POLA-POLA DALAM PRAKTEK MAFIA PERADILAN

 - 
POLA-POLA DALAM PRAKTEK MAFIA PERADILAN
POLA-POLA DALAM PRAKTEK MAFIA PERADILAN

POLA-POLA DALAM PRAKTEK MAFIA PERADILAN

POLA-POLA DALAM PRAKTEK MAFIA PERADILAN

POLA-POLA DALAM PRAKTEK MAFIA PERADILAN

Bahkan tidak bisa kita bantah lagi, bahwa pola-pola praktek mafia peradilan dan mafia kasus dalam tubuh sistem peradilan pidana kita sudah tumbuh sedemikan rupa, hingga sudah hampir dapat kita katakan terorganisir dengan rapi. Adapun pola-pola tersebut mulai dari tingkat penyelidikan hingga pada proses eksekusi, adalah sebagai berikut:

1.1.  KEPOLISIAN

A. Tahap Penyelidikan

1.   Permintaan uang jasa

  • Laporan ditindaklanjuti setelah menyerahkan uang jasa.

2.   Penggelapan perkara

  • Penanganan perkara dihentikan setelah ada kesepakatan membayar sejumlah uang kepada polisi.

B. Tahap Penyidikan

1.   Negosiasi Perkara

  • Tawar menawar pasal yang dikenakan terhadap tersangka dengan imbalan uang yang berbeda-beda.
  • Menunda surat pemberitahuan dimulainya penyidikan kepada kejaksaan.

2.   Pemerasan oleh Polisi

  • Tersangka dianiaya lebih dulu agar mau kooperatif dan menyerahkan uang.
  • Mengarahkan kasus lalu menawarkan jalan damai.

C. Pengaturan Ruang Tahanan

  • Penempatan di ruang tahanan menjadi alat tawar-menawar.

1.2. KEJAKSAAN

1. Pemerasan

  • Penyidikan diperpanjang untuk merundingkan uang damai.
  • Surat panggilan sengaja tanpa status “saksi” atau “tersangka”, pada ujungnya saat pemeriksaan dimintai uang agar statusnya tidak menjadi “tersangka”.

2. Negosiasi Status

  • Perubahan status tahanan seorang tersangka juga jadi alat tawar-menawar.

3. Pelepasan Tersangka

  • Melalui surat perintah penghentian penyidikan (SP3) atau sengaja membuat dakwaan yang kabur (obscuur libel) sehingga terdakwa divonis bebas.

4. Penggelapan Perkara

  • Berkas perkara dapat dihentikan jika memberikan sejumlah uang.
  • Saat dilimpahkan ke kejaksaan, polisi menyebutkan “sudah ada yang mengurus” sehingga tidak tercatat dalam register.

5. Negosiasi perkara

  • Proses penyidikan yang diulur-ulur merupakan isyarat agar keluarga tersangka menghubungi jaksa.
  • Dapat melibatkan calo, antara lain dari kejaksaan, anak pejabat, pengacara rekanan jaksa.
  • Berat atau kecilnya dakwaan menjadi alat tawar-menawar.

6. Pengurangan tuntutan

  • Tuntutan dapat dikurangi apabila tersangka memberikan uang.
  • Berita acara pemeriksaan dibocorkan saat penyidikan.
  • Pasal yang disangkakan juga dapat diperdagangkan.

1.3. PERSIDANGAN

1. Permintaan uang jasa

  • Pengacara harus menyiapkan uang ekstra untuk bagian registrasi pengadilan.

2. Penentuan Majelis Hakim

  • Dapat dilakukan sendiri, atau menggunakan jasa penitera pengadilan.

3. Negosiasi putusan

  • Sudah ada koordinasi sebelumnya mengenai tuntutan jaksa yang berujung pada vonis hakim.
  • Tawar menawar antara hakim, jaksa dan pengacara mengenai besarnya hukuman serta uang yang harus dibayarkan.

1.4.  TAHAP BANDING PERKARA

1. Negosiasi putusan

  • Pengacara menghubungi hakim yang mengadili, lalu tawar-menawar hukuman.

