Pendidikan Akhlak Dalam Keluarga

 - 

Pendidikan Akhlak Dalam Keluarga

Pendidikan Akhlak Dalam Keluarga

Pendidikan Akhlak Dalam Keluarga

Pengertian pendidikan akhlak dalam keluarga
Kata pendidikan menurut etimologi berasal dari kata dasar didik apabila diberi awalan me, menjadi mendidik maka akan membentuk kata kerja yang berarti memelihara dan memberi latihan (ajaran). Sedangkan bila berbentuk kata benda akan menjadi pendidikan yang memiliki arti proses perubahan sikap dan tingkah laku seseorang atau sekelompok orang dalam usaha mendewasakan manusia melalui upaya pengajaran dan latihan. Istilah pendidikan dalam konteks Islam telah banyak dikenal dengan menggunakan kata yang beragam, seperti at-Tarbiyah, at-Ta’lim dan at-Ta’dib. Setiap kata tersebut mempunyai makna dan pemahaman yang berbeda.

 

Akhlak adalah keadaan batin seseorang yang menjadi sumber lahirnya perbuatan dimana perbuatan itu lahir dengan mudah tanpa memikirkan untung rugi. Orang yang berakhlak baik, melakukan kebaikan secara spontan tanpa pamrih apapun, demikian juga orang yang berakhlak buruk, melakukan keburukan secara spontan tanpa mempertimbangkan akibat bagi dirinya maupun bagi yang dijahati.

Keluarga dalam bahasa Arab adalah al-Usrohyang berasal dari kata al-asru yang secara etimologis mampunyai arti ikatan. Kata keluarga dapat diambil kefahaman sebagai unit sosial terkecil dalam masyarakat, atau suatu organisasi bio-psiko-sosio-spiritual dimana anggota keluarga terkait dalam suatu ikatan khusus untuk hidup bersama dalam ikatan perkawinan dan bukan ikatan yang sifatnya statis dan membelenggu dengan saling menjaga keharmonisan hubungan satu dengan yang lain atau hubungan silaturrahim. Al- Razi mengatakanal-asru maknanya mengikat dengan tali, kemudian meluas menjadi segala sesuatu yang diikat baik dengan tali atau yang lain. Dari beberapa pengertian di atas dapat disimpulkan bahwa pengertian pendidikan keluarga adalah prosest ransformasi prilaku dan sikap di dalam kelompok atau unit sosial terkecil dalam masyarakat. Sebab keluarga merupakan lingkungan budaya yang pertama dan utama dalam menanamkan norma dan mengembangkan berbagai kebiasaan dan prilaku yang penting bagi kehidupan pribadi,keluarga dan masyarakat.

 


B. Pentingnya Pendidikan akhlak dalam keluarga
Syariat Islam menuntun manusia menuju jalan yang lurus yakni akan membawa mereka meraih kebahagiaan di dunia dan akhirat. Al-Quran banyak menyebut dan menunjukkan kedudukan akhlak sebagai bagian dari syariat islam. Allah swt memberikan gambaran mengenai Nabi Muhammad Saw dalam firman-Nya sebagai berikut:
“ Sesungguhnya engkau memiliki akhlak (budi pekerti)yang paling mulia” (Q.S. al-qalam :4)
Secara garis besar pendidikan yang harus dibina dalam keluarga adalah pendidikan akhlak, seperti dalam Hadits dikatakan bahwa “ Betapa pentingnya akhlak dalam kehidupan kita dapat dimengertikan melalui doa Baginda Raulullah SAW yang bermaksud, “Ya Allah, jadikanlah pada akhlakku mulia sebagaimana Engkau menjadikan jasadku baik.” (Hadis riwayat Ahmad)
Satu lagi hadis Nabi SAW yang bermaksud: “Sesungguhnya orang yang sangat dicintai dan sangat dekat kedudukannya kepadaku pada hari akhirat ialah orang Islam yang paling baik akhlaknya dan sesungguhnya orang yang paling dibenci di kalangan kamu di sisiku dan yang paling jauh dariku di akhirat ialah orang yang buruk akhlaknya.” (Hadis riwayat Ahmad)
Berbagai masalah sosial melanda umat Islam, khususnya di kalangan anak muda hari ini adalah kerana kurangnya penghayatan terhadap nilai sedia ada dalam ajaran Islam. Justru, untuk membina kembali imej dan umat Islam, maka kita perlu membangun dan membetulkan landasan akhlak mereka.
Kita perlu kembali menitik beratkan pendidikan akhlak yang tapak awalnya bermula di rumah dan kemudian nilai itu perlu diperkaya serta diperkukuhkan lagi melalui institusi pendidikan formal.
Apa yang perlu disadari, sumber pembinaan akhlak untuk membentuk personaliti dan jati diri umat Islam sudah tersedia dan terhidang di dalam al-Quran dan sunnah. Inilah satu-satunya warisan dan khazanah suluhan hidup umat Islam yang sepatutnya menjadi contoh teladan umat manusia.
Adapun Syari’at Allah kepada Nabinya.yaitu :


إنما بعثت لأتمم مكارم الأخلاق
“Sesungguhnya aku diutus untuk menyempurnakan akhlaq mulia.” (HR. Malik dalam kitab Muwaththo’)
Rasulullah saw juga bersabda:

ألا أخبركم بأحبكم إلي وأقربكم منى مجلسًا يوم القيامة قالوا بلى قال أحسنكم خلقًا
“Maukah kalian aku beritahukan tentang seseorang yang paling aku cintai dan paling dekat denganku tempat duduknya pada hari kiamat kelak?”, para sahabat menjawab: “tentu”, Beliaupun bersabda: “dia adalah orang yang paling baik akhlaknya diantara kalian”.
Dan disebutkan didalam hadits Abu Hurairah ra

أكثر ما يدخل الجنة تقوى الله وحسن الخلق
“(Amalan) yang paling banyak memasukkan ke jannah adalah akhlak yang baik dan taqwa kepada Allah”.
Adapun hadits lain juga yangenai tentang akhlak adalah sebagai berikut:
Rasulullah saw bersabda: “ tiga hal di antara akhlak ahli syurga: memaafkan orang yang telah menganiayamu, memberi kepada orang yang mengharamkanmu, dan berbuat baik terhadap orang yang telah berbuat buruk kepadamu”. (H.R. Al- Thabrany).
“Aku diutus untuk menyempurnakan kemuliaan akhlak (H. R. Malik). “Sesuatu yang paling berat di atas timbangan kebaikan adalah akhlak yang baik.” (H.R. Abu Dawud)
Pada hadits lain disebutkan, seseorang telah datang ke hadapan Rasulullah Saw lalu berkata, “Apakah din (agama) itu?” Beliau bersabda, “Kebaikan akhlak.” Kemudian orang itu mendatanginya dari sebelah kanannya, lalu bertanya lagi, “ apakah din itu?” Beliau bersabda, “Akhlak yang baik.” Kemudian orang itu mendatanginya dari sebelah kirinya, lalu bertanya lagi, “ Apakah din itu?” Beliau bersabda, “Kebaikan Akhlak.” Kemudian orang itu mendatanginya dari belakangnya, lalu bertanya lagi, “Apakah din itu?” Beliau bersabda, “Kebaikan akhlak”. Lalu orang itu bertanya lagi, “ Wahai Rasulullah, apakah din itu?” Dan Rasulullah berpaling padanya lalu bersabda, “Tidak mengertikan kamu? Baiklah janganlah kau marah!”. (H.R. Muhammad ibn Nashr Al-Marwazi)
Rasulullah Saw juga pernah bersabda: “ Allah tidaklah menyempurnakan jasad dan akhlak seseorang untuk dilahap api neraka” (H.R. Ibnu Addiy). Dikisahkan ada yang bertanya kepada Rasulullah Saw, “Apakah kesialan itu?” Beliau bersabda, “Kejelekan akhlak” (H.R. Ahmad). Dalam hadits lain disebutkan, ada seseorang berkata kepada Rasulullah Saw, “Berilah wasiat kepadaku.” Beliau bersabda, “Takutlah kepada Allah di manapun kamu berada.” Orang itu berkata lagi, “ Berilah tambahan wasiat.” Beliau bersabda, “Sertakanlah perbuatan baik setelah perbuatan jahatmu; niscaya akan menghapusnya.” Orang itu berkata lagi, “Berilah tambahan wasiat.” Beliau bersabda, “Bergaullah dengan orang-orang dengan akhlak yang baik.” (H.R. Al-Tirmidziy)

