Home Budidaya • Cara Menanam Bunga Mawar

Cara Menanam Bunga Mawar

 - 
Cara Menanam Bunga Mawar

Table of Contents

Cara Menanam Bunga Mawar

Rumah yang cantik dapat merasa semakin indah bersama Kedatangan tanaman hias. Tanaman hias dapat mempercantik tempat tinggal Anda, sehingga nampak indah dan alami.

Cara Menanam Bunga Mawar

Ada banyak tanaman hias yang bisa Anda memilih untuk mempercantik tempat tinggal Anda. Kami dulu mengupas tanaman-tanaman hias unik sebelumnya, tetapi kali ini kami dapat mengupas perihal cara menanam bunga mawar.

Bunga mawar diminati banyak orang gara-gara ia memiliki warna dan wujud yang cantik. Bunga ini nampak paling indah pas ia setengah mekar, dan pas kelopaknya merekah ia menguarkan bau semerbak yang harum.

Mawar sendiri butuh perawatan yang intens sehingga ia nampak indah. Bunga mawar tergolong rentan, gara-gara seandainya perawatan dan penempatannya sembarangan, mawar justru tidak membuktikan keindahan terbaiknya.

Oleh gara-gara itu, artikel kali ini dapat mengupas tips sehingga bunga mawar Anda tumbuh bersama baik dan berbunga.

Persiapan Bibit Bunga Mawar
Langkah pertama tentu saja adalah buat persiapan bibit bunga mawar. Bibit bunga mawar yang Anda memilih haruslah yang berkualitas. Pilihlah bibit bunga yang sehat dan batangnya terlihat bersih dari tanda penyakit.

Bila tidak menginginkan bibit, Anda bisa mencari batang bunga mawar tua. Mawar termasuk bisa dibudidayakan bersama stek batang, asalkan batang yang Anda memilih adalah batang mawar tua.

Untuk fasilitas semai, Anda bisa pakai polybag atau pot. Gunakan campuran pupuk kandang dan tanah sebanyak 2 : 1. Kering anginkan fasilitas semai ini sepanjang tidak cukup lebih 15 hari. Setelahnya, buatlah lubang di fasilitas semai ini sedalam ukuran 3 atau 4 cm.

Lalu, tanamkan batang bunga mawar ini ke di dalam fasilitas semai. Lakukan perlahan, lalu tutup sisa lubang tanah. Letakkan polybag ini ke tempat yang teduh, terhindar dari cahaya matahari langsung.

Selain fasilitas pupuk kandang dan tanah, Anda termasuk bisa pakai campuran pupuk kandang, pasir, dan tanah. Rasionya adalah 1 : 4 : 4. Aduk rata, dan biarkan sepanjang 15 hari. Pupuk kandang yang digunakan sebaiknya telah difermentasi.

Anda boleh pakai pot plastik, yang penting di bawahnya tersedia lubang, sehingga sisa air bisa terbuang bersama baik. Jika tidak, pakai pot dari tanah. Untuk ukuran pot, pakai diameter sekurang-kurangnya 25 cm.

Cara Menanam Bunga Mawar pada Media Tanam
Apabila bibit telah merasa berkembang, itu tandanya bibit mawar Anda siap dipindah ke fasilitas tanam. Media tanam yang dimaksud adalah lahan, tetapi seandainya Anda selamanya menginginkan melanjutkan pengembangan di fasilitas pot, tidak masalah.

Langkah awal yang mesti Anda laksanakan adalah isikan basic fasilitas tanam pakai pecahan genting, sehingga air yang terlihat dari fasilitas tanam cukup banyak. Di atas pecahan genting ini diisi bersama campuran tanah, pasir, dan pupuk kandang. Isi hingga capai setengah bagian, lalu pindahkan bibit bunga mawar di tengah-tengah pot. Setelah itu tambahkan fasilitas tanam hingga potnya penuh.

Padatkan fasilitas tanam perlahan, sehingga bibit bunga bisa berdiri tegak. Setelah selesai, pindahkan fasilitas tanam ke tempat yang tidak terpapar cahaya matahari langsung.

Perawatan dan Pemeliharaan Bunga Mawar
Perawatan pada cara menanam bunga mawar adalah penyiraman, pemupukan, dan bantuan dari gulma dan hama.

Untuk penyiraman, mawar bisa disiram pagi dan sore, tetapi penyiraman satu kali sehari termasuk telah cukup. Namun direkomendasi untuk tidak menyiram bunga mawar secara berlebihan. Media tanam yang terlampau basah sebabkan akarnya cepat membusuk.

Supaya bunga mawar bisa tubuh subur, kebutuhan unsur hara pada tanah bisa terpenuhi bersama baik. Unsur hara bisa ditambahkan bersama pupuk kandang. Pupuk kandang bisa ditaburkan di sekitar tanaman, tetapi usahakan pupuk yang Anda beri tidak menyentuh batang tanaman secara langsung.