2. Penundaan eksekusi

  • Pelaksanaan putusan dapat ditunda dengan membayar sejumlah uang kepada jaksa melalui calo perkara atau pelaksana eksekusi.

1.5. LEMBAGA PEMASYARAKATAN

  1. Pungutan bagi pengunjung
  2. Uang cuti
  3. Menggunakan orang lain yang identitasnya disesuaikan dengan identitas terpidana.
  4. Perlakuan istimewa.

Melalui pola-pola tersebut, para oknum-oknum penegak hukum melancarkan aksinya, dan jarang sekali ada hukum yang menjerat para pelakunya. Walaupun sesungguhnya praktek yang seperti ini sering terjadi dan selalu mencuat ke permukaan, namun belum ada upaya hukum yang dilakukan terhadap pelaku-pelakunya.

  1. 2. UPAYA MENANGGULANGI PRAKTEK MAFIA PERADILAN DAN MAFIA KASUS

Layaknya sebuah penyakit, harus dicari obat untuk menyembuhkannya. Demikian juga untuk menanggulangi praktek mafia peradilan dan mafia kasus kita harus mencari formulasi untuk memberantas hingga ke akar-akarnya. Walaupun bukan sebuah pekerjaan yang gampang, namun kita tetap harus melakukan perubahan untuk mencapai sesuatu yang lebih baik.

Selain melakukan penanggulan dari dalam (internal), kita juga harus melakukan penanggulangan dari luar (eksternal). Penanggulangan dari dalam meliputi, melakukan pembersihan terhadap oknum-oknum yang sudah terkontaminasi “penyakit” mafia peradilan dan mafia kasus di dalam lembaga penegak hukum itu sendiri, selain itu juga peningkatan SDM dan kesejahteraan para penegak hukum juga sangat penting, mengingat masalah kesejahteraan selalu alasan untuk melakukan hal-hal yang menyimpang. Pemutusan generasi juga dapat menjadi salah satu solusi untuk memutus rantai mafia peradilan dan mafia kasus yang sudah mencemari sistem.

Sementara itu, penanggulangan dari luar dapat dilakukan dengan melakukan control diri (self control) bagi individu-individu dan masyarakat. Tidak memberikan ruang bagi para pelaku juga merupakan contoh penanggulangan praktek mafia peradilan dan mafia kasus.

Namun di atas semua itu, perbaikan moral bangsa adalah hal yang utama dalam pemberantasan praktek mafia peradilan dan mafia kasus. Apalagi dengan didukung adanya kepastian hukum dan jerat hukum yang jelas dan tegas bagi para pelakunya akan semakin membuat pemberantasan praktek mafia peradilan dan mafia kasus akan semakin mudah.

Baca Juga ;


MAFIA PERADILAN

 - 
MAFIA PERADILAN
MAFIA PERADILAN

MAFIA PERADILAN

MAFIA PERADILAN

MAFIA PERADILAN

Tak henti-hentinya negeri ini menangis dengan berbagai tragedi yang silih berganti menggoncang kedamaian negeri ini. Mulai dari bencana alam yang datang tiba-tiba tanpa aba-aba hingga krisis ekonomi yang tak kunjung menemui jalan akhir. Hampir 65 lima tahun negeri ini sudah bebas dari penjajah, dan sudah sepuluh tahun sejak reformasi menduduki negeri, namun tanda-tanda perubahan dan kesejahteraan rakyat belum kunjung tiba waktunya.

Sesungguhnya negeri ini belum merdeka. Negeri ini masih hidup dalam kungkungan penjajahan, penjajahan kemiskinan, kebodohan, kemelaratan, ketidakadilan serta kesewenang-wenangan. Hukum seakan tidak memiliki taring untuk menerkam para penjahat-penjahat berdasi yang menjajah negerinya sendiri.