Di dalam al- Quran juga pun terdapat beberapa ayat mengenai tentang keutamaan akhlak, seperti :
“ Jadilah Engkau Pema’af dan suruhlah orang mengerjakan yang ma’ruf, serta berpalinglah dari pada orang-orang yang bodoh”.(Q.S Al- A’raf : 199)
”(yaitu) orang-orang yang menafkahkan (hartanya), baik di waktu lapang maupun sempit, dan orang-orang yang menahan amarahnya dan mema’afkan (kesalahan) orang. Allah menyukai orang-orang yang berbuat kebajikan”. (Q.S Ali- Imran : 134)
Begitu pula dalam firman Allah pada riwayat luqman tentang hikmah:
“ wahai anakku, dirikanlah shalat, serulah orang-orang untuk berbuat ma’ruf, cegahlah kemunkaran dan bersabarlah atas sesuatu yang menimpamu. Sesungguhnya itu semua dari hal-hal yang patut diutamakan.
“Dan janganlah kamu memalingkan mukamu dari manusia (karena sombong) dan janganlah kamu berjalan di muka bumi dengan angkuh. Sesungguhnya Allah tidak menyukai orang-orang yang sombong lagi membanggakan diri”. (Q.S Luqman : 18)
Pada ayat-ayat tersebut di atas, Allah mengisyaratkan kewajiban untuk berperilaku mulia. Ayat-ayat itu pun menunjukkan kebaikan akhlak dan keutamaannya. Allah berfirman:
“Tetapi orang yang bersabar dan mema’afkan, Sesungguhnya (perbuatan ) yang demikian itu Termasuk hal-hal yang diutamakan”.(Q.S Asy-Syu’ara:43)
Secara garis besar, ayat-ayat Al-Quran mengisyaratkan kepada kemuliaan akhlak dan kemanisan budi pekerti.



Pendidikan Gemar Mengaji, Menuju Karakter Qur’an

 - 

Pendidikan Gemar Mengaji, Menuju Karakter Qur’an

Pendidikan Gemar Mengaji

Pendidikan Gemar Mengaji

Beberapa hari yang lalu, Menteri Agama Republik Indonesia, Surya Darma Ali, bertempat di Mesjid Raya Baiturrahman Banda Aceh mencanangkan Gerakan Masyarakat Maghrib Mengaji (Gemmar Mengaji), sebagaimana diberitakan pada Lintas Gayo, minggu (24/07/11). Sebelumnya hal yang sama juga beliau ungkapkan ketika di membuka sebuah acara di Banten, Serambi (10/05/11).
Himbauan ini sejatinya menjadi perhatian semua pihak, mengingat salah satu persoalan mendasar yang melanda bangsa saat ini adalah dekadensi moral yang ditandai maraknya berbagai aksi kejahatan, merebaknya pornografi serta menjalarnya aliran-aliran sesat yang menjebak mereka yang benteng akidahnya rapuh dan mudah tergoda oleh tawaran-tawaran materi. Sementara mengaji merupakan bagian terpenting dari pembentukan kepribadian muslim.


Harus diakui bahwa lambat laun, sadar atau tidak sadar masyarakat muslim semakin jauh dari kitab sucinya alqur’an. Para orang tua tidak begitu risau lagi ketika anak mereka belum bisa menghafal do’a shalat dan belum bisa mengaji. Budaya mengaji usai magrib terkubur oleh budaya menonton televisi yang menawarkan berbagai program dan alqur’an hanya dipajang sebagai hiasan di lemari. Bahkan yang lebih parah lagi kitab suci ini dibiarkan berdebu di atas meja, sungguh memilukan.
Makanya Gemmar mengaji, penulis anggap sebagai langkah bijak dalam membangkitkan kembali budaya mengaji yang sudah terkubur oleh budaya-budaya lain dan tentunya minim muatan nilai-nilai moral. Apalagi ketika program ini digalakkan di  Aceh dapat dikatakan sebuah keniscayaan karena Aceh merupakan wilayah syari’at.
Program Gemmar mengaji selain berupaya membangkitkan budaya lama juga mengajak masyarakat muslim untuk belajar menghargai kitab sucinya. Alqur’an merupakan petunjuk yang tidak diragukan lagi. Anehnya, kadang-kadang orang lebih meyakini undang-undang produk manusia dari pada dalil-dalil dalam alqur’an. Hal ini juga barangkali disebabkan oleh kealpaan umat ini untuk bersentuhan dengan kitab suci alqur’an.

Mengaji dalam asumsi kebanyakan masyarakat muslim saat ini merupakan kegiatan yang nihil dan secara tak sadar menggantinya dengan kegiatan berbasis teknologi yang beragam dan akhirnya membuat jarak dengan alqur’an. Dulu barangkali anak-anak tidak terusik dengan media televisi maupun handphone (hp) yang menawarkan berbagai siaran dan program. Adapun sekarang, televisi, hp dan internet dengan berbagai programnya secara tidak langsung melalaikan anak-anak bahkan tidak sedikit orang tua yang ikut larut dalam program tersebut, lebih-lebih sinetron dengan berbagai alur cerita yang cinta menggugah.
Kenyataan ini lantas tidak membuat kita harus menyalahkan teknologi dan menjadikannya kambing hitam dari persoalan yang dihadapi umat saat ini. Sebab teknologi sendiri sebenarnya diciptakan untuk kebutuhan manusia. Yang pasti, para pengguna teknologi tidak menggunakannya sesuai kebutuhan. Minsalnya televisi yang pada hakikatnya dapat dijadikan sumber informasi terkait isu-isu dalam maupun luar negeri atau dijadikan media belajar. Pada kenyataannya  televisi saat ini lebih banyak dimanfaatkan untuk mengonsumsi sinetron dan kabar selebriti.

Pembinaan Karakter Qur’ani

Hemat penulis, Gemmar mengaji merupakan media dalam membentuk karakter anak, sebab dalam mengaji terjadi interaksi belajar mengajar antara orang tua dan anak. Mengaji mungkin dianggap kegiatan sederhana, lebih dari itu dalam kegiatan ini berbagai nilai kebaikan dapat ditransformasikan kepada anak. Minsalnya, sebelum mengaji anak dianjurkan berwudhu’ terlebih dahulu karena berbarengan dengan shalat maghrib sehingga anak terlatih untuk bersih secara lahir dan batin. Selain itu dalam mengaji anak-anak dianjurkan untuk tertib.
Demikian juga, biasanya sebelum atau sesudah mengaji, banyak sedikitnya terjadi dialog agama, misalnya anak menanyakan mengapa kita harus shalat dan mengaji, mengapa mengaji harus berwudhu, atau meluas kepada masalah lain seperti tauhid, ibadah dan masalah-masalah agama lainnya. Pada saat seperti inilah kesempatan orang tua mentransformasikan nilai-nilai qur’ani kepada anak sehingga dapat melekat dan menyatu dalam jiwanya.

Hal yang lebih penting diingat adalah ketika anak mampu membaca alqur’an, maka dia tidak akan merasa asing dengan kitab sucinya tersebut karena sudah diperkenalkan dan menjadi rutinitasnya, apalagi kemudian didukung oleh penguasaan bahasa Arab. Barangkali sama ketika seseorang menguasai bahasa Inggris maka dia tidak akan alergi dengan teks bahasa Inggris atau berbicara dengan bule yang menghampirinya. Dalam pribahasa juga sering kita sebut “tak kenal maka tak sayang”. Kiranya begitulah gambarannya ketika alqur’an kita perkenalkan kepada anak maka dia tidak akan merasa asing dengannya.
Nah, bukankah semua proses tersebut merupakan upaya pembentukan karakter?. Jadi, sebenarnya sebagai umat muslim kita tidak perlu bingung mencari formulasi dan materi pendidikan karakter yang lagi digalakkan saat ini sebab semuanya telah diarahkan oleh alqur’an dan sunnah. Tinggal keseriusan kita mempedomani sumber petunjuk ini.

