Home Pendidikan • Universitas Al Azhar di Mesir Promosikan Citra Islam yang Lebih Modern

Universitas Al Azhar di Mesir Promosikan Citra Islam yang Lebih Modern

 - 
Universitas Al Azhar di Mesir Promosikan Citra Islam yang Lebih Modern

Universitas Al Azhar di Mesir Promosikan Citra Islam yang Lebih Modern

Universitas Al Azhar, sentra penting dari hukum Islam, udah mengupayakan menggambarkan citra Islam yang lebih moderen untuk melawan Islam yang keras sebagaimana yang dianut oleh ISIS, Al Qaida atau kelompok-kelompok militan lainnya.

Universitas Al Azhar di Mesir Promosikan Citra Islam yang Lebih Modern

Upaya otorita berwenang di dalam perihal keagamaan di Al Azhar untuk mengendalikan fatwa yang dikeluarkan merupakan anggota dari siasat yang digunakan group moderat untuk melawan ulama yang menopang aksi kekerasan dan kematian.

Teroris militan Islam di Mesir udah meninggalkan jejak kehancuran.

Hilangnya nyawa warga tidak berdosa di dalam pemboman gereja dan serangan-serangan lain udah mendorong pemerintah berwenang mengutuk ulama-ulama ekstremis Islami yang menopang aksi kekerasan dan pertumpahan darah.

Ulama-ulama garis keras, layaknya ulama pro-Islamis Sheikh Youssef Al Qaradawi, dituduh udah mengeluarkan putusan atau fatwa yang membetulkan pembunuhan polisi, perwira militer dan warga Kristen. Qaradawi mengaku tidak bersalah.

Ekstremis Islam udah meningkatkan aksi kekerasan sejak penggulingan Presiden Mohammad Morsi terhadap Juli 2013 lalu. Banyak pendukungnya yang dipenjara, saat sejumlah pendukung lainnya mengupayakan melakukan aksi kekerasan.

Otorita keagamaan terkemuka di Universitas Al Azhar Mesir, Sheikh Ahmed Tayeb, menilai ulama-ulama Islam yang menyampaikan kutbah perihal aksi kekerasan sesungguhnya tidak menggambarkan Islam secara keseluruhan.

“Islam tidak boleh dianggap sebagai agama teroris hanya dikarenakan sebagian pengikutnya udah membajak sejumlah postingan dan keliru menafsirkannya untuk membunuh dan menumpahkan darah orang-orang yang tidak bersalah,” ujar Tayeb.

Presiden Mesir Abdel Fattah el Sissi termasuk menyerukan untuk mereformasi atau memperbarui Islam sehingga memproyeksikan citra yang lebih ramah.

Salah satu langkah baru yang ditunaikan para ulama yang punya kaitan bersama Al Azhar untuk menghambat ekstremisme adalah bersama beri tambahan nasehat keagamaan kepada penumpang2 yang tengah transit di sebuah kios “fatwa” di stasiun Metro Kairo.

Sheikh Mohamed Zaki, kepala pengkutbah di Al Azhar, menjelaskan terhadap VOA bahwa meskipun keyakinan utama Islam tidak dapat diubah, citra dan penerapannya wajib sesuai bersama kehidupan sehari-hari.

“Setiap generasi baru mendapat faedah dari ajaran Islam, yang selamanya tidak beralih dan selamanya sebagaimana yang disampaikan Tuhan terhadap mereka, namun selamanya relevan layaknya layaknya ranting baru terhadap dahan sebuah pohon,’’ kata Zaki.

Beberapa th. terakhir ini Al Azhar udah halangi area gerak para ulama ekstremis bersama menghambat mereka menyampaikan kutbah di mesjid-mesjid yang dikendalikan Al Azhar, namun sebagaimana disampaikan Mohamed Zak, sarana yang menyebarluaskan ajaran mereka semestinya termasuk dikenai sanksi.’’

Author:m7xap