Belum hilang dari ingatan kita, tentang kasus mafia peradilan dan mafia kasus yang beberapa bulan terakhir ini selalu menghiasi media massa di negeri ini. Sebuah berita yang menggugah rasa keadilan kita, sungguh membuat hati menangis. Kasus suap semakin merajalela dikalangan para punggawa-punggawa penegak hukum kita. Hukum seakan-akan terbeli oleh segepok rupiah di tangan mereka. Tanpa rasa malu berbicara ini dan itu di media, seakan-akan dirinya bersih dari segala kejahatan yang dituduhkan kepadanya.

Kasus terakhir yang mencuat adalah mafia pajak yang melibatkan Gayus Tambunan, yang juga menyeret beberapa oknum penegak hukum di lingkungan kejaksaan dan pengadilan, berhasil menyita perhatian public. Banyak spekulasi yang beredar di masyarakat, mulai obrolan tingkat tinggi para pakar hukum, hingga obrolan ringin di warung nasi kucing. Semuanya membahas mengenai kasus ini.

Membaca artikel di atas,  yang menyatakan bahwa Mahkamah Agung (MA) mengaku telah menindak 30 hakim terkait praktik makelar kasus (markus) karena dinilai mengganggu independensi hakim. Jumlah 30 hakim bukan lah jumlah yang kecil. Bayangkan apa yang terjadi pada penegakan hukum di negeri ini, jika para penegak hukum yang seharusnya menegakkan hukum, malah mempermainkan hukum itu sendiri. Kemana lagi masyarakat mencari keadilan dan perlindungan hukum, sementara penegak hukum itu sendiri sudah menghianati mereka.

Namun walaupun ketua Mahkamah Agung mengatakan bahwa pihaknya sudah menindak para hakim yang melakukan praktek makelar kasus, namun tidak serta membuat pesoalan ini menjadi sederhana atau bahkan selesai. Itu baru permulaan, harus kita akui bahwa negeri ini sudah cukup sekarat hukumnya. Sangat sulit untuk mempercayai siap penegak hukum yang bisa berbuat adil, karena hampir semua sistem Peradilan yang ada sudah tercemar oleh mafia peradilan dan makelar kasus.

Patut kita puji upaya dari Mahkamah Agung dalam menertibkan hakim-hakimnya agar tidak melakukan praktek mafia peradilan dan mafia kasus. Tetapi perlu kita ingat juga, bahwa peran masyarakat secara luas juga merupakan unsur penting dalam memerangi mafia peradilan mafia kasus. Karena tanpa kita sadari, bahwa kebiasaan dari masyarakat kita yang cenderung instan dan suka bertele-tele merupakan faktor utama yang menciptakan budaya korup di dalam masyarakat itu sendiri.

Sumber :https://indianapoliscoltsjerseyspop.com/


CALON MAHASISWA BATAK UNNES

 - 
CALON MAHASISWA BATAK UNNES
CALON MAHASISWA BATAK UNNES

CALON MAHASISWA BATAK UNNES

CALON MAHASISWA BATAK UNNES

CALON MAHASISWA BATAK UNNES

HORAS TANO BATAK…!!!!!!

BAGAIMANA KABARNYA ADEK-ADEK CALON MAHASISWA DARI TANAH BATAK. BUAT YANG LULUS NANTI DI SNMPTN SELAMAT DAN SUKSES YA. DAN BUAT KAMU YANG BELUM LULUS TAHUN INI, JANGAN PUTUS ASA, KAN MASIH BISA DICOBA TAHUN DEPAN. DAN JUGA KULIAH DI SWASTA JUGA GAK MASALAH KAN…

POKOKNYA SELAMAT DATANG LAH DI DUNIA BARU, DUNIA PERKULIAHAN…

OH YA….