Peran Keluarga
Untuk menggalakkan program Gemmar mengaji, keseriusan dan perhatian orang tua merupakan hal yang mutlak. Mereka bertanggung jawab dalam memberikan dasar-dasar pendidikan kepada anak-anaknya termasuk mengajarkan alqur’an. Ini artinya orang tua harus memiliki kemampuan membaca alqur’an yang memadai.
Hal ini kadang-kadang menjadi masalah di mana sebagian orang tua tidak mampu membaca alqur’an atau hanya sekedar mengenal huruf-huruf hijaiyah. Orang tua seperti ini kadang-kadang tidak memiliki perhatian besar kepada anak mereka dalam mengajarkan alqur’an. Di sisi lain ada juga sebagiannya memilih untuk menyerahkan anak mereka ke tempat-tempat pengajian yang ada di sekitar tempat tinggalnya.
Apapun ceritanya, yang jelas peran orang tua untuk mengajarkan anak mengaji secara langsung jauh lebih baik dan efektif dari pada diserahkan kepada orang lain. Sebab secara psikologis keterikatan emosional akan terbentuk sedemikian rupa antara mereka. Hal ini tentunya sangat berpengaruh terhadap perilaku, kebiasaan anak sekaligus membentuk karakter mereka.
Perlu diingat bahwa habituasi (pembiasaan) dengan kegiatan-kegiatan baik serta ketauladanan orang tua memiliki peran besar dalam membentuk karakter anak. Dia ibarat fondasi kokoh yang sulit diruntuhkan. Sadarkah kita bahwa pekerjaan para tokoh pembaruan yang sulit bukanlah menemukan ide-ide pembaruan akan tetapi mendekonstruksi budaya baruk yang sudah terbangun secara kolektif. Artinya ketika budaya dan kebiasaan tersebut dibangun berdasarkan nilai-nilai kebaikan, maka dia akan tumbuh menjadi budaya baik yang kokoh dan mampu bertahan walaupun diterpa berbagai godaan dan hasutan.

Untuk itu, Gemmar mengaji merupakan salah satu media pembentukan karakter atau membentuk kepribadian qur’ani di tengah dekadensi moral yang melanda seluruh komponen bangsa ini, baik pada tatanan struktural maupun kultural. Bolehlah mengaji dianggap kegiatan yang ketinggalan zaman, namun penulis yakin lambat laun suatu saat kita akan membutuhkan dan merindukannya.
Baca Juga :

 


Pengertian INSTRUMEN PENELITIAN

 - 

Pengertian INSTRUMEN PENELITIAN

INSTRUMEN PENELITIAN

INSTRUMEN PENELITIAN

 

A. Pengertian
Menurut Suharsimi Arikunto (2000:134), instrumen pengumpulan data adalah alat bantu yang dipilih dan digunakan oleh peneliti dalam kegiatannya mengumpulkan agar kegiatan tersebut menjadi sistematis dan dipermudah olehnya.
Ibnu Hadjar (1996:160) berpendapat bahwa instrumen merupakan alat ukur yang digunakan untuk mendapatkan informasi kuantitatif tentang variasi karakteristik variabel secara objektif.
Instrumen pengumpul data menurut Sumadi Suryabrata (2008:52) adalah alat yang digunakan untuk merekam-pada umumnya secara kuantitatif-keadaan dan aktivitas atribut-atribut psikologis. Atibut-atribut psikologis itu secara teknis biasanya digolongkan menjadi atribut kognitif dan atribut non kognitif. Sumadi mengemukakan bahwa untuk atribut kognitif, perangsangnya adalah pertanyaan. Sedangkan untuk atribut non-kognitif, perangsangnya adalah pernyataan.
Dari beberapa pendapat ahli di atas, dapat disimpulkan bahwa instrumen penelitian adalah alat bantu yang digunakan oleh peneliti untuk mengumpulkan informasi kuantitatif tentang variabel yang sedang diteliti.

B. Jenis-jenis Instrumen Penelitian
Ada beberapa jenis instrumen yang biasa digunakan dalam penelitian, yaitu:
1. Tes
Tes adalah sederetan pertanyaan atau latihan atau alat lain yang digunakan untuk mengukur ketrampilan, pengukuran, inteligensi, kemampuan atau bakat yang dimiliki oleh individu atau kelompok.
2. Angket atau kuesioner.
Kuesioner adalah sejumlah pertanyaan tertulis yang digunakan untuk memperoleh informasi dari responden dalam arti laporan tentang pribadinya, atu hal-hal yang ia ketahui.
3. Interviu (interview).
Interviu digunakan oleh peneliti untuk menilai keadaan seseorang, misalnya untuk mencari data tentang variabel latar belakang murid, orang tua, pendidikan, perhatian, sikap terhadap sesuatu.
4. Observasi.

Di dalam artian penelitian observasi adalah mengadakan pengamatan secara langsung, observasi dapat dilakukan dengan tes, kuesioner, ragam gambar, dan rekaman suara. Pedoman observasi berisi sebuah daftar jenis kegiatan yang mungkin timbul dan akan diamati.
5. Skala bertingkat (ratings).
Rating atau skala bertingkat adalah suatu ukuran subyektif yang dibuat berskala. Walaupun skala bertingkat ini menghasilkan data yang kasar, tetapi cukup memberikan informasi tertentu tentang program atau orang. Instrumen ini dapat dengan mudah memberikan gambaran penampilan, terutama penampilan di dalam orang menjalankan tugas, yang menunjukan frekuensi munculnya sifat-sifat. Di dalam menyusun skala, yang perlu diperhatikan adalah bagaimana menentukan variabel skala. Apa yang ditanyakan harus apa yang dapat diamati responden.
6. Dokumentasi.
Dokumentasi, dari asal kata dokumen, yang artinya barang-barang tertulis. Didalam melaksanakan metode dokumentasi, penelitian menyelidiki benda-benda tertulis seperti buku-buku, majalah, dokumen, peraturan-peraturan, notulen rapat, dan sebagainya.
Sumber: http://blogkatte.blogspot.com/2009/12/menentukan-instrumen-penelitian.html

C. Langkah-langkah menyusun Instrumen
Iskandar (2008: 79) mengemukakan enam langkah dalam penyusunan instrumen penelitian, yaitu:
1.Mengidentifikasikan variabel-variabel yang diteliti.
2.Menjabarkan variabel menjadi dimensi-dimensi
3.Mencari indikator dari setiap dimensi.
4. Mendeskripsikan kisi-kisi instrumen
5. Merumuskan item-item pertanyaan atau pernyataan instrumen
6. Petunjuk pengisian instrumen.
D. Validitas dan reliabilitas Instrumen
Menurut Ibnu Hadjar (1996:160), kualitas instrumen ditentukan oleh dua kriteria utama: validitas dan reliabilitas. Validitas suatu instrumen menurutnya menunjukkan seberapa jauh ia dapat mengukur apa yang hendak diukur. Sedangkan reliabilitas menunjukkan tingkat konsistensi dan akurasi hasil pengukuran.
Sumadi Suryabrata (2008:60)mengemukakan bahwa validitas instrumen didefinisikan sebagai sejauh mana instrumen itu merekam/mengukur apa yang dimaksudkan untuk direkam/diukur. Sedangkan reliabilitas instrumen merujuk kepada konsistensi hasil perekaman data (pengukuran) kalau instrumen itu digunakan oleh orang atau kelompok orang yang sama dalam waktu berlainan, atau kalau instrumen itu digunakan oleh orang atau kelompok orang yang berbeda dalam waktu yang sama atau dalam waktu yang berlainan.
Menurut Burhan Bungin (2005:96,97) Validitas alat ukur adalah akurasi alat ukur terhadap yang diukur walaupun dilakukan berkali-kali dan di mana-mana. Sedangkan reliabilitas alat ukur menurutnya adalah kesesuaian alat ukur dengan yang diukur, sehingga alat ukur itu dapat dipercaya atau dapat diandalkan. Misalnya, menimbang beras dengan timbangan beras, mengukur panjang kain dengan meter, dan sebagainya.

E. Pengujian Validitas Instrumen
Ada tiga jenis pengujian Validitas Instrumen. (Sugiyono: 2010)
1. Pengujian Validitas konstruk
Instrumen yang mempunyai validitas konstruk jika instrumen tersebut dapat digunakan untuk mengukur gejala sesuai dengan dengan yang didefinisikan. Misalnya akan mengukur efektivitas kerja, maka perlu didefinisikan terlebih dahulu apa itu efektivitas kerja. Setelah itu disiapkan instrumen yang digunakan untuk mengukur efektivitas kerja sesuai dengan definisi.
Untuk menguji validitas konstruk, maka dapat digunakan pendapat ahli. Setelah instrumen dikonstruksikan tentang aspek-aspek yang akan diukur, dengan berlandaskan teori tertentu, maka selanjutnya dikonsultasikan dengan ahli. Para ahli diminta pendapatnya tentang instrumen yang telah disusun itu. Jumlah tenaga ahli yang digunakan minimal tiga orang, dan umumnya mereka telah bergelar doktor sesuai dengan lingkup yang diteliti.
Setelah pengujian konstruk dengan ahli, maka diteruskan dengan uji coba instrumen. Setelah data ditabulasi, maka pengujian validitas konstruk dilakukan dengan analisis faktor, yaitu dengan mengkorelasikan antar skor item instrumen.

