Semua Pihak Harus Bersinergi Memajukan Daerah

 - 
Semua Pihak Harus Bersinergi Memajukan Daerah
Semua Pihak Harus Bersinergi Memajukan Daerah

Semua Pihak Harus Bersinergi Memajukan Daerah

Semua Pihak Harus Bersinergi Memajukan Daerah

Semua Pihak Harus Bersinergi Memajukan Daerah

 

BANDUNG-Menteri Dalam Negeri, Tjahyo Kumolo atas nama Presiden

, Wakil Presiden dan Pemerintah Pusat menyampaikan selamat ulang tahun kepada Pemerintah Jawa Barat, mulai tingkat provinsi sampai tingkat kelurahan dan desa serta kepada seluruh masyarakat Jawa Barat.

“Selamat ulang tahun yang ke-70. Mudah-mudahan, dengan harapan ke depan Jawa

Barat akan semakin solid, Jawa Barat akan semakin memeratakan pembangunannya, Jawa Barat akan semakin meningkatkan kesejahteraan masyarakatnya,” kata Mendagri Thayo Kumolo dalam sambutannya pada Sidang Paripurna Istimewa DPRD Provinsi Jawa Barat dengan agenda Peringatan HUT ke-70 Provinsi Jawa Barat di Ruang Sidang DPRD Provinsi Jawa Barat, Jalan Diponegoro, Kota Bandung, Rabu (19/8).

Mendagri menjelaskan, Kementrian Dalam Negeri (Kemendagri) sebagai poros pemerintahan dari pemerintah pusat sampai ke tingkat kelurahan dan desa, didukung oleh instnasi-instnasi pendukung, TNI dengan matranya, kepolisian, kejaksaan, pengadilan, tokoh-tokoh partai politik, tokoh-tokoh ulama dan masyarakat, harus terus menerus disinergikan, khususnya antara pemerintah daerah provinsi, kota dan kabupaten dengan DPRD, baik tingkat provinsi maupun kabupaten/kota.

Setiap keputusan politik pembangunan di tingkat provinsi yang menyangkut

pembahasan RAPBD, perubahan APBD, perda-perda, tegas Mendagri, hukumnya wajib harus dibahas bersama antara pemerintah daerah dengan DPRD. Termasuk juga bupati/walikota, juga harus memperhatikan, apa yang menjadi saran dan masukan dari DPRD.

“Apapun tugas pemerntah daerah, tugas yang terhormat anggota DPRD, termasuk DPR RI dan DPD daerah pemilihan Jawa Barat, harus bersinergi, karena kesemuanya sama-sama menyerap, memperjuangkan aspirasi masyarakat untuk daerah yang lebuh maju, untuk masyarakat yang lebih sejahtera,” katanya. (enal)

 

Sumber :

https://oneworldherald.com/2019/05/28/demographic-bonus-of-indonesia-is-made-ineffective-by-intolerance-and-radicalism/

 


LIRIK DAN LAGU MARS PERSATUAN GURU

 - 
LIRIK DAN LAGU MARS PERSATUAN GURU
LIRIK DAN LAGU MARS PERSATUAN GURU

LIRIK DAN LAGU MARS PERSATUAN GURU

LIRIK DAN LAGU MARS PERSATUAN GURU

LIRIK DAN LAGU MARS PERSATUAN GURU

Mars PGRI merupakan lagu organisasi Persatuan Guru Republik Indonesia

yang disahkan pada Kongres PGRI ke VI di Malang, Jawa Timur pada 24-30 November 1952, dengan ketua kongres Soedjono dan M.E.Subiadinata.

Lagu Mars PGRI diciptakan oleh Basuki Endropranoto.