BUAT KAMU MAHASISWA BATAK YANG DATANG DARI BONA PASOGIT (TARUTUNG, SIBORONGBORONG, BALIGE, PORSEA, PAHAE, SIPAHUTAR, GAROGA, SAMOSIR DAN SELURUH SUMATERA UTARA) DAN JUGA ORANG BATAK YANG DATANG DARI RANTAU, YANG LULUS SNMPTN DI UNIVERSITAS NEGERI SEMARANG (UNNES) YANG TIDAK PUNYA KENALAN DI KOTA SEMARANG DAN YANG PUNYA KENALAN PUN GAK APA-APA. JIKA KAMU BUTUH BANTUAN UNTUK MENDAPATKAN INFORMASI SEPUTAR REGISTRASI MAHASISWA BARU, MAU CARI KOS-KOSAN, JEMPUT DI BANDARA, TERMINAL, LOKET BUS, STASIUN ATAU DI PINGGIR JALAN. JANGAN KHAWATIR, KAMU SILAHKAN HUBUNGI SAYA.

SAYA DAN TEMAN-TEMAN AKAN BANTU ADEK-ADEK DAN ITO-ITO SEMUA.

DAN JIKA KAMU BERMINAT HUBUNGI SAJA KE

Sumber : https://indianapoliscoltsjerseyspop.com/


Rektor ITS Tegaskan Tak Akan Kurangi Kuota Maba

 - 
Rektor ITS Tegaskan Tak Akan Kurangi Kuota Maba
Rektor ITS Tegaskan Tak Akan Kurangi Kuota Maba

Rektor ITS Tegaskan Tak Akan Kurangi Kuota Maba

Rektor ITS Tegaskan Tak Akan Kurangi Kuota Maba

Rektor ITS Tegaskan Tak Akan Kurangi Kuota Maba

Menanggapi keinginan Asosiasi Perguruan Tinggi Swasta Indonesia

(Aptisi) mengenai pembatasan jumlah mahasiswa baru Perguruan Tinggi Negeri (PTN), Rektor Institut Teknologi Sepuluh Nopember (ITS) Surabaya, Prof Ir Joni Hermana MScEs PhD menegaskan bahwa ITS akan tetap mempertahankan kuota penerimaan mahasiswa baru (maba).

Menurut Joni, hal ini dikarenakan Indonesia saat ini masih kekurangan sarjana sains dan sarjana teknik. Joni meyakini yang dimaksud dengan pengurangan kuota maba adalah mahasiswa dari kelompok program studi (prodi) sosial, politik, budaya, hukum, dan humaniora. Hal ini tercermin dari persentase lulusan prodi tersebut yang mencapai 60 persen tiap tahunnya. Sementara jumlah lulusan sains dan teknologi hanya berkisar 20 persen dari total wisudawan perguruan tinggi di Indonesia.

“Kami masih akan tetap mempertahankan jumlah kuota penerimaan maba

untuk saat ini, mengingat Indonesia masih memerlukan banyak sarjana sains dan teknik,” tandas guru besar Departemen Teknik Lingkungan ITS ini.

Pengurangan kuota maba PTN, lanjut Joni, tidak akan lantas meningkatkan jumlah mahasiswa perguran tinggi swasta (PTS). “Jika dikalkulasi, jumlah PTS di Indonesia saat ini sebanyak 4.300, sementara yang diminta mengurangi kuota maba hanya sekitar 140 PTN. Jumlah tersebut sangatlah tidak sebanding,” terang Joni.

Lagi pula, imbuh Joni, melanjutkan pendidikan ke jenjang perguruan tinggi

merupakan hak setiap siswa di Indonesia. Artinya, para siswa tersebut tidak boleh dipaksa untuk masuk ke perguruan tinggi mana, apalagi dengan kapasitas dosen dan fasilitas yang sangat berbeda.

Melihat hal tersebut, Joni menganggap tidak perlu ada pembatasan maba yang diterima PTN sesuai apa yang diusulkan Aptisi. Terlebih, PTN juga mempunyai standar baku tentang berapa kapasitas mahasiswa yang dapat diterima. Semua telah dihitung berdasarkan rasio dosen, fasilitas ruang kelas, serta laboratorium dan peralatan.