2. Pengujian Validitas Isi
Instrumen yang harus memiliki validitas isi adalah instrumen yang digunakan untuk mengukur prestasi belajar dan mengukur efektivitas pelaksanaan program dan tujuan. Untuk menyusun instrumen prestasi belajar yang mempunyai validitas isi, maka instrumen harus disusun berdasarkan materi pelajaran yang telah diajarkan. Sedangkan instrumen yang digunakan untuk mengetahui pelaksanaan program, maka instrumen disusun berdasarkan program yang telah direncanakan.
Untuk instrumen yang berbentuk tes, maka pengujian validitas isi dapat dilakukan dengan membandingkan antara isi instrumen dengan materi pelajaran yang telah diajarkan. Jika dosen memberikan ujian di luar pelajaran yang telah ditetapkan, berarti instrumen ujian tersebut tidak mempunyai validitas isi.
Secara teknis, pengujian validitas konstruksi dan validitas isi dapat dibantu dengan menggunakan kisi-kisi instrumen. Dalam kisi-kisi itu terdapat variabel yang diteliti, indikator sebagai tolok ukur, dan nomor butir (item) pertanyaan atau pernyataan yang telah dijabarkan dari indikator. Dengan kisi-kisi instrumen itu, maka pengujian validitas dapat dilakukan dengan mudah dan sistematis.
3. Pengujian Validitas Eksternal
Validitas eksternal instrumen diuji dengan cara membandingkan (untuk mencari kesamaan) antara kriteria yang ada pada instrumen dengan fakta-fakta empiris yang terjadi di lapangan. Misalnya instrumen untuk mengukur kinerja sekelompok pegawai. Maka kriteria kinerja pada instrumen tersebut dibandingkan dengan catatan-catatan di lapangan (empiris) tentang kinerja yang baik. Bila telah terdapat kesamaan antara kriteria dalam instrumen dengan fakta di lapangan, maka dapat dinyatakan instrumen tersebut mempunyai Validitas eksternal yang tinggi.

Sumber : Ngelag.Com

5 Inovasi yang Bisa Mempermudah Hidup Kamu

 - 
5 Inovasi yang Bisa Mempermudah Hidup Kamu

5 Inovasi yang Bisa Mempermudah Hidup Kamu

Dunia teknologi tetap mengalami pembaharuan dan berkembang bersama beragam inovasi canggih yang cukup penting berasal dari saat ke waktu.

5 Inovasi yang Bisa Mempermudah Hidup Kamu

Sebagian besar ilmuwan pun tetap mengusahakan menciptakan perihal baru peranan memudahkan kehidupan sehari-hari. Masalah simpel yang kita temui setiap harinya bakal menjadi gagasan untuk menciptakan sebuah inovasi paling baru tersebut.

Barang sehari-hari yang tidak anda kira, sekarang terasa banyak ‘disulap’ kegunaan dan penampakannya agar menjadi lebih canggih layaknya alat berasal dari kehidupan di era depan.

Teknologi Pengunci Pintu
Seiring bersama berjalannya saat saat ini tersedia banyak sekali perangkat elektronik yang bakal membuat anda terasa nyaman, diantaranya adalah kunci pintu. Jika kunci pintu yang umumnya digunakan adalah kunci pintu biasa, maka coba cara yang satu ini.

Dengan memasang alat canggih ini di pintu tempat tinggal maka anda bersama enteng memantau kondisi pintu rumah. Karena inovasi canggih ini terhubung segera bersama aplikasi yang dapat anda unduh di smartphone.

Aplikasi ini bakal mengirimkan informasi saat keluarga lainnya terhubung pintu tempat tinggal gunakan kunci hingga mengetuk pintu rumah.

Alarm Pelacak Benda
Alarm pelacak benda ini adalah alat pelacak canggih yang berukuran kecil dan enteng dibawa. Benda ini terlampau membantu kita untuk melacak benda-benda penting layaknya kendaraan, dompet, gadget, dan lainnya. Nantinya alat tersebut bakal mengeluarkan suara layaknya alarm dan bersama enteng anda bakal menemukannya.

Terminal 360
Penemuan yang satu ini dibutuhin banget nih bagi para millennial yang selalu melacak terminal colokan di mana pun mereka berada. Tetapi tersedia yang berlainan bersama terminal colokan ini, gara-gara terminal ini dapat diputar hingga 360 derajat.

Dengan begitu anda bakal bersama enteng gunakan jenis colokan yang berlainan wujud tanpa mesti saling terhalangi satu sama lain.

Earphone Anti Kusut
Hampir semua orang pernah mengalami jengkel gara-gara earphone yang kerap kusut. Di desain layaknya ritsleting, earphone ini dijamin gak bakal kusut meskipun dimasukan ke saku tanpa digulung terlebih dahulu.

Gak mesti kesel sendiri lagi gara-gara earphone kusut. Meski tidak dilipat rapi dan digulung segera dimasukkan ke di dalam saku, earphone ini dijamin anti kusut.

Baterai untuk Mengisi Smartphone
Karena cukup banyaknya keluhan berasal dari pengguna power bank yang umumnya berat dan memakan banyak area saat inginkan dibawa-bawa, muncullah baterai pengisi energi smartphone ini.

Tidak berat dan tidak memakan banyak area saat disimpan di di dalam tas ataupun di saku celana, baterai pengisi energi ini layak disebut sebagai penemuan cerdas yang dapat digunakan kala smartphone kita kehabisan daya.

sumber : https://www.caraflashandroid.com/cara-download-video-youtube-di-android/

In Tekno

4 Dasar Belajar Desain Web yang Perlu Kamu Ketahui

 - 
4 Dasar Belajar Desain Web yang Perlu Kamu Ketahui

4 Dasar Belajar Desain Web yang Perlu Kamu Ketahui

Belajar web site desain sebetulnya bukanlah sebuah perihal yang mudah untuk dilakukan. Banyak sekali orang yang terasa bingung terkecuali mesti studi web site desain dikarenakan sebetulnya web site desain ini menuntut kita untuk menguasai lebih dari satu skil yang berbeda-beda.

4 Dasar Belajar Desain Web yang Perlu Kamu Ketahui

Web desain merupakan sebuah bidang keahlian dimana pembuatnya mesti menguasai beraneka keahlian yang nantinya bakal disatuka menjadi satu tempat. Kamu membutuhkan pengetahuan berkenaan bagaimana kode pada sebuah halaman HTML itu bekerja.

Kemudian, anda mesti mampu mengaplikasikan CSS untuk menciptakan efek visual yang anda inginkan, apakah itu tata letak tertentu, tipografi, atau pun warna dan latar belakang. Siapkah anda untuk studi web site desain?

Belajar Dasar-Dasar HTML
Hal pertama yang paling mutlak untuk menjadi web site desainer adalah studi pemrograman HTML. Pada akhir pembelajaran ini anda bakal tahu apa itu HTML, cara kerjanya dan bagaimana memanfaatkan elemen-elemen yang paling umum.

Kamu bakal memulai berasal dari halaman yang kosong untuk meraih fungsi secara penuh, berkenaan basic menuliskan kode di sebuah halaman. Hal tersebut bakal beri tambahan anda pondasi basic dimana semua desain sesudah itu mampu dibangun.

Belajar Tata Letak CSS
Belajar tata letak CSS yakni cara yang digunakan untuk menyesuaikan tata letak, element html seperti gambar, teks, artikel, dll.

Dengan Kita menyesuaikan posisi suatu halaman web site maka berfungsi untuk membuat penampilan web site tampak lebih rapi dan menarik. Dengan demikianlah barangkali besar pengunjung bakal terasa betah untuk menggali mengisi web site kita lebih dalam.

Belajar Tipografi CSS
Tipografi ini memiliki peran terlampau mutlak di dalam membuat sebuah website, dikarenakan perihal ini nantinya bakal digunakan untuk mengemukakan pesan yang diberikan oleh pemilik web site kepada para pengunjung.

Jika anda sebetulnya berniat untuk studi web site desain sebaiknya anda studi basic tipografi ini dikarenakan huruf atau font yang tampil di dalam browser bakal memiliki lebih dari satu perbedaan.