Nama Basuki Endropranoto sendiri belum banyak dikenal orang, namun pernah menulis buku “Mari bernjanji: metode bernjani dengan not angka “ yang diterbitkan oleh Harapan Masa, Jakarta pada tahun 1960 bersama Baharuddin Harahap serta buku“Bernjanji sambil bermain : buku njanjian untuk bersenam dan bermain. Untuk kelas II dan kelas III S.R.” juga diterbitkan Harapan Masa, Jakarta pada tahun 1963.
Dalam beberapa catatan, ditemukan tulisan bahwa pencipta Lagu Mars PGRI adalah P. Endropranoto. Mengingat, partitur Mars PGRI ditulis tangan, kemungkinan huruf B terbaca sebagai huruf P atau bisa juga P merupakan singkatan “Pak”.

Lagu ini sebagai pendorong kaum guru untuk membangun rakyat dari kegelapan

Karena guru sebagai penyuluh dan pembimbing bangsa. Kaum guru juga diharapkan insyaf akan kewajibannya yaitu mendidik dan mengajar para putra-putri bangsa, membangun jiwa sebagai kekuatan Negara, karena pada waktu itu keberadaan PGRI sudah dipengaruhi oleh politik.

Lirik Lagu Mars PGRI

Berikut lirik lagu Mars PGRI menggunakan tempo di Marcia yang merupakan tempo semangat seperti yang banyak dipakai pada lagu mars.

Mars PGRI

PGRI abadi

tetap mempersatukan diri

Dengan nama nan sentosa
lahir negara kita
PGRI abadi

bernaung di bawah sang panji

Sinar surya nan merata
anggotanya bersama
Wahai kaum guru semua

bangunkan rakyat dari g’lita

Kita lah penyuluh bangsa
pembimbing melangkah ke muka
Insyaflah ‘kan kewajiban kita

mendidik mengajar p’tra putri

Kita lah pembangun jiwa
pencipta kekuatan negara
Baca Juga :

PERUBAHAN DATA MAHASISWA DI FORLAP RISTEKDIKTI

 - 
PERUBAHAN DATA MAHASISWA DI FORLAP RISTEKDIKTI
PERUBAHAN DATA MAHASISWA DI FORLAP RISTEKDIKTI

 PERUBAHAN DATA MAHASISWA DI FORLAP RISTEKDIKTI

 PERUBAHAN DATA MAHASISWA DI FORLAP RISTEKDIKTI

PERUBAHAN DATA MAHASISWA DI FORLAP RISTEKDIKTI

Laman forlap.ristekdikti.go.id atau biasa disebut laman Forlap Dikti

merupakan informasi yang berasal dari Pangkalan Data Pendidikan Tinggi (PDDikti) yang dikumpulan dari perguruan tinggi secara nasional yang dikelola Pusat Data dan Informasi Iptek Dikti.
Untuk mengobati rasa penasaran teman-teman atau pun mahasiswa, berikut ini syarat yang harus dipenuhi oleh mahasiswa atau pun lulusan saat melakukan perubahan atau penggantian data mahasiswa (PDM) di laman forlap Ristekdikti dan tentunya ini diajukan ke operator atau bagian PDPT kampus agar segera diproses ke Lembaga Layanan Pendidikan Tinggi (L2Dikti) setempat hingga ke Dikti. Berikut syarat-syaratnya:

UNTUK STATUS MAHASISWA YANG SUDAH LULUS

Untuk perubahan nama mahasiswa dengan status sudah Lulus
  • Scan Ijazah asli terakhir
  • Scan transkrip asli terakhir
  • Scan KTP asli
  • Scan akta kelahiran asli
  • Scan Kartu Keluarga asli
  • Scan surat pernyataan dari pimpinan PT asli

UNTUK STATUS MAHASISWA YANG AKTIF

Perubahan nama mahasiswa dengan status Aktif
  • Scan Ijazah asli terakhir
  • scan KTP asli
  • Scan KTM asli
  • Scan Akta kelahiran asli
  • Scan kartu keluarga asli
  • Scan surat pernyataan dari Pimpinan PT asli

Mengubah Nomor Induk Mahasiswa

  • Scan Ijazah asli terakhir
  • Scan transkrip asli
  • Scan KHS dari awal semester sampai lulus (bagi yang sudah lulus)
  • Scan KTP Asli
  • Scan KTM asli
  • Scan Akta kelahiran asli
  • Scan kartu keluarga asli
  • Surat penyataan Pimpinan asli
Jika melakukan perubahan nama bersifat total, misalnya nama laki-laki menjadi perempuan dan sebaliknya, serta perubahan seluruh komponen nama mahasiswa, maka perlu melampirkan surat keterangan dari pengadilan.