 

Baca Juga :


ITS Siap Pasarkan Mesin Cetak Braille Pertama Karya Anak Bangsa

 - 
ITS Siap Pasarkan Mesin Cetak Braille Pertama Karya Anak Bangsa
ITS Siap Pasarkan Mesin Cetak Braille Pertama Karya Anak Bangsa

ITS Siap Pasarkan Mesin Cetak Braille Pertama Karya Anak Bangsa

ITS Siap Pasarkan Mesin Cetak Braille Pertama Karya Anak Bangsa

ITS Siap Pasarkan Mesin Cetak Braille Pertama Karya Anak Bangsa

Setelah sukses mengembangkan hasil risetnya lebih baik lagi, Institut Teknologi Sepuluh Nopember

(ITS) Surabaya mengujicobakan mesin cetak huruf Braille hasil karya tim dosen dari Fakultas Teknologi Elektro (FTE) di sekolah luar biasa (SLB) Yayasan Pendidikan Anak Buta (YPAB) di Jalan Gebang Putih, Surabaya, Kamis (23/11).

Mesin cetak Braille (Braille Embossers) ini merupakan mesin pencetak huruf Braille, yakni aksara yang digunakan para penyandang tunanetra untuk membaca. Sehingga hasil cetakannya pun berbeda dengan printer pada umumnya, karena huruf yang dicetak berbentuk timbul. Mesin yang dapat mencetak 1.200 halaman per jam ini dikembangkan oleh tim dosen dari FTE ITS dengan tim inti yang beranggotakan tiga orang, yakni Dr Tri Arief Sardjono ST MT (ketua tim), Ir Tasripan MT, dan Ir Hendra Kusuma MEngSc.

Tim ITS ini sebenarnya telah menggarap riset mesin cetak Braille ini sejak tahun 2012

lalu saat masih menjadi Jurusan Teknik Elektro di bawah Fakultas Teknologi Industri (FTI). Mesin cetak Braille ini merupakan pengembangan dari mesin cetak dari Norwegia yang telah dimiliki oleh sejumlah SLB di Indonesia yang kondisinya sudah tidak layak. “Tim dari ITS saat itu diminta oleh Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemdikbud) untuk membantu memperbaikinya,” jelas Tri Arief Sardjono yang saat ini menjabat sebagai Dekan FTE.

Akhirnya tahun 2014, lanjut pria yang kerap disapa Arief ini, ITS juga berhasil membuat prototype

hasil pengembangan mesin cetak Braille dari Norwegia tersebut menjadi lebih baik lagi dalam beberapa fiturnya. INi juga merupakan mesin cetak Braille karya anak bangsa Indonesia yang pertama ada. Karena di Indonesia, sampai saat ini tidak ada perusahaan manufaktur mesin cetak Braille. “Tahun 2015, ITS berhasil mendistribusikan tiga prototype mesin ini ke SLB di Jayapura, Ambon, dan Pangkal Pinang,” paparnya.

Saat ini, kata Arief, ITS telah diamanahi oleh Kementerian Riset Teknologi dan Pendidikan Tinggi (Kemristekdikti) dalam Program Pengembangan Teknologi Industri (PPTI) dan Pendidikan Khusus dan Layanan Khusus (PKLK) Dikdasmen Kemdikbud untuk membuatkan masing-masing satu prototipe dengan bantuan dana Rp 390 juta per mesin. Selain bertugas untuk membuat prototipe, ITS pun memperbaiki mesin dari Norwegia tersebut.

 

Sumber :

https://obatsipilisampuh.id/


Wajah Baru MMT-ITS Kampus Tjokroaminoto

 - 
Wajah Baru MMT-ITS Kampus Tjokroaminoto
Wajah Baru MMT-ITS Kampus Tjokroaminoto

Wajah Baru MMT-ITS Kampus Tjokroaminoto

Wajah Baru MMT-ITS Kampus Tjokroaminoto

Wajah Baru MMT-ITS Kampus Tjokroaminoto

Kampus ITS Tjokroaminoto, yang ditempati oleh Departemen Manajemen Teknologi ITS

(MMT-ITS) adalah kampus yang terletak sangat strategis di tengah Kota Surabaya. Untuk meningkatkan kenyamanan civitas akademika MMT-ITS, maka kampus ini direnovasi.