Belajar Warna dan Latar CSS
Sebagai format untuk membatasi penampilan sebuah halaman HTML tentu CSS memiliki kapasitas untuk menyesuaikan warna berasal dari elemen-elemen khusus seperti teks dan latar belakang (background). CSS memanfaatkan format khusus untuk membatasi warna.

In Tekno

Manfaat Mengajarkan Anak Peduli Lingkungan Sejak Dini

 - 

Sebagai makhluk sosial, insan tak dapat hidup sendiri. Kita butuh berinteraksi dengan lingkungan sekitar, baik dengan orang-orang di sekeliling anda maupun alam. Karena itu, penting menyuruh anak lebih peduli terhadap lingkungan sejak dini supaya mereka tumbuh menjadi individu yang lebih baik. Apa saja guna mengajarkan anak peduli lingkungan semenjak kecil?

1. Menghindarkan rasa egois

Ajak anak melihat suasana sekitar, contohnya dengan berangjangsana ke panti asuhan atau lingkungan kumuh, supaya mereka tahu bahwa tidak seluruh anak-anak seberuntung mereka. Beritahu mereka bahwa di luar sana terdapat anak-anak yang tidak dapat tinggal di lokasi tinggal nyaman laksana mereka atau tidak punya family yang lengkap. Jadi, urusan ini dapat menumbuhkan empati dan menciptakan mereka tidak egois.

2. Meningkatkan kasih sayang

Berbagi dengan lingkungan sekitar dapat diajarkan semenjak kecil. Sehingga, saat dewasa nanti, anak terbiasa berbagi hal-hal positif untuk lingkungan atau orang-orang di sekitarnya. Anda dapat memulainya dari urusan kecil, contohnya mengajarkan anak menawarkan dan membagi makanan yang ia punya untuk orang di sekitarnya, sampai menyuruh anak menyisihkan duit angpau hari rayanya guna disumbangkan untuk orang-orang yang tidak cukup beruntung.

3. Memikirkan masa depan

Masa depan anak tergantung untuk bagaimana mereka memperlakukan lingkungan hidup semenjak kecil. Beritahu anak-anak akan akibat yang mereka rasakan nanti andai mereka tidak jarang buang sampah sembarangan atau boros menggunakan air. Dengan begitu, mereka jadi paham bahwa perbuatan yang mereka kerjakan sekarang akan berdampak pada masa mendatang mereka.

4. Bertanggung jawab

Dengan mengajarkan anak guna lebih peduli terhadap lingkungan sekitar, berarti kita mengajarkan mereka guna bertanggung jawab terhadap seluruh tindakan dan opsi yang mereka buat. Anakpun jadi lebih berhati-hati sebelum melakukan sesuatu sebab dia tidak lagi melulu memikirkan dirinya sendiri, melainkan pun memikirkan orang beda dan lingkungan hidup yang dapat terkena akibat dari tindakannya tersebut.

Baca Juga : Solusi dan Penyebab Ketidakstabilan Harga pada Produk Pertanian

In P.Umum

Solusi dan Penyebab Ketidakstabilan Harga pada Produk Pertanian

 - 

Produk pertanian mempunyai sifat yang bertolak belakang dengan produk lainnya. Produk pertanian masih paling bergantung pada alam guna menghasilkan kualitas maupun kuantitas yang memadai. Masih tidak banyak pengaplikasian pertanian canggih yang telah tidak bergantung pada alam lagi. Sifat ini menjadi kekurangan dan ingin akan mempunyai risiko yang lebih besar, laksana gagal panen dampak bencana banjir dan serangan hama sampai-sampai stok produk berkurang.

Salah satu risiko dari sifatnya yang masih tergantung pada alam ialah harga yang tidak stabil. Harga adalahsalah satu bagian pemasaran yang sangat urgen pada produk pertanian, tetapi ternyata tidak melulu sifat itu yang mengakibatkan harga produk pertanian tidak stabil. Berikut ialah penyebab dan penyelesaian dari harga produk pertanian yang tidak stabil.

Sifat Produk Musiman
Sifat beda produk pertanian ialah musiman, yang berarti produk itu akan mempunyai jumlah yang memadai pada masa-masa tertentu saja. Misalnya, pada musim panen padi bakal melimpahnya pasokan beras, tetapi pada musim paceklik pasokannya paling terbatas. Sifat ini pasti sangat memprovokasi stabilitas harga produk pertanian yang didapatkan petani. Saat pasokan membludak harga bakal jatuh, sedangkan ketika pasokan terbatas bakal terjadi lonjakan harga. https://www.faunadanflora.com Hal ini cocok dengan hukum permintaan dan penawaran andai harga akan diprovokasi oleh pasokan produk tersebut.

Fasilitas Penggudangan Kurang
Fasilitas penggudangan pun sering menjadi persoalan pada produk pertanian. Penggudangan menjadi solusi untuk sifat produk pertanian yang musiman, tetapi permasalahannya ialah bagaimana kualitas penggudangannya tersebut. Penggudangan tidak sedikit dirasa kurang, baik dari sisi ketersediaan dan kualitasnya. Tidak seluruh petani mempunyai akses guna penggudangan dan andai mempunyai pun tidak sedikit yang kurang berkualitas sehingga produk akan gampang rusak.

Kurangnya kemudahan penggudangan akan mengakibatkan petani darurat langsung menjual produk pertaniannya. Sama halnya dengan sifat musiman, andai sistem penggudangan tidak cukup maka pasokan bakal melimpah dan harga produk bakal menurun.

Distribusi yang Terhambat
Distribusi produk pertanian tidak jarang menjadi masalah masih adanya kecenderungan sifat kapitalisme yang mengakibatkan suatu distrik akan terpecah-pecah dimana masing-masing wilayah di dalamnya dikuasai oleh pihak swasta yang berbeda. Hal ini mengakibatkan kurangnya koordinasi sampai-sampai risiko kelangkaan produk di suatu wilayah semakin besar. Akan terjadi eskalasi produk di sebuah wilayah yang merasakan kelangkaan, tetapi di distrik lain harganya paling rendah.

SOLUSI
Terdapat sekian banyak solusi dari persoalan penyebab harga produk pertanian tidak stabil. Pertama, untuk menuntaskan masalah sifat musiman dapat dengan mengerjakan proses budidaya tidak serentak antar wilayah penghasil satu dengan wilayah lainnya. Pasokan produk tertentu contohnya cabai bakal terus terdapat dan harga bisa stabil. Kedua, pembangunan kemudahan penggudangan, baik di tingkat kumpulan tani maupun sentra penghasil. Jika satu petani tidak dapat membangun gudang penyimpanan yang pantas maka dapat bekerja sama dengan petani yang lainnya.

Ketiga, pemasaran satu atap atau koordinasi penyaluran yang terpusat. Jika koordinasi distribusi dilaksanakan satu pihak atau terpusat bakal lebih gampang untuk mengontrol dan menghindari kelangkaan produk di sebuah wilayah tertentu. Koordinasi ini pun harus terintegrasi hingga ke petani dalam menangani masalah sifat produk yang musiman dan dalam urusan penggudangan. Jika seluruh terlaksana dengan fasih maka kestabilan harga tentu akan lebih gampang tercapai.


Cara Menanam Bawang Merah

 - 
Cara Menanam Bawang Merah

Cara Menanam Bawang Merah

Bawang Merah, bersama cabe dan beras, barangkali merupakan komoditas yang takkan pernah kehilangan costumer di Indonesia. Budidaya bawang merah khususnya diminati banyak petani hortikultura, dikarenakan ia merupakan tanaman musiman, dan selain itu ia juga mempunyai nilai menjual yang cukup tinggi.

Cara Menanam Bawang Merah

Meskipun bawang merah tergolong enteng didapat dan bukan barang mahal, tetapi tak ada salahnya menanam bawang merah di rumah.

Nah, artikel kali ini akan membahas tentang langkah menanam bawang merah.

Lalu, bagaimana langkah menanam bawang merah ?

Artikel kali ini akan membahas seputar langkah budidaya bawang merah. Anda mampu mengfungsikan artikel ini sebagai pedoman langkah menanam bawang merah, dari memilih bibit sampai panen.

Memilih Bibit untuk Budidaya Bawang Merah
Tahap pertama dalam langkah menanam bawang merah adalah memilih bibitnya khususnya dulu. Bibit bawang merah ada berbagai macam varietas, dari benih lokal sampai hibrida hasil rekayasa genetik.

