan sebagainya.
Sumber: http://blogkatte.blogspot.com/2009/12/menentukan-instrumen-penelitian.html

C. Langkah-langkah menyusun Instrumen
Iskandar (2008: 79) mengemukakan enam langkah dalam penyusunan instrumen penelitian, yaitu:
1.Mengidentifikasikan variabel-variabel yang diteliti.
2.Menjabarkan variabel menjadi dimensi-dimensi
3.Mencari indikator dari setiap dimensi.
4. Mendeskripsikan kisi-kisi instrumen
5. Merumuskan item-item pertanyaan atau pernyataan instrumen
6. Petunjuk pengisian instrumen.
D. Validitas dan reliabilitas Instrumen
Menurut Ibnu Hadjar (1996:160), kualitas instrumen ditentukan oleh dua kriteria utama: validitas dan reliabilitas. Validitas suatu instrumen menurutnya menunjukkan seberapa jauh ia dapat mengukur apa yang hendak diukur. Sedangkan reliabilitas menunjukkan tingkat konsistensi dan akurasi hasil pengukuran.
Sumadi Suryabrata (2008:60)mengemukakan bahwa validitas instrumen didefinisikan sebagai sejauh mana instrumen itu merekam/mengukur apa yang dimaksudkan untuk direkam/diukur. Sedangkan reliabilitas instrumen merujuk kepada konsistensi hasil perekaman data (pengukuran) kalau instrumen itu digunakan oleh orang atau kelompok orang yang sama dalam waktu berlainan, atau kalau instrumen itu digunakan oleh orang atau kelompok orang yang berbeda dalam waktu yang sama atau dalam waktu yang berlainan.
Menurut Burhan Bungin (2005:96,97) Validitas alat ukur adalah akurasi alat ukur terhadap yang diukur walaupun dilakukan berkali-kali dan di mana-mana. Sedangkan reliabilitas alat ukur menurutnya adalah kesesuaian alat ukur dengan yang diukur, sehingga alat ukur itu dapat dipercaya atau dapat diandalkan. Misalnya, menimbang beras dengan timbangan beras, mengukur panjang kain dengan meter, dan sebagainya.

E. Pengujian Validitas Instrumen
Ada tiga jenis pengujian Validitas Instrumen. (Sugiyono: 2010)
1. Pengujian Validitas konstruk
Instrumen yang mempunyai validitas konstruk jika instrumen tersebut dapat digunakan untuk mengukur gejala sesuai dengan dengan yang didefinisikan. Misalnya akan mengukur efektivitas kerja, maka perlu didefinisikan terlebih dahulu apa itu efektivitas kerja. Setelah itu disiapkan instrumen yang digunakan untuk mengukur efektivitas kerja sesuai dengan definisi.
Untuk menguji validitas konstruk, maka dapat digunakan pendapat ahli. Setelah instrumen dikonstruksikan tentang aspek-aspek yang akan diukur, dengan berlandaskan teori tertentu, maka selanjutnya dikonsultasikan dengan ahli. Para ahli diminta pendapatnya tentang instrumen yang telah disusun itu. Jumlah tenaga ahli yang digunakan minimal tiga orang, dan umumnya mereka telah bergelar doktor sesuai dengan lingkup yang diteliti.
Setelah pengujian konstruk dengan ahli, maka diteruskan dengan uji coba instrumen. Setelah data ditabulasi, maka pengujian validitas konstruk dilakukan dengan analisis faktor, yaitu dengan mengkorelasikan antar skor item instrumen.

2. Pengujian Validitas Isi
Instrumen yang harus memiliki validitas isi adalah instrumen yang digunakan untuk mengukur prestasi belajar dan mengukur efektivitas pelaksanaan program dan tujuan. Untuk menyusun instrumen prestasi belajar yang mempunyai validitas isi, maka instrumen harus disusun berdasarkan materi pelajaran yang telah diajarkan. Sedangkan instrumen yang digunakan untuk mengetahui pelaksanaan program, maka instrumen disusun berdasarkan program yang telah direncanakan.
Untuk instrumen yang berbentuk tes, maka pengujian validitas isi dapat dilakukan dengan membandingkan antara isi instrumen dengan materi pelajaran yang telah diajarkan. Jika dosen memberikan ujian di luar pelajaran yang telah ditetapkan, berarti instrumen ujian tersebut tidak mempunyai validitas isi.
Secara teknis, pengujian validitas konstruksi dan validitas isi dapat dibantu dengan menggunakan kisi-kisi instrumen. Dalam kisi-kisi itu terdapat variabel yang diteliti, indikator sebagai tolok ukur, dan nomor butir (item) pertanyaan atau pernyataan yang telah dijabarkan dari indikator. Dengan kisi-kisi instrumen itu, maka pengujian validitas dapat dilakukan dengan mudah dan sistematis.
3. Pengujian Validitas Eksternal
Validitas eksternal instrumen diuji dengan cara membandingkan (untuk mencari kesamaan) antara kriteria yang ada pada instrumen dengan fakta-fakta empiris yang terjadi di lapangan. Misalnya instrumen untuk mengukur kinerja sekelompok pegawai. Maka kriteria kinerja pada instrumen tersebut dibandingkan dengan catatan-catatan di lapangan (empiris) tentang kinerja yang baik. Bila telah terdapat kesamaan antara kriteria dalam instrumen dengan fakta di lapangan, maka dapat dinyatakan instrumen tersebut mempunyai Validitas eksternal yang tinggi.