Menurut Christiono Utomo, Ph.D, selaku Sekretaris Departemen Manajemen Teknologi FBMT ITS, bahwa setelah direnovasi, kampus ini lebih menunjukkan karakter modern yang simpel, fungsional, bersih, stylish, dan tentunya sesuai dengan perkembangan zaman. “Dinding berwarna putih dan tampak depan yang didominasi kaca menampilkan keterbukaan dan keramahtamahan”, ujarnya.

Renovasi yang mulai dikerjakan sejak Mei 2017 dan selesai pada Januari 2018

ini menggunakan berbagai skema pembayaran. “Tahun baru, tahun ajaran baru, mahasiswa baru, gedung baru, semangat baru”. Wajah baru gedung MMT-ITS seolah menyambut kedatangan mahasiswa baru semester genap 2017/2018 yang melaksanakan kuliah penyegaran. Program persiapan perkuliahan ini dijadwalkan berlangsung selama dua minggu sejak Senin (15/1/2018). Sejumlah mahasiswa menyampaikan kekaguman terkait perubahan yang semakin baik dari sisi gedung maupun fasilitas MMT-ITS. “Berbeda sekali saat pertama kali ke MMT untuk asistensi tugas akhir S1 dengan Dosen pembimbing saya. Saat ini, semakin banyak fasilitas baru bahkan gedungnya semakin bagus,” ungkap Ihsan Prasetya, Mahasiswa baru Manajemen Industri MMT-ITS.

BACA JUGA – CommTECH ITS, Summer Course Terbaik di Asia

Perubahan kesan Modern Kampus MMT-ITS tidak hanya dari tampak luar saja.

Renovasi bagian dalam guna menunjang fasilitas kampus MMT-ITS telah berlangsung beberapa waktu sebelum renovasi eksterior kampus ITS Tjokroaminoto. Renovasi bahkan sudah dimulai bulan November 2016. Renovasi yang dilakukan oleh manajemen MMT-ITS antara lain perluasan ruang perpustakaan MMT-ITS. Perpustakaan tidak hanya menjadi ruang baca saja, tetapi juga terdapat lounge dan ruang komputer yang dapat diakses mahasiswa dengan kecepatan internet prima. Ruang komputer yang ada di perpustakaan tersebut dapat dimanfaatkan mahasiswa MMT-ITS untuk mencari referensi, jurnal ilmiah, buku, maupun tesis dengan mengakses katalog yang ada pada sistem informasi perpustakaan MMT-ITS. Bahan bacaan yang disediakan juga semakin beragam, antara lain tesis, serta majalah bisnis populer seperti Harvard Business Review, Monocle, dan lainnya.

Pembenahan ruang kelas juga mulai dilakukan secara bertahap. Salah satu ruang kelas yang telah direnovasi adalah ruang pelatihan eksekutif. Fasilitas ruang pelatihan eksekutif yang dimiliki meliputi meja dan kursi pelatihan yang nyaman dan movable, sehingga bisa digunakan secara fleksibel pada kelas teori maupun kelas workshop dan kelas diskusi. Selain itu, ruang kedap suara ini dilengkapi dengan LCD dan sound system yang mendukung proses pembelajaran.

 

Sumber :

https://lakonlokal.id/


Raih Skor Tertinggi, Tim Barunastra ITS Jawara Roboboat di AS

 - 
Raih Skor Tertinggi, Tim Barunastra ITS Jawara Roboboat di AS
Raih Skor Tertinggi, Tim Barunastra ITS Jawara Roboboat di AS

Raih Skor Tertinggi, Tim Barunastra ITS Jawara Roboboat di AS

Raih Skor Tertinggi, Tim Barunastra ITS Jawara Roboboat di AS

Raih Skor Tertinggi, Tim Barunastra ITS Jawara Roboboat di AS

Prestasi membanggakan taraf internasional kembali ditorehkan oleh mahasiswa Institut Teknologi Sepuluh Nopember

(ITS) Surabaya. Kali ini, Tim Barunastra dengan kapal autonomous Nala Heroes berhasil menyabet juara pertama dalam ajang 11th Annual International Roboboat Competition 2018 di Daytona Beach, Florida, Amerika Serikat (AS), yang berakhir Minggu (24/6) waktu setempat atau Senin (25/6) waktu Indonesia.