Selain pupuk kandang, Anda termasuk bisa menyiramkan pupuk NPK. Pupuk NPK bisa dilakukan bersama melarutkan pupuk cair bersama air. Takarannya adalah 1 sendok NPK dan lima liter air. Pemupukan bersama pupuk cair bisa dilakukan 15 hingga 20 hari sekali.

Selain bersama pupuk, beberapa limbah dapur termasuk bisa menyuburkan tanaman bunga mawar Anda. Anda bisa pakai ampas teh, atau air cucian beras (air tajin) sebagai pupuk organik.

Mawar dapat tumbuh bagus seandainya lahannya teduh dengan kata lain tidak terkena cahaya matahari langsung. Lokasinya termasuk mesti terlindungi dari hujan, gara-gara mawar tidak menyukai air berlebih.

Cara menanam bunga mawar yang baik termasuk butuh perubahan fasilitas tanam. Gantilah tanah dan pasir tiap setahun atau dua th. sekali, dan juga potong akarnya seandainya terlampau panjang. Ini sehingga mawar Anda terjaga perkembangan dan kesuburannya.

Adapaun persoalan yang terkadang dialami mawar adalah pembusukan akar. Untuk pencegahan penyakit, Anda bisa menyiram mawar bersama air dan tambahan larutan asam bensoat.

Hama Bunga Mawar
Seperti yang telah disebutkan, bunga mawar rentan terkena penyakit dan hama. Berikut ini adalah beberapa hama dan penyakit yang rentan dialami oleh mawar, sekaligus cara mengatasinya.

Penyakit pada bunga mawar: Bercak hitam
Daun mawar yang terkena penyakit ini dapat membuktikan bercak hitam pekat. Bercak ini dapat membesar dan menyatu, sehingga menjadi kuning. Bercak ini termasuk bisa berlangsung di tangkai, batang, kelopak, hingga tajuk bunga. Daun yang terserang penyakit ini dapat menjadi rontok.

Ini disebabkan oleh cendawan Marsonina rosae. Untuk membasmi cendawan ini bisa dilakukan bersama memangkas bagian tanaman yang telah terkena, dan memelihara kebersihan tempat sekitar bunga. Pengendalian kimiawi bisa dilakukan bersama menyemprot fungisida bersama propineb dan mankozeb, bersama konsentrasi yang dianjurkan.

Penyakit pada bunga mawar: Karat daun
Karat daun bisa terlihat bersama tanda-tanda bintik. Bintik-bintik ini berwarna jingga kemerahan di segi bawah daun. Pada segi atas daun, terlihat bercak bersudut bersama warna kemerahan. Daun yang berkarat ini dapat mudah rontok.

Penyakit ini disebabkan oleh cendawan Phragmidium mucronatum. Untuk pengendalian penyakit ini, bisa dilakukan bersama memangkas daun yang telah terkena, lalu dimusnahkan. Pengendalian kimiawi cukup disemprotkan fungisida berbahan aktif Zineb atau Maneb.

Penyakit pada bunga mawar: Tepung mildew
Tepung mildew pada mawar bisa diketahui dari munculnya tepung atau lapisan putih pada permukaan daun bawah dan atas. Daun yang terserang dapat menjadi kemerahan, lalu menguning lalu mudah rontok.

Penyakit ini disebabkan oleh cendawan Oidium sp. Untuk membasminya, ambil segera daun yang terkena cendawan, lalu singkirkan. Pengendalian kimiawi bisa dilakukan bersama menyemprotkan fungisida Belerang atau bahan aktif Pirazifos.

Penyakit pada bunga mawar: Bengkak pangkal batang
Penyakit yang rentan dialami bunga mawar seterusnya adalah bengkak di pangkal batang. Gejala khasnya adalah bengkak di pangkal batang yang dekat permukaan tanah. Tanaman dapat menjadi kerdil lalu perlahan mati.

Penyakit ini disebabkan oleh bakteri Agrobacterium tumefacien. Untuk pengendalian, cabut tanaman yang sakit lalu musnahkan. Penyakit ini termasuk bisa dicegah bersama pemangkasan pakai gunting steril. Pengendalian kimiawi bisa dilakukan bersama bakterisida berbahan aktif Streptomisin atau Oksitetrasikin.

Penyakit pada bunga mawar: Mosaik (belang-belang)
Penyakit yang rentan dialami mawar seterusnya adalah mosaik. Mosaik bisa dari daun yang berwarna menguning dan belang-belang, dan juga daun yang rontok hingga tersisa tulang daunnya saja.

Penyakit ini rentan dialami oleh bibit yang sejak awal telah sakit, sehingga penentuan bibit yang sehat bisa kurangi efek terkena penyakit ini. Namun pengendaliannya bisa dilakukan bersama penanaman bibit yang sehat dan pemeliharaan secara intensif. Semprotkan insektisida untuk mengusir serangga, dan juga bongkar tanaman yang telah sakit sehingga mawar yang lain tidak tertular.

Author:m7xap