Bentuk benih bawang merah ada yang biji dan ada yangberupa umbi. Apabila Anda menghendaki menanam bawang merah di rumah, rasanya Anda tidak wajib membeli biji atau umbi khusus; cukup mengfungsikan bawang merah yang tetap ada di rumah saja.

Biasanya, bawang merah yang tidak terpakai akan menumbuhkan tunas. Gunakan saja bawang merah yang udah terlihat tunas ini. Namun bila bawang merahnya belum menghidupkan tunas, Anda mampu memotong sedikit bagian ujung umbi kurang lebih setengah centimeter. Ini sehingga bawang merah mampu tumbuh lebih cepat.

Memilih dan Mengolah Tanah untuk Menanam Bawang Merah
Kini Anda udah memilih bibit. Maka langkah sesudah itu adalah menyiapkan lahan. Ada sebagian perihal yang wajib diingat di sini.

Sebenarnya area yang paling bagus untuk menanam bawang merah adalah bila Anda tinggal di dataran rendah, bersama ketinggian kurang lebih 0-800 mdpl.

Sementara, temperatur lingkungan yang bagus untuk menanam bawang merah adalah jadi dari 27 sampai 32 derajat celsius, serta beroleh paparan cahaya matahari yang cukup.

Jadi bila Anda menghendaki menanam bawang merah di rumah, sebaiknya carilah area yang terkena cahaya matahari selama hari.

Sementara untuk pH tanah, yang Anda perlukan untuk menanam bawang merah adalah kurang lebih pH 5,6 sampai pH 7.

Tekstur tanah yang paling bagus untuk menanam bawang merah adalah yang sedikit liat.

Untuk langkah mengolah tanah dalam menanam bawang, caranya adalah sebagai berikut:

Gemburkan lebih pernah tanah bersama sendok tanah, lalu biarkan tanah berikut selama seminggu. Ini sehingga racun di tanah mampu terbawa angin dan terkena panas matahari.
Apabila kadar pH tanah di bawah 6 – 7, maka tambahkan kapur dolomite. Aduk tanah. Setelahnya, diamkan tanah berikut 2 minggu setelah sistem pengapuran.
Tebarkan pupuk kandang, lalu aduk tanah sehingga pupuk menyebar merata.
Diamkan bedengan yang udah diberi pupuk ini selama 1 minggu, sebelum akan sesudah itu siap ditanami bibit bawang merah.
Untuk menanam benihnya sendiri cukup mudah. Caranya adalah benamkan seluruh bagian umbi ke tanah, bersama calon tunas menghadap atas. Satu pot bersama diameter 30 cm mampu ditanam kurang lebih 4-5 umbi, tetapi wajib diperhatikan jarak antar umbi ini wajib sedikit renggang. Umbi juga mampu ditanam di gelas bekas air mineral, bersama hitungan satu gelas bekas untuk satu umbi.

Cara Perawatan Bawang Merah
Perawatan pada bawang merah terdiri dari sistem menyiram, pupuk, dan menjauhkan bawang dari hama.

Menyiram bawang merah mampu Anda jalankan pagi dan sore hari. Lakukan perihal ini sampai bawang merah dalam pot Anda berusia 10 hari. Setelah itu, kurangi frekuensi penyiramannya jadi sekali sehari sampai siap panen.

Proses perawatan sesudah itu adalah berikan pupuk. Proses ini ditunaikan bila bawang merah udah memasuki usia dua minggu. Jenis pupuk yang digunakan biasanya adalah campuran KCI, urea, dan ZA. Namun bila hanya memiliki pupuk kandang, tidak masalah.

Biasanya bila Anda menanam bawang merah dalam pot, gulma layaknya rumput liar akan jadi masalah. Yang wajib Anda jalankan adalah penyiangan secara berkala.

Mengendalikan Hama Bawang Merah
Bawang merah menyimpan potensi terjangkit hama dan penyakit. Biasanya bawang merah diserang hama ulat, yang seringkali menyerang daun dan meninggalkan bercak putih.

Pengendalian hama ini mampu ditunaikan bersama langkah biasa, yakni ambil ulat dan telurnya, lalu buang.

Bila Anda menanam bawang merah dalam kuantitas yang agak banyak, Anda mampu mengfungsikan perangkap feromon. Beli saja dua buah feromon sex. Ini akan mencegah ulat untuk berkembang biak, sekaligus membunuh telur-telur ulat.

Apabila ulat tetap terus berkembang, Anda mampu menyemprotkan insektisida klorfirifos.

Penyakit lainnya yang kerap dialami bawang merah adalah penyakit layu. Penyakit ini terjadi akibat jamur, lokasi yang terlalu lembab dan kurang bersih. Gejala yang enteng terlihat adalah daun bawang menguning dan semacam terpilin. Selain itu, pangkal pada bawang merah terlihat layaknya membusuk.

Apabila bawang merah Anda terkena penyakit ini, sebaiknya bakarlah tanaman tersebut. Setelah itu, segera semprotkan fungisida.

Panen Budidaya Bawang Merah
Bawang merah Anda udah mampu dipanen bila daun-daun bawang udah rebah kurang lebih 60-70%. Dari sini bawang udah mampu dicabut. Naun bila bibit Anda berasal dari umbi, maka tingkat rebah daun wajib capai 90%.

Namun bawang merah yang baru dipanen sebaiknya tidak segera digunakan untuk memasak. Ini dikarenakan kadar air dalam umbi tetap banyak. Sebaiknya keringkan pernah umbi bawang selama satu atau dua minggu.

Nah, demikianlah tadi saran singkat tentang langkah menanam bawang merah. Semoga bermanfaat untuk Anda.

sumber : https://www.budidayaternak.com/


Cara Menanam Bunga Mawar

 - 
Cara Menanam Bunga Mawar

Cara Menanam Bunga Mawar

Rumah yang cantik dapat merasa semakin indah bersama Kedatangan tanaman hias. Tanaman hias dapat mempercantik tempat tinggal Anda, sehingga nampak indah dan alami.

Cara Menanam Bunga Mawar

Ada banyak tanaman hias yang bisa Anda memilih untuk mempercantik tempat tinggal Anda. Kami dulu mengupas tanaman-tanaman hias unik sebelumnya, tetapi kali ini kami dapat mengupas perihal cara menanam bunga mawar.

Bunga mawar diminati banyak orang gara-gara ia memiliki warna dan wujud yang cantik. Bunga ini nampak paling indah pas ia setengah mekar, dan pas kelopaknya merekah ia menguarkan bau semerbak yang harum.

Mawar sendiri butuh perawatan yang intens sehingga ia nampak indah. Bunga mawar tergolong rentan, gara-gara seandainya perawatan dan penempatannya sembarangan, mawar justru tidak membuktikan keindahan terbaiknya.

Oleh gara-gara itu, artikel kali ini dapat mengupas tips sehingga bunga mawar Anda tumbuh bersama baik dan berbunga.

Persiapan Bibit Bunga Mawar
Langkah pertama tentu saja adalah buat persiapan bibit bunga mawar. Bibit bunga mawar yang Anda memilih haruslah yang berkualitas. Pilihlah bibit bunga yang sehat dan batangnya terlihat bersih dari tanda penyakit.

Bila tidak menginginkan bibit, Anda bisa mencari batang bunga mawar tua. Mawar termasuk bisa dibudidayakan bersama stek batang, asalkan batang yang Anda memilih adalah batang mawar tua.

Untuk fasilitas semai, Anda bisa pakai polybag atau pot. Gunakan campuran pupuk kandang dan tanah sebanyak 2 : 1. Kering anginkan fasilitas semai ini sepanjang tidak cukup lebih 15 hari. Setelahnya, buatlah lubang di fasilitas semai ini sedalam ukuran 3 atau 4 cm.

Lalu, tanamkan batang bunga mawar ini ke di dalam fasilitas semai. Lakukan perlahan, lalu tutup sisa lubang tanah. Letakkan polybag ini ke tempat yang teduh, terhindar dari cahaya matahari langsung.

Selain fasilitas pupuk kandang dan tanah, Anda termasuk bisa pakai campuran pupuk kandang, pasir, dan tanah. Rasionya adalah 1 : 4 : 4. Aduk rata, dan biarkan sepanjang 15 hari. Pupuk kandang yang digunakan sebaiknya telah difermentasi.

Anda boleh pakai pot plastik, yang penting di bawahnya tersedia lubang, sehingga sisa air bisa terbuang bersama baik. Jika tidak, pakai pot dari tanah. Untuk ukuran pot, pakai diameter sekurang-kurangnya 25 cm.