Dari hasil final kompetisi tahunan yang berlangsung sejak 18 Juni ini, tim Barunastra ITS berhasil meraih skor tertinggi yakni 4.996. Skor tersebut mengalahkan hasil perolehan tim-tim finalis lainnya yang didominasi dari tuan rumah AS. Antara lain Georgia Institute of Technology (skor 4.200), Hagerty High School (958), Embry-Riddle Aeronautical University (818), Delft University of Technology dari Belanda (343), Nathan Hale High School (337), University of Michigan (318), dan Florida Atlantic University (147).

Ketua tim Barunastra ITS, Khalif Aji Puspito, menjelaskan bahwa terdapat 14 tim

yang berpartisipasi dalam perlombaan robot kapal tanpa awak ini. Ke-14 tim tersebut diberikan kesempatan untuk mengikuti kualifikasi. Dari Indonesia sendiri, selain tim Barunastra ITS, juga ada tim roboboat dari Universitas Diponegoro (Undip) Semarang. Sedang tim lainnya antara lain berasal dari Belanda, Mexico, India, Kanada, dan dari Amerika Serikat sendiri.

BACA JUGA – Homeschooling dan Kepekaan Sosial

Untuk yang lolos ke tahap final awalnya hanya terdapat enam tim. Namun ada kualifikasi

tambahan lanjutan untuk tim-tim yang tidak lolos, sehingga untuk final diambil total delapan tim. “Alhamdulillah Tim Barunastra sudah dapat mencapai peringkat 1 pada babak kualifikasi dengan skor 3.118,” ucap mahasiswa yang akrab disapa Aji ini saat dihubungi melalui pesan online, Senin (25/6) pagi.

Ia menuturkan, keberhasilan tim Barunastra menempati posisi pertama itu merupakan usaha yang penuh dengan perjuangan. Banyak kendala serius yang dihadapi tim saat kualifikasi. Pada run pertama kualifikasi berjalan dengan lancar. Masalah terjadi pada saat run kualifikasi kedua dan ketiga. Kendala tersebut antara lain GPS, kompas, dan tower lamp (untuk indikasi mode auto/ manual) bermasalah, serta laptop yang digunakan rusak, sehingga kapal tidak terkendali.

 

Baca Juga :


Mahasiswa ITS Konsepkan Strategi Dongkrak Penjualan

 - 
Mahasiswa ITS Konsepkan Strategi Dongkrak Penjualan
Mahasiswa ITS Konsepkan Strategi Dongkrak Penjualan

Mahasiswa ITS Konsepkan Strategi Dongkrak Penjualan

Mahasiswa ITS Konsepkan Strategi Dongkrak Penjualan

Mahasiswa ITS Konsepkan Strategi Dongkrak Penjualan

Berlatar keinginan membantu meningkatkan pendapatan suatu perusahaan

, tiga orang mahasiswa Departemen Teknik Industri Institut Teknologi Sepuluh Nopember (ITS) Surabaya berhasil mendesain sebuah konsep pemasaran produk es krim milik sebuah perusahaan nasional di Surabaya. Ketiga mahasiswa itu, yakni Muhammad Afif Purwandi, Risang Arkaan Jauza, dan Rafli Dwi Priyono.

Strategi yang dibangun oleh tim ini dinamakan supreme market development, yaitu peningkatan pendapatan perusahaan dengan mengembangkan bentuk pemasaran. Dari strategi ini, tim ini mampu menaikkan pendapatan perusahaan es krim tersebut menjadi Rp 294 miliar per tahun melalui beberapa perhitungan yang dilakukan dalam simulasinya berdasarkan referensi data keuangan perusahaan tersebut.