Prosedur Perubahan Data Mahasiswa

A. Persyaratan Umum:

Mengajukan surat pengantar mengenai usulan perubahan data mahasiswa dari pimpinan Perguruan Tinggi melalui Wakil Rektor Bidang Akademik, Wakil Direktur Bidang Akademik, atau Wakil Ketua Bidang Akademik yang disertai alasan dilakukan perubahan data mahasiswa.

B. Persyaratan Khusus :

Nomor Induk Mahasiswa
  1. KTM (Kartu Tanda Mahasiswa)
  2. Ijazah dan transkrip (jika sudah lulus)
  3. Kartu Hasil Studi (KHS)
Nama Mahasiswa
  1. Akte Kelahiran atau surat kenal lahir atau kartu keluarga, atau ijazah
  2. KTM (Kartu Tanda Mahasiswa)
  3. Ijazah dan transkrip (jika sudah lulus)
Nama Ibu Kandung
a. Akte Kelahiran atau surat kenal lahir atau kartu keluarga
Tempat Lahir
  1. Akte Kelahiran atau surat kenal lahir atau kartu keluarga, atau ijazah
  2. KTM (Kartu Tanda Mahasiswa)
  3. Ijazah dan transkrip (jika sudah lulus)
Periode Pendaftaran
  1. Surat Penerimaan Mahasiswa
Jenis Kelamin
  1. Kartu Tanda Penduduk asli dan berwarna atau
  2. Kartu Keluarga asli dan berwarna
Contoh Pengajuan Perubahan Data NIM mahasiswa masih aktif: berkas hasil pindai (scan) yang diunggah (upload) melalui aplikasi Forlap PD-DIKTI adalah sbb.
  1. Persyaratan Umum: Surat Pengantar Pimpinan PT Bidang Akademik.
  2. Persyaratan Khusus: KTM (Kartu Tanda Mahasiswa), dan Kartu Hasil Studi (KHS).
Lembaga Layanan Pendidikan Tinggi (L2Dikti) melakukan verifikasi, validasi dan persetujuan terhadap usulan perubahan data mahasiswa di lingkungan Perguruan Tinggi Swasta (PTS) maksimal 30 (tiga puluh) hari kerja terhitung dari usulan tercatat di PD-DIKTI.

PEMBELAJARAN MODEL ASSURE

 - 
PEMBELAJARAN MODEL ASSURE
PEMBELAJARAN MODEL ASSURE

PEMBELAJARAN MODEL ASSURE

PEMBELAJARAN MODEL ASSURE

PEMBELAJARAN MODEL ASSURE

 

Pembelajaran Model ASSURE adalah

Sebuah formulasi untuk kegiatan pembelajaran yang berorientasi di kelas yang menekankan pemanfaatan teknologi dan media dengan baik agar siswa belajar secara aktif. Model ASSURE mengacu kepada Analyze learnersState objectivesSelect methodsMedia and materialsUtilize media and materialsRequire learner participationEvaluate and revise.
Model ASSURE dicetuskan oleh Heinich, dkk sejak tahun 1980-an dalam mendesain pelaksanaan pembelajaran di ruang kelas secara sistematis dengan memadukan penggunaan teknologi dan media yang dapat digunakan untuk membantu siswa dalam mencapai tujuan pembelajaran. Metode ini terus dikembangkan oleh Smaldino, dkk. sampai sekarang. Meskipun berorientasi Kegiatan Belajar Mengajar (KBM), namun model ini tidak menyebutkan strategi pembelajaran secara eksplisit seperti halnya Pembelajaran Model ADDIE. Strategi pembelajaran dikembangkan melalui pemilihan dan pemanfaatan metode, media, bahan ajar, serta peran serta peserta didik di kelas.