Sumber : Ngelag.Com

5 Inovasi yang Bisa Mempermudah Hidup Kamu

 - 
5 Inovasi yang Bisa Mempermudah Hidup Kamu

5 Inovasi yang Bisa Mempermudah Hidup Kamu

Dunia teknologi tetap mengalami pembaharuan dan berkembang bersama beragam inovasi canggih yang cukup penting berasal dari saat ke waktu.

5 Inovasi yang Bisa Mempermudah Hidup Kamu

Sebagian besar ilmuwan pun tetap mengusahakan menciptakan perihal baru peranan memudahkan kehidupan sehari-hari. Masalah simpel yang kita temui setiap harinya bakal menjadi gagasan untuk menciptakan sebuah inovasi paling baru tersebut.

Barang sehari-hari yang tidak anda kira, sekarang terasa banyak ‘disulap’ kegunaan dan penampakannya agar menjadi lebih canggih layaknya alat berasal dari kehidupan di era depan.

Teknologi Pengunci Pintu
Seiring bersama berjalannya saat saat ini tersedia banyak sekali perangkat elektronik yang bakal membuat anda terasa nyaman, diantaranya adalah kunci pintu. Jika kunci pintu yang umumnya digunakan adalah kunci pintu biasa, maka coba cara yang satu ini.

Dengan memasang alat canggih ini di pintu tempat tinggal maka anda bersama enteng memantau kondisi pintu rumah. Karena inovasi canggih ini terhubung segera bersama aplikasi yang dapat anda unduh di smartphone.

Aplikasi ini bakal mengirimkan informasi saat keluarga lainnya terhubung pintu tempat tinggal gunakan kunci hingga mengetuk pintu rumah.

Alarm Pelacak Benda
Alarm pelacak benda ini adalah alat pelacak canggih yang berukuran kecil dan enteng dibawa. Benda ini terlampau membantu kita untuk melacak benda-benda penting layaknya kendaraan, dompet, gadget, dan lainnya. Nantinya alat tersebut bakal mengeluarkan suara layaknya alarm dan bersama enteng anda bakal menemukannya.

Terminal 360
Penemuan yang satu ini dibutuhin banget nih bagi para millennial yang selalu melacak terminal colokan di mana pun mereka berada. Tetapi tersedia yang berlainan bersama terminal colokan ini, gara-gara terminal ini dapat diputar hingga 360 derajat.

Dengan begitu anda bakal bersama enteng gunakan jenis colokan yang berlainan wujud tanpa mesti saling terhalangi satu sama lain.

Earphone Anti Kusut
Hampir semua orang pernah mengalami jengkel gara-gara earphone yang kerap kusut. Di desain layaknya ritsleting, earphone ini dijamin gak bakal kusut meskipun dimasukan ke saku tanpa digulung terlebih dahulu.

Gak mesti kesel sendiri lagi gara-gara earphone kusut. Meski tidak dilipat rapi dan digulung segera dimasukkan ke di dalam saku, earphone ini dijamin anti kusut.

Baterai untuk Mengisi Smartphone
Karena cukup banyaknya keluhan berasal dari pengguna power bank yang umumnya berat dan memakan banyak area saat inginkan dibawa-bawa, muncullah baterai pengisi energi smartphone ini.

Tidak berat dan tidak memakan banyak area saat disimpan di di dalam tas ataupun di saku celana, baterai pengisi energi ini layak disebut sebagai penemuan cerdas yang dapat digunakan kala smartphone kita kehabisan daya.

sumber : https://www.caraflashandroid.com/cara-download-video-youtube-di-android/

In Tekno