Cara Menanam Bunga Mawar pada Media Tanam
Apabila bibit telah merasa berkembang, itu tandanya bibit mawar Anda siap dipindah ke fasilitas tanam. Media tanam yang dimaksud adalah lahan, tetapi seandainya Anda selamanya menginginkan melanjutkan pengembangan di fasilitas pot, tidak masalah.

Langkah awal yang mesti Anda laksanakan adalah isikan basic fasilitas tanam pakai pecahan genting, sehingga air yang terlihat dari fasilitas tanam cukup banyak. Di atas pecahan genting ini diisi bersama campuran tanah, pasir, dan pupuk kandang. Isi hingga capai setengah bagian, lalu pindahkan bibit bunga mawar di tengah-tengah pot. Setelah itu tambahkan fasilitas tanam hingga potnya penuh.

Padatkan fasilitas tanam perlahan, sehingga bibit bunga bisa berdiri tegak. Setelah selesai, pindahkan fasilitas tanam ke tempat yang tidak terpapar cahaya matahari langsung.

Perawatan dan Pemeliharaan Bunga Mawar
Perawatan pada cara menanam bunga mawar adalah penyiraman, pemupukan, dan bantuan dari gulma dan hama.

Untuk penyiraman, mawar bisa disiram pagi dan sore, tetapi penyiraman satu kali sehari termasuk telah cukup. Namun direkomendasi untuk tidak menyiram bunga mawar secara berlebihan. Media tanam yang terlampau basah sebabkan akarnya cepat membusuk.

Supaya bunga mawar bisa tubuh subur, kebutuhan unsur hara pada tanah bisa terpenuhi bersama baik. Unsur hara bisa ditambahkan bersama pupuk kandang. Pupuk kandang bisa ditaburkan di sekitar tanaman, tetapi usahakan pupuk yang Anda beri tidak menyentuh batang tanaman secara langsung.

Selain pupuk kandang, Anda termasuk bisa menyiramkan pupuk NPK. Pupuk NPK bisa dilakukan bersama melarutkan pupuk cair bersama air. Takarannya adalah 1 sendok NPK dan lima liter air. Pemupukan bersama pupuk cair bisa dilakukan 15 hingga 20 hari sekali.

Selain bersama pupuk, beberapa limbah dapur termasuk bisa menyuburkan tanaman bunga mawar Anda. Anda bisa pakai ampas teh, atau air cucian beras (air tajin) sebagai pupuk organik.

Mawar dapat tumbuh bagus seandainya lahannya teduh dengan kata lain tidak terkena cahaya matahari langsung. Lokasinya termasuk mesti terlindungi dari hujan, gara-gara mawar tidak menyukai air berlebih.

Cara menanam bunga mawar yang baik termasuk butuh perubahan fasilitas tanam. Gantilah tanah dan pasir tiap setahun atau dua th. sekali, dan juga potong akarnya seandainya terlampau panjang. Ini sehingga mawar Anda terjaga perkembangan dan kesuburannya.

Adapaun persoalan yang terkadang dialami mawar adalah pembusukan akar. Untuk pencegahan penyakit, Anda bisa menyiram mawar bersama air dan tambahan larutan asam bensoat.

Hama Bunga Mawar
Seperti yang telah disebutkan, bunga mawar rentan terkena penyakit dan hama. Berikut ini adalah beberapa hama dan penyakit yang rentan dialami oleh mawar, sekaligus cara mengatasinya.

Penyakit pada bunga mawar: Bercak hitam
Daun mawar yang terkena penyakit ini dapat membuktikan bercak hitam pekat. Bercak ini dapat membesar dan menyatu, sehingga menjadi kuning. Bercak ini termasuk bisa berlangsung di tangkai, batang, kelopak, hingga tajuk bunga. Daun yang terserang penyakit ini dapat menjadi rontok.

Ini disebabkan oleh cendawan Marsonina rosae. Untuk membasmi cendawan ini bisa dilakukan bersama memangkas bagian tanaman yang telah terkena, dan memelihara kebersihan tempat sekitar bunga. Pengendalian kimiawi bisa dilakukan bersama menyemprot fungisida bersama propineb dan mankozeb, bersama konsentrasi yang dianjurkan.

Penyakit pada bunga mawar: Karat daun
Karat daun bisa terlihat bersama tanda-tanda bintik. Bintik-bintik ini berwarna jingga kemerahan di segi bawah daun. Pada segi atas daun, terlihat bercak bersudut bersama warna kemerahan. Daun yang berkarat ini dapat mudah rontok.

Penyakit ini disebabkan oleh cendawan Phragmidium mucronatum. Untuk pengendalian penyakit ini, bisa dilakukan bersama memangkas daun yang telah terkena, lalu dimusnahkan. Pengendalian kimiawi cukup disemprotkan fungisida berbahan aktif Zineb atau Maneb.

Penyakit pada bunga mawar: Tepung mildew
Tepung mildew pada mawar bisa diketahui dari munculnya tepung atau lapisan putih pada permukaan daun bawah dan atas. Daun yang terserang dapat menjadi kemerahan, lalu menguning lalu mudah rontok.

Penyakit ini disebabkan oleh cendawan Oidium sp. Untuk membasminya, ambil segera daun yang terkena cendawan, lalu singkirkan. Pengendalian kimiawi bisa dilakukan bersama menyemprotkan fungisida Belerang atau bahan aktif Pirazifos.

Penyakit pada bunga mawar: Bengkak pangkal batang
Penyakit yang rentan dialami bunga mawar seterusnya adalah bengkak di pangkal batang. Gejala khasnya adalah bengkak di pangkal batang yang dekat permukaan tanah. Tanaman dapat menjadi kerdil lalu perlahan mati.

Penyakit ini disebabkan oleh bakteri Agrobacterium tumefacien. Untuk pengendalian, cabut tanaman yang sakit lalu musnahkan. Penyakit ini termasuk bisa dicegah bersama pemangkasan pakai gunting steril. Pengendalian kimiawi bisa dilakukan bersama bakterisida berbahan aktif Streptomisin atau Oksitetrasikin.

Penyakit pada bunga mawar: Mosaik (belang-belang)
Penyakit yang rentan dialami mawar seterusnya adalah mosaik. Mosaik bisa dari daun yang berwarna menguning dan belang-belang, dan juga daun yang rontok hingga tersisa tulang daunnya saja.

Penyakit ini rentan dialami oleh bibit yang sejak awal telah sakit, sehingga penentuan bibit yang sehat bisa kurangi efek terkena penyakit ini. Namun pengendaliannya bisa dilakukan bersama penanaman bibit yang sehat dan pemeliharaan secara intensif. Semprotkan insektisida untuk mengusir serangga, dan juga bongkar tanaman yang telah sakit sehingga mawar yang lain tidak tertular.


KOSMOLOGI : MENGENALI ALAM SEMESTA

 - 

KOSMOLOGI : MENGENALI ALAM SEMESTA

KOSMOLOGI MENGENALI ALAM SEMESTA

KOSMOLOGI MENGENALI ALAM SEMESTA

Pengantar
Menikmati pemandangan alam merupakan salah satu kegiatan santai yang dapat mengendurkan ketegangan akibat tugas-tugas sekolah yang seringkali terasa demikian berat. Tidak jarang kesantaian itu berkembang menjadi kesenangan rutin yang lalu melahirkan kerinduan yang luar biasa pada alam, pada keteraturan yang tiba-tiba saja diikuti dengan amukan dan keporakporandaan yang menghilangkan monotoninya.
Keindahan visual yang begitu menawan menjadi kian lengkap apabila kita mampu mengelupas demi lapis tampilan alam semesta untuk sampai pada mekanisme mendasar yang melandasinya. Sarang burung di pucuk pohon bukan sekedar tempat mengeram telur jika kita mengerti bagaimana punjung jantan selalu saja memilih jerami terindah diselingi warna menawan untuk memikat betinanya. Padang rumput bukan sekedar hamparan permadani lembut yang nyaman jika kita mengerti bahwa kehijauannya memerlukan terlebih dahulu muka bumi yang bergolak selama berjuta-juta tahun. Ribuan bintang di langit malam bukan lagi kerlap-kerlip cantik jika kita mengerti bagaimana selama bermilyar-milyar tahun seonggok awan raksasa tanpa bentuk berputar dahsyat, memilin, dan mengerut, untuk menghadirkan gemerlap malam yang tak terjamah itu. Padang itu, bintang-bintang itu, menjadi saksi bahwa alam mampu menyelaraskan kesemrawutan.
Seringkali saya menerima pertanyaan, kenapa belajar kosmologi yang begitu jauh dari kehidupan manusia yang masih menuntut amat banyak perhatian? Ilmu ini seperti tidak berkaitan langsung dengan derap langkah manusia di Bumi yang sibuk menapak di planet kecil ini demi mengolah, membangun, dan menguasai alam. Kosmolog, dan para astronom, mengembarakan pikiran ke wilayah senyap di antara bintang-bintang. Adakah gunanya?

Mungkin kita bisa mendengar apa yang disampaikan seorang astrofisikawan kenamaan William Mc.Crea, bahwa kosmologi adalah sesuatu yang datang pada setiap orang, bukan sesuatu yang dapat dipilih untuk dipelajari. Mengapa? Kosmologi adalah seluruh sejarah upaya manusia untuk memahami semesta dan memahami kehadiran dirinya yang selalu bertanya, ‘mengapa aku ada di sini?’, ‘haruskah aku hadir?’ , ‘mengapa aku dapat hadir dalam alam semesta ini?’. Pertanyaan-pertanyaan seperti ini sudah menggema sejak manusia tegak berdiri di muka Bumi dan menengadah ke langit.

Apakah kosmologi?

Istilah kosmologi berasal dari bahasa Yunani kosmos yang dipakai oleh Pythagoras (580-500 SM) untuk melukiskan keteraturan dan harmoni pergerakan benda-benda langit. Istilah ini dipakai lagi dalam pembagian filsafat Christian Wolff (1679-1754).
Kosmologi adalah pengetahuan tentang alam semesta. Dalam penggunaan modern oleh para ilmuwan, kosmologi adalah cabang ilmu pengetahuan yang berupaya memahami struktur ruang-waktu dan komposisi alam semesta skala besar dengan menggunakan metode ilmu pengetahuan alam. Ini berarti kosmologi memanfaatkan pengamatan rinci untuk memperoleh data dan memanfaatkan teori-teori fisika untuk menafsirkan data tersebut, serta mempergunakan penalaran matematika atau penalaran logika lainnya yang terkandung dalam teori-teori tersebut untuk memperoleh pengetahuan lengkap mengenai alam semesta fisik.
Kosmologi bukan astronomi yang membagi-bagi seluruh alam semesta menjadi galaksi, bintang, planet, bulan, lalu menelaahnya satu demi satu. Kosmologi memadukan semua cabang dan ranting pohon ilmu pengetahuan untuk memperoleh gambaran yang menyeluruh mengenai alam semesta. Kosmologi menelaah ruang dan waktu, menyelidiki asal-usul semua materi pengisi alam, mempelajari peristiwa kosmis penting, termasuk asal mula kehidupan dan kemungkinan perkembangan kecerdasan.
Masalah yang dihadapi para kosmolog modern adalah mempersatukan sifat-sifat alam semesta teramati untuk memperoleh model-model alam semesta yang akan mendefinisikan struktur dan evolusinya. Model alam semesta menjadi sarana yang dibangun manusia untuk memperoleh gambaran mengenai alam semesta yang demikian luas. Model ini dibentuk dengan bertumpu pada data empiris dan teori-teori fisika. Model alam semesta pun senantiasa diujikan. Hasil-hasil amatan baru atau teori-teori baru akan mengubah model alam semesta dari waktu ke waktu.
Apakah model yang dibangun para kosmolog merupakan cermin Alam Semesta? Kita mungkin tidak pernah dapat memastikannya. Dalam membuat model alam semesta, para kosmolog ibarat seorang pembuat topeng yang harus memasangkan topeng buatannya pada seraut wajah tak dikenal, Alam Semesta. Ia hanya mempunyai satu Alam Semesta, dan ia berada di dalamnya. Ia tidak pernah mengetahui seperti apakah Alam Semesta sesungguhnya. Kosmolog bukan membuat potret alam semesta, ia hanya membuat analoginya. Upaya ini tidak sederhana, namun terbukti berhasil melahirkan teori-teori tentang asal usul, struktur dan evolusi alam semesta yangdari waktu ke waktu menambah pemahaman kita mengenai ruang maha besar yang kita huni ini.

Dari Kosmos Magis ke Mitologi

Kosmologi modern didukung oleh piranti pengamatan astronomis dan sarana penghitung yang amat canggih, sehingga bahkan wilayah-wilayah alam semesta yang luar biasa jauh pun dapat dimasukkan ke dalam jangkauan pengetahuannya. Namun sebetulnya, selama ribuan tahun sebelumnya, manusia berjuang membuat model alam semestanya dengan hanya bertumpu pada mata telanjang dan perhitungan sederhana.
Model alam semesta paling dini dalam sejarah kosmologi adalah kosmos magis yang dipenuhi oleh emosi gaib. Kosmos ini melahirkan kisah-kisah menakutkan yang sering kita jumpai dalam dongeng masa kecil. Tidak jelas kapan era ini berawal, tetapi yang jelas masa ini berakhir ketika manusia mulai membangun dan menghuni kota-kota sekitar 10.000 tahun lalu.
Pada era ini, kekuatan magis yang bergentayangan dari pohon ke pohon, meloncat dari satu gumpalan awan ke gumpalan lainnya, yang mendebur dari lautan ke daratan, atau di mana pun mereka bersemayam, menjelma ke dalam tubuh dewa dan dewi penguasa kosmos. Inilah era mitologi. Mitologi menjadi kosmologi prailmu, karena mitologi adalah upaya tertua manusia untuk mulai menjelaskan kosmos dengan cara yang sistematik.
Mitologi tertua mengenai alam semesta yang dapat ditelusuri sejauh ini, berasal dari Sumeria (sekarang Irak), Babilonia, Yunani Cina, Suku Maya dan India. Isi mitologi amat beragam, tetapi umumnya dapat ditarik sebuah kesimpulan sederhana bahwa semua model itu bersifat antroposentrik, yaitu menjadikan manusia sebagai pusat segala kegiatan di dalam alam semesta. Para dewa dan dewi yang sedemikian kuasanya pun hanya disibukkan oleh urusan manusia dari waktu ke waktu.

Awal untuk sebuah Kosmologi Modern

Mitologi merupakan upaya menjelaskan gejala yang tampil di alam dengan cara mencari penyebabnya di luar alam, yaitu kehendak para dewa dan dewi. Era mitologi mulai berakhir ketika manusia tidak lagi mencari penyebab gejala di luar alam, melainkan dari dalam alam sendiri. Para filsuf Yunani mulai memikirkan air, atau udara, atau api, sebagai penyebab segala sesuatu di dalam. Inilah tahap filsafat alam yang dimulai kira-kira abad ke-6 SM.
Sekalipun demikian, gagasan kosmos antroposentrik tetap melekat dalam pemikiran Yunani kuno dan terwujudkan dalam gagasan kosmos geosentrik. Bermacam-macam model alam semesta muncul dan tenggelam sejak itu, tetapi ada satu kosmos geosentrik yang diyakini kebenarannya selama lebih dari 14 abad. Kosmos itu adalah kosmos geosentrik Ptolomaues yang diajukan tahun 140. Ptolomaues yakin bahwa bukan saja Bumi itu adalah pusat tata surya, tetapi pusat gerak seluruh alam semesta. Dengan bantuan aturan-aturan geometri yang rumit, ia mencoba menjelaskan gerak benda-benda langit yang tampak sepanjang tahun. Kosmos geosentrik ini terasa nyaman untuk manusia, karena bukan saja berarti bahwa ia tetap menjadi pusat kegiatan kosmos, tetapi juga bahwa ia adalah mahluk yang pantas mendapat perhatian khusus.
Penggeseran posisi manusia dari tempat yang dipertahankan selama hampir sepanjang sejarah pemikiran manusia itu berlangsung melalui konsep heliosentris yang diajukan Copernicus. Copernicus mengatakan bahwa gerak benda-benda langit sepanjang tahun yang seakan-akan mengelilingi Bumi sesungguhnya adalah gerak semu akibat peredaran Bumi mengelilingi Matahari. Semua planet dan bulan-bulannya mengedari Matahari dalam suatu tata surya; di luar planet yang terjauh terdapat selubung bintang-bintang yang semuanya berpusat di Matahari. Seluruh semesta berpusat di Matahari. Referensi : gurupendidikan.co.id