Pembelajaran Model ASSURE

Model pembelajaran ASSURE sangat membantu dalam merancang program pembelajaran dengan menggunakan berbagai jenis media yang berfokus untuk menekankan pengajaran kepada peserta didik dengan berbagai gaya belajar, dan konstruktivis belajar dimana peserta didik diwajibkan untuk berinteraksi dengan lingkungan mereka dan tidak secara pasif menerima informasi. Model ASSURE sangat sederhana dan relatif mudah untuk diterapkan sehingga dapat dikembangkan sendiri oleh pengajar serta peserta didik dapat dilibatkan dalam persiapan untuk kegiatan belajar mengajar.
Model pembelajaran ASSURE ini merupakan rujukan bagi pendidik dalam merencanakan dan menyusun pembelajaran secara sistematis dengan mengintegrasikan teknologi dan media sehingga pembelajaran menjadi lebih efektif dan bermakna bagi peserta didik.

TAHAPAN TAHAPAN MODEL PEMBELAJARAN ASSURE

Tahapan tersebut menurut Smaldino adalah sebagai berikut:
ANALYZE LEARNER (Analisis Pembelajar)
Tujuan utama dalam menganalisa termasuk pendidik dapat menemui kebutuhan belajar siswa yang urgen sehingga mereka mampu mendapatkan tingkatan pengetahuan dalam pembelajaran secara maksimal. Analisis pembelajar meliputi tiga faktor kunci dari diri pembelajar yang meliputi :
a) General Characteristics (Karakteristik Umum). Karakteristik umum siswa dapat ditemukan melalui variable yang konstan, seperti, jenis kelamin, umur, tingkat perkembangan, budaya dan faktor sosial ekonomi serta etnik. Semua variabel konstan tersebut, menjadi patokan dalam merumuskan strategi dan media yang tepat dalam menyampaikan bahan pelajaran.
b) Specific Entry Competencies ( Mendiagnosis kemampuan awal pembelajar). Penelitian yang terbaru menunjukkan bahwa pengetahuan awal siswa merupakan sebuah subyek patokan yang berpengaruh dalam bagaimana dan apa yang dapat mereka pelajari lebih banyak sesuai dengan perkembangan psikologi siswa (Smaldino dari Dick,carey& carey,2001). Hal ini akan memudahkan dalam merancang suatu pembelajaran agar penyamapain materi pelajaran dapat diserap dengan optimal oleh peserta didik sesuai dengan kemampuan yang dimilikinya.
c) Learning Style (Gaya Belajar). Gaya belajar yang dimiliki setiap pembelajar berbeda-beda dan mengantarkan peserta didik dalam pemaknaan pengetahuan termasuk di dalamnya interaksi dengan dan merespon dengan emosi ketertarikan terhadap pembelajaran. Terdapat tiga macam gaya belajar yang dimiliki peserta didik, yaitu: 1. Gaya belajar visual (melihat) yaitu dengan lebih banyak melihat seperti membaca 2. Gaya belajar audio (mendengarkan), yaitu belajar akan lebih bermakna oleh peserta didik jika pelajarannya tersebut didengarkan dengan serius, 3. Gaya belajar kinestetik (melakukan), yaitu pelajaran akan lebih mudah dipahami oleh peserta didik jika dia sudah mempraktekkan sendiri.

STATE STANDARDS AND OBJECTIVES (Menentukan Standard Dan Tujuan)

Tahap selanjutnya dalam ASSURE model adalah merumuskan tujuan dan standar. Dengan demikian diharapkan peserta didik dapat memperoleh suatu kemampuan dan kompetensi tertentu dari pembelajaran. Dalam merumuskan tujuan dan standar pembelajaran perlu memperhatikan dasar dari strategi, media dan pemilihan media yang tepat.