“Kami menggunakan perhitungan dengan melakukan analisis kondisi lingkungan

(survey, red), analisis SWOT, dan analisis TOWS matriks,” jelas Afif, mahasiswa semester empat itu. Analisis SWOT yang digunakan tim berguna untuk mengidentifikasi peluang dan ancaman eksternal serta kekuatan dan kelemahan internal perusahaan.

Sementara analisis TOWS matriks, menurut Rafli, berguna untuk mengidentifikasi faktor-faktor eksternal

perusahaan secara rinci, kemudian beralih ke faktor internal. “Analisis ini lebih bagus hasilnya, karena dalam memperluas pemasaran harus memperhatikan faktor eksternal lebih dulu, seperti cara promosi para pesaing, daya beli masyarakat, dan gaya hidup,” beber Rafli lebih lanjut.

 

Sumber :

https://centrenet.centre.edu/ICS/New_Campus_Life/Student_Organizations/Campus_Groups/Gardening_Club/Discussion.jnz?portlet=Forums&screen=PostView&screenType=change&id=c76388b3-cef4-4069-a329-94243938d03d


Tandatangani MoU, ITS Bimbing ITERA Bidang Kemaritiman

 - 
Tandatangani MoU, ITS Bimbing ITERA Bidang Kemaritiman
Tandatangani MoU, ITS Bimbing ITERA Bidang Kemaritiman

Tandatangani MoU, ITS Bimbing ITERA Bidang Kemaritiman

Tandatangani MoU, ITS Bimbing ITERA Bidang Kemaritiman

Tandatangani MoU, ITS Bimbing ITERA Bidang Kemaritiman

Institut Teknologi Sepuluh Nopember (ITS) Surabaya diminta untuk membimbing Institut Teknologi Sumatera (ITERA) dalam mengembangkan bidang kemaritimian. Hal ini ditandai dengan penandatanganan Memorandum of Understanding (MoU) tentang kerjasama pembinaan dan pengembangan institusi oleh rektor kedua institusi, Jumat (25/5), di Gedung Rektorat ITS.

Pada kesempatan ini, Rektor ITERA Prof Ir Ofyar Z Tamin MSc Eng PhD

mengatakan, prospek Sumatera di bidang maritim sangatlah tinggi. Dalam perkembangannya nanti, ITERA akan mencoba memfokuskan pada ilmu kemaritiman dan akan membuat prodi-prodi di bidang maritim. “Kami melihat ITS sangat maju dan piawai di bidang maritim, khususnya teknik perkapalan, karena itu untuk pengembangan ITERA kami mengacu pada ITS,” jelasnya.

Menurut Prof Ofyar, sebagai perguruan tinggi bidang teknologi yang baru disahkan tahun 2012 oleh Menteri Pendidikan dan Kebudayaan (Mendikbud) RI saat itu yang saat ini juga sebagai ketua Majelis Wali Amanat (MWA) ITS yaitu Prof Dr Ir Mohammad Nuh DEA, ITERA masih butuh pengembangan di berbagai bidang. Pada penandatanganan MoU ini pun, Prof Mohammad Nuh turut hadir.

BACA JUGA – Menjadi Pemuda Muslim Dengan 6 Prinsip

“Kami sangat berterima kasih kedatangan kami disambut baik, saat itu Pak Nuh

(Prof Mohammad Nuh, red) menyampaikan bahwa ITERA harus bekerja cepat dalam hal kuantitas dan kualitas, oleh karena itu kami mengadakan MoU ini dengan ITS sebagai kakak kami perguruan tinggi di bidang teknologi,” ujar Prof Ofyar.

Perjanjian antara ITERA dengan ITS ini akan berlangsung selama lima tahun ke depan. Dalam prosesnya nanti, ITERA juga akan mengirim sejumlah dosen mudanya untuk melanjutkan studi doktoralnya di ITS. “Kami memiliki sekitar 250 dosen muda, rencananya sebagai tahap awal ada 5-10 dosen muda akan kami kirim untuk melanjutkan S3 di bidang perkapalan di ITS,” jelas pria berkacamata tersebut.

