Home Pendidikan • Aspek-Aspek Positif dan Negatif dari Globalisasi

Aspek-Aspek Positif dan Negatif dari Globalisasi

 - 

Aspek-Aspek Positif dan Negatif dari Globalisasi

Aspek-Aspek Positif dan Negatif dari Globalisasi
Saat ini bangsa Indonesia telah memasuki masa globalisasi, yakni sistem tatanan masyarakat yang mendunia bahwa batas wilayah atau teritorial tidak menjadi hambatan yang berarti. Komunikasi antarbangsa di dunia menjadi tambah intens. Kemajuan teknologi dan sistem Info bangsa-bangsa lain pun condong tambah meningkat. Hal itu mempunyai konsekuensi efek yang luas. Bangsa Indonesia tidak dapat menutup diri atau menerapkan politik pintu tertutup dalam masa globalisasi. Jika dilaksanakan, politik pintu tertutup justru dapat merugikan bangsa Indonesia sendiri. Untuk itu bangsa Indonesia perlu melalukan politik pintu terbuka dengan laksanakan seleksi yang benar agar dapat untungkan bangsa Indonesia.

Dalam kenyataannya, globalisasi keluar akibat adanya aspek-aspek positif dan negatif.
1. Bidang Politik
a. Aspek positifnya;
Terjadinya perubahan sistem ketatanegaraan ada suatu negara.
Terjadinya perubahan lembaga-lembaga negara. Misalnya, adanya mahkamah konstitusi, dihapuskannya DPA, adanya Dewan Perwakilan Daerah (DPD), atau perubahan lainnya.
Muncul partai-partai politik baru.
Makin meningkatnya kesadaran politik masyarakat. Misalnya, dalam pelaksanaan pemilu untuk pilih presiden dan wakil presiden secara langsung, tampak antusias masyarakat untuk turut menyukseskan aktivitas tersebut. Begitu termasuk di dalam pemilihan langsung kepada daerah layaknya gubernur, walikota, atau bupati.
b. Aspek negatif;
Munculnya sikap arogansi politik (kekuasaan dan politik).
Adanya money-politic dalam kehidupan masyarakat.
2. Bidang Ekonomi
a. Aspek positifnya;
Rakyat secara ringan meraih barang konsumtif yang diperlukan.
Mempermudah sistem perkembangan ekonomi nasional.
Membuka lapangan kerja yang punyai keterampilan kerja.
Suku bunga bank rendah.
Meningkatkan ekspor lebih-lebih barang hasil memproduksi industri kecil dan besar serta hasil kerajinan rakyat.
Melaksanakan ekonomi kerakyatan layaknya amanat Pancasila lebih-lebih sila Keadilan Sosial bagi Seluruh Rakyat Indonesia dan Pasal 33 UUD 1945.
Menghindari pola hidup konsumtif (bergaya hidup mewah dan boros).

b. Aspek Negatifnya;
Matinya usaha kecil yang tidak kompetitif.
Munculnya kebijakan pemerintah yang tidak untungkan petani.
Upah kerja yang belum profesional atau masih rendah.
Jumlah angka pengangguran masih tinggi.
3. Bidang Sosial dan Budaya
a. Aspek Positifnya;
Mempercepat perubahan pola kehidupan suatu bangsa.
Terjadinya pergeseran nilai kehidupan dalam masyarakat.
b. Aspek Negatifnya;
Kesulitan pengendalian dan seleksi masuknya budaya asing yang tidak cocok dengan budaya bangsa Indonesia.
Mudahnya meraih barang-barang ilegal, layaknya barang-barang pornografi dan narkoba.
Makin meningkatnya budaya kekerasan yang berlangsung dalam kehidupan masyarakat.
4. Bidang Hankam
a. Aspek positifnya;
Kerja mirip pertahanan dan keamanan.
Diperlukan pasukan bersenjata untuk keperluan perdamaian negara-negara yang sedang bergejolak. https://materisekolah.co.id/contoh-teks-eksplanasi-pengertian-ciri-struktur-kaidah-kebahasaan-dan-contoh-lengkap/

b. Aspek negatifnya;

Munculnya gerakan-gerakan separatisme.
Adanya tanda-tanda disintegrasi bangsa yang membahayakan persatuan dan kesatuan bangsa dan negara kesatuan Republik Indonesia.
Terjadinya pelanggaran teritorial negara RI.

Adanya campur tangan pihak asing pada kebijaksanaan dalam negeri Indonesia.

Baca Juga :

Sikap Selektif terhadap Pengaruh Globalisasi
Menag Imbau Sosialisasi Kebijakan Full Day School ‎Dilakukan dengan Baik

Author:m7xap