Pentingnya Merumuskan Tujuan dan Standar dalam Pembelajaran

Dasar dalam penilaian pembelajaran ini menujukkan pengetahuan dan kompetensi seperti apa yang nantinya akan dikuasai oleh peserta didik. Selain itu juga menjadi dasar dalam pembelajaran siswa yang lebih bermakna. Sehingga sebelumnya peserta didik dapat mempersiapkan diri dalam partisipasi dan keaktifannya dalam pembelajaran.
Ada beberapa alasan mengapa tujuan perlu dirumuskan dalam merancang suatu program pembelajaran seperti yang dijelaskan oleh Wina Sanjaya (2008 : 122-123) berikut ini :
  • Rumusan tujuan yang jelas dapat digunakan untuk mengevaluasi efektifitas keberhasilan proses pembelajaran.
  • Tujuan pembelajaran dapat digunakan sebagai pedoman dan panduan kegiatan belajar siswa
  • Tujuan pembelajaran dapat membantu dalam mendesain sistem pembelajaran
  • Tujuan pembelajaran dapat digunakan sebagai kontrol dalam menentukan batas-batas dan kualitas pembelajaran.

Tujuan Pembelajaran yang Berbasis ABCD

Menurut Smaldino,dkk.,setiap rumusan tujuan pembelajaran ini haruslah lengkap. Kejelasan dan kelengkapan ini sangat membantu dalam menentukan model belajar, pemanfaatan media dan sumber belajar berikut asesmen dalam KBM. Rumusan baku ABCD tadi dijabarkan sebagai berikut:
  • A = audience. Pembelajar atau peserta didik dengan segala karakterisktiknya. Siapa pun peserta didik, apa pun latar belakangnya, jenjang belajarnya, serta kemampuan prasyaratnya sebaiknya jelas dan rinci.
  • B = behavior. Perilaku belajar yang dikembangkan dalam pembelajaran. Perlaku belajar mewakili kompetensi, tercermin dalam penggunaan kata kerja. Kata kerja yang digunakan biasanya kata kerja yang terukur dan dapat diamati.
  • C = conditions. Situasi kondisi atau lingkungan yang memungkinkan bagi pembelajar dapat belajar dengan baik. Penggunaan media dan metode serta sumber belajar menjadi bagian dari kondisi belajar ini. Kondisi ini sebenarnya menunjuk pada istilah strategi pembelajaran tertentu yang diterapkan selama proses belajar mengajar berlangsung.
  • D = degree. Persyaratan khusus atau kriteria yang dirumuskan baku sebagai bukti bahwa pencapaian tujuan pembelajaran dan proses belajar berhasil. Kriteria ini dapat dinyatakan dalam persentase benar (%), menggunakan kata-kata seperti tepat/benar, waktu yang harus dipenuhi, kelengkapan persyaratan yang dianggap dapat mengukur pencapaian kompetensi.

Tujuan Pembelajaran dan Perbedaan Individu

Berkaitan dengan kemampuan individu dalam menuntaskan atau memahami sebuah materi yang diberikan. Individu yang tidak memiliki kesulitan belajar dengan yang memiliki kesulitan belajar pasti memiliki waktu ketuntasan terhadap materi yang berbeda. Untuk mengatasi hal tersebut, maka timbullah mastery learning (kecepatan dalam menuntaskan materi tergantung dengan kemampuan yang dimiliki tiap individu.

Ekonomi Kreatif Jabar Prospektif

 - 
Ekonomi Kreatif Jabar Prospektif
Ekonomi Kreatif Jabar Prospektif

Ekonomi Kreatif Jabar Prospektif

Ekonomi Kreatif Jabar Prospektif

Ekonomi Kreatif Jabar Prospektif

BANDUNG – Wakil Ketua Kadin Jabar Bidang Koperasi

, Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (KUMKM), Iwan Gunawan mengatakan SDM memiliki peran penting dalam menghadapi pasar bebas MEA.

“SDM Jabar itu kreatif, jadi saya kira siap menghadapi MEA. Ekonomi kreatifnya apalagi, sudah siap,” tegasnya, Jumat.

Dia mengatakan agar lebih memiliki daya saing saat MEA

tentunya akan butuh kreativitas para entrepreneur.

“Ekonomi kreatif pun harus berbasis konsep. Harapan kami, di Jabar, ekonomi kreatif, echo tourism, seni budaya, film, animasi, kerajinan, dan lainnya, harus jadi pemicu pertumbuhan ekonomi. Selain itu, butuh energi kolektif,” tambahnya.

Wagub Jabar Deddy Mizwar menambahkan dalam mengembangkan ekonomi kreatif tidak bergantung pada permodalan secara finansial. Hal terpenting, ungkapnya, adalah lahirnya gagasan-gagasan, konten, dan ide yang inovatif serta kreatif.

Sayangnya, kata Deddy, sejauh ini, gagasan, konten

, dan ide belum memenuhi kebutuhan industri dan ekonomi kreatif. Padahal, tegasnya, ekonomi kreatif dapat mendorong pertumbuhan ekonomi karena berkaitan dengan beragam sektor, seperti pariwisata. “Jika kita kreatif dan inovatif, uang yang menghampiri,” tegasnya. Jo

 

Baca Juga :

 


Suku Bunga Bank Rendah Agar Bersaing di Era MEA

 - 
Suku Bunga Bank Rendah Agar Bersaing di Era MEA
Suku Bunga Bank Rendah Agar Bersaing di Era MEA

Suku Bunga Bank Rendah Agar Bersaing di Era MEA

Suku Bunga Bank Rendah Agar Bersaing di Era MEA

Suku Bunga Bank Rendah Agar Bersaing di Era MEA

BANDUNG–Ketua Komisioner Otoritas Jasa Keuangan (OJK)

Muliaman Hadad mengatakan salah satu kendara UMKM berkembang adalah karena tingginya suku bunga pinjaman. Kedepan bunga pinjaman harus rendah agar bisa berdaya saing di era MEA.

Muliaman mengakui bahwa salah satu kendala perbankan di tanah air yaitu tingkat suku bunga. Menurutnya, pihaknya menginginkan akhir tahun ini, suku bunga perbankan mencapai single digit atau di bawah 10 persen, seperti halnya yang diberlakukan perbankan negara-negara ASEAN lainnya. Namun, katanya, untuk merealisasikannya, tidak dapat secara sekaligus, tetapi bertahap.

“Tidak mungkin Indonesia mengikuti AEC atau Trans Pasific

(Kerja sama ekonomi negara-negara Pasifik) tanpa persiapan. Untuk itu, pemerintah berkomitmen membangun daya saing. Satu di antaranya, rendahnya suku bunga,” paparnya Sabtu (27/2) di Bandung.

Diutarakan, upaya-upaya menurunkan suku bunga itu diupayakan pemerintah melalui berbagai program. Muliaman berpandangan, akan menjadi lebih efektif apabila segala sesuatunya terintegrasi.

Dia menilai, jika suku bunga rendah, ekonomi dapat lebih bergerak.

Itu karena, jelasnya, tercipta pertumbuhan penyaluran kredit. Karenanya, imbuh dia, pihaknya pun melakukan upaya-upaya berkenaan dengan kredit. Selain soal suku bunga, sahut dia, pihaknya pun memperlebar akses pembiayaan di daerah-daerah.

“Pemerintah pun membuat prioritas, semisal, pada sektor maritim, ekonomi kreatif, dan lainnya. Itu menjadi bagian upaya meningkatkan penyaluran kredit,” tutupnya. Jo

 

Sumber :

https://www.kiwibox.com/alistudio/blog/entry/148435359/jaring-jaring-balok/


Aspirasi Memupuk Budaya Toleransi Dijaring

 - 
Aspirasi Memupuk Budaya Toleransi Dijaring
Aspirasi Memupuk Budaya Toleransi Dijaring

Aspirasi Memupuk Budaya Toleransi Dijaring

Aspirasi Memupuk Budaya Toleransi Dijaring

Aspirasi Memupuk Budaya Toleransi Dijaring

BANDUNG-Aspirasi untuk menjaring memupuk budaya toleransi

dan mengikis paham radikalisme dijaring. Jaring aspirasi tersebut, dilaksanakan melalui dengar pendapat yang berlangsung di Gedung Korpri Jabar, Jalan Turangga , akhir Pebruari 2016.

Dengar pendapat dilaksanakan Anggota DPR RI dari Fraksi Hanura

, Arief S Suditomo. Menurut Arif, pencegahan bisa sampai ke tikangkat RW. Partisipasi bisa melalui karang taruna. Pesan yang disampaikan oleh berbagai pihak untuk mencegah paham radikalisme bisa dilakukan bisa dilaksanakan melalui PKK dan remaja mesjid.

Sementara itu, Pabandya Min Sinteldam III/ Siliwanghi, Letkol Tugiman yang menjadi nara sumber pada acara tersebut mengatakan radikalisme mengganggu stabilitas keamanan karena orientasinya untuk mengganggu stabilitas keamanan. bentukntya diantaranya teror. Partisipasi TNI untuk mencegah paham radikalisme t dilaksanakan oleh semua angkatan, yang tersebar di tingkat angkatan masing-masing Darat, Laut dan Udara.

Untuk di Jabar , jumlah anggota TNI seluruh 400.000 orang

atau hanya 0.2 persen dari jumlah penduduk. Kendala alusista dan teknologi masih terbatas, sehingga untuk mensosialisasikan pencegahan radikalisme diperlukan partisipasi dari seluruh elemen masyarakat.

Solusi pencegahan untuk menanggulangi paham radikalisme, ujar Tugiman yang utama pencegahan individu, keluarga dan lingkungan. Adapun cara yang dapat dilakukan melalui pendidikan agama yang benar.

 

Sumber :

https://www.kiwibox.com/alistudio/blog/entry/148435301/contoh-seni-rupa-murni/


Juli Jabar Inflasi 0,47%

 - 
Juli Jabar Inflasi 0,47%
Juli Jabar Inflasi 0,47%

Juli Jabar Inflasi 0,47%

Juli Jabar Inflasi 0,47%

Juli Jabar Inflasi 0,47%

BANDUNG–BPS Jabar menginformasikan jika inflasi Jabar s

elama bulan Juli 2016 mencapai 0,47%.

Dengan inflasi sebesar itu maka laju inflasi tahun kalender “year to date” (Januari – Juli 2016) sebesar 1,69% dan laju inflasi dari tahun ke tahun “year on year” (Juli 2016 terhadap Juli 2015) tercatat sebesar 2,89%.

Kepala BPS Jabar Bachdi Ruswana mengatakan ada tujuh kelompok

yang mengalami inflasi yang berarti semuanya mengalami inflasi.

“Dari tujuh kelompok pengeluaran seluruhnya mengalami inflasi yaitu Kelompok Bahan Makanan sebesar 0,54%, Kelompok Makanan Jadi, Minuman, Rokok dan Tembakau sebesar 0,29%, Kelompok Perumahan, Air, Listrik, Gas dan Bahan Bakar sebesar 0,18%, Kelompok Sandang sebesar 0,05%, Kelompok Kesehatan sebesar 0,55%, Kelompok Pendidikan, Rekreasi dan Olahraga sebesar 0,31% dan Kelompok Transportasi, Komunikasi dan Jasa Keuangan sebesar 1,19%,” ujarnya.

Kelompok Transportasi, Komunikasi dan Jasa Keuangan

menjadi penyumbang inflasi tertinggi dengan angka inflasi sebesar 1,19%. Sub kelompok transportasi menjadi penyumbang inflasi tertinggi sebesar 1,75%. jo

 

Baca Juga :


BCC Harapkan Mampu Tingkatkan Ekonomi Kreatif Bandung

 - 
BCC Harapkan Mampu Tingkatkan Ekonomi Kreatif Bandung
BCC Harapkan Mampu Tingkatkan Ekonomi Kreatif Bandung

BCC Harapkan Mampu Tingkatkan Ekonomi Kreatif Bandung

BCC Harapkan Mampu Tingkatkan Ekonomi Kreatif Bandung

BCC Harapkan Mampu Tingkatkan Ekonomi Kreatif Bandung

BANDUNG-Walikota Bandung, Ridwan Kamil berharap,

keberadaan Bandung Creative Center bisa mengakselerasi ekonomi kreatif Bandung, (2/8).

“Minggu depan mulai persiapan komunikasi dengan para komunitas kreatif Bandung karena nanti para komunitas itu yang akan mengelola gedung tersebut,” ujarnya.

Menurut Walikota, anggaran untuk pembangunan BCC

ini diambil dari APBD Kota Bandung sebesar Rp 50 miliar dengan berbagai fasilitas di dalamnya.

“Di dalamnya terdapat perpustakan, galeri

untuk tampilkan karya, museum kreatif, amphiteater, studio tari, fashion, musik, ict, ruang kelas, toko desain untuk turis, bioskop kecil, ruang seminar dan menonton karya atau film dari anak-anak Bandung atau sekitar 10 fasilitas di 15 ruang yang disediakan,” tuturnya.

Secara konsep bangunan BCC merupakan hasil pemikiran Walikota Bandung, Ridwan Kamil yang kemudian di desain oleh PT Bina Karya yang nantinya dikelola UKM Disperindag, dimana semua yang terbaik tentang Bandung atau eksebisi Kota Bandung serta semua energi kreatifnya bisa dilihat disana.

 

Sumber :

https://sites.google.com/view/situs-pendidikan-online/beranda/ips


Dandim Dampingi Bupati Launching Job Fair di Indramayu

 - 
Dandim Dampingi Bupati Launching Job Fair di Indramayu
Dandim Dampingi Bupati Launching Job Fair di Indramayu

Dandim Dampingi Bupati Launching Job Fair di Indramayu

Dandim Dampingi Bupati Launching Job Fair di Indramayu

Dandim Dampingi Bupati Launching Job Fair di Indramayu

INDRAMAYU-Dandim 0616/Indramayu Letkol Arh Benny Febrianto, S.Sos mendampingi Bupati Indramayu Hj. Anna Sophana Launching Job Fair di Alun-Alun Kabupaten Indramayu, Rabu (3/8).

Dari rilis Pendam, hasil pantauan di lokasi animo para pengunjung

yang hadir khususnya di stand TNI dari Kodim 0616/Indramayu cukup ramai, para pengunjung melihat ornamen militer dan bertanya serta berdialog dengan penjaga stand tentang proses masuk jadi anggota TNI.

Letkol Arh Benny Febrianto, S.Sos menyampaikan bahwa kegiatan Job Fair ini merupakan sinergitas antara TNI (Kodim 0616/Indramayu) dengan Dinas Sosial Tenaga Kerja dan Transmigrasi Kabupaten Indramayu.

Ditambahkannya, “Launching Job Fair ini bertujuan untuk

menginformasikan peluang pekerjaan kepada masyarakat di wilayah Indramayu”.

Ditempat yang sama Pasipers Kodim 0616/Indramayu Kapten Chb
Salpian Nor menyampaikan informasi tentang penerimaan Caba PK TA. 2016 dari mulai proses pendaftaran hingga pelaksanaan seleksi calon peserta kepada para pengunjung.

Bupati katakan, kegiatan Job Fair ini untuk menginformasikan

dan memberi gambaran lapangan pekerjaan apa yang pantas dan cocok untuk kita kejar.

Ditambahkannya juga dari sekian banyak peluang, kita harus yakin bahwa salah satunya ada yang cocok dan bisa kita ambil.

Dengan harapan kegiatan Job Fair ini harus terus diadakan karena akan memberikan informasi dan peluang lapangan pekerjaan kepada masyarakat serta memperkecil pengangguran. (Pun)

 

Sumber :

https://sites.google.com/view/situs-pendidikan-online/