Home Budidaya • Solusi dan Penyebab Ketidakstabilan Harga pada Produk Pertanian

Solusi dan Penyebab Ketidakstabilan Harga pada Produk Pertanian

 - 

Produk pertanian mempunyai sifat yang bertolak belakang dengan produk lainnya. Produk pertanian masih paling bergantung pada alam guna menghasilkan kualitas maupun kuantitas yang memadai. Masih tidak banyak pengaplikasian pertanian canggih yang telah tidak bergantung pada alam lagi. Sifat ini menjadi kekurangan dan ingin akan mempunyai risiko yang lebih besar, laksana gagal panen dampak bencana banjir dan serangan hama sampai-sampai stok produk berkurang.

Salah satu risiko dari sifatnya yang masih tergantung pada alam ialah harga yang tidak stabil. Harga adalahsalah satu bagian pemasaran yang sangat urgen pada produk pertanian, tetapi ternyata tidak melulu sifat itu yang mengakibatkan harga produk pertanian tidak stabil. Berikut ialah penyebab dan penyelesaian dari harga produk pertanian yang tidak stabil.

Sifat Produk Musiman
Sifat beda produk pertanian ialah musiman, yang berarti produk itu akan mempunyai jumlah yang memadai pada masa-masa tertentu saja. Misalnya, pada musim panen padi bakal melimpahnya pasokan beras, tetapi pada musim paceklik pasokannya paling terbatas. Sifat ini pasti sangat memprovokasi stabilitas harga produk pertanian yang didapatkan petani. Saat pasokan membludak harga bakal jatuh, sedangkan ketika pasokan terbatas bakal terjadi lonjakan harga. https://www.faunadanflora.com Hal ini cocok dengan hukum permintaan dan penawaran andai harga akan diprovokasi oleh pasokan produk tersebut.

Fasilitas Penggudangan Kurang
Fasilitas penggudangan pun sering menjadi persoalan pada produk pertanian. Penggudangan menjadi solusi untuk sifat produk pertanian yang musiman, tetapi permasalahannya ialah bagaimana kualitas penggudangannya tersebut. Penggudangan tidak sedikit dirasa kurang, baik dari sisi ketersediaan dan kualitasnya. Tidak seluruh petani mempunyai akses guna penggudangan dan andai mempunyai pun tidak sedikit yang kurang berkualitas sehingga produk akan gampang rusak.

Kurangnya kemudahan penggudangan akan mengakibatkan petani darurat langsung menjual produk pertaniannya. Sama halnya dengan sifat musiman, andai sistem penggudangan tidak cukup maka pasokan bakal melimpah dan harga produk bakal menurun.

Distribusi yang Terhambat
Distribusi produk pertanian tidak jarang menjadi masalah masih adanya kecenderungan sifat kapitalisme yang mengakibatkan suatu distrik akan terpecah-pecah dimana masing-masing wilayah di dalamnya dikuasai oleh pihak swasta yang berbeda. Hal ini mengakibatkan kurangnya koordinasi sampai-sampai risiko kelangkaan produk di suatu wilayah semakin besar. Akan terjadi eskalasi produk di sebuah wilayah yang merasakan kelangkaan, tetapi di distrik lain harganya paling rendah.

SOLUSI
Terdapat sekian banyak solusi dari persoalan penyebab harga produk pertanian tidak stabil. Pertama, untuk menuntaskan masalah sifat musiman dapat dengan mengerjakan proses budidaya tidak serentak antar wilayah penghasil satu dengan wilayah lainnya. Pasokan produk tertentu contohnya cabai bakal terus terdapat dan harga bisa stabil. Kedua, pembangunan kemudahan penggudangan, baik di tingkat kumpulan tani maupun sentra penghasil. Jika satu petani tidak dapat membangun gudang penyimpanan yang pantas maka dapat bekerja sama dengan petani yang lainnya.

Ketiga, pemasaran satu atap atau koordinasi penyaluran yang terpusat. Jika koordinasi distribusi dilaksanakan satu pihak atau terpusat bakal lebih gampang untuk mengontrol dan menghindari kelangkaan produk di sebuah wilayah tertentu. Koordinasi ini pun harus terintegrasi hingga ke petani dalam menangani masalah sifat produk yang musiman dan dalam urusan penggudangan. Jika seluruh terlaksana dengan fasih maka kestabilan harga tentu akan lebih gampang tercapai.

Author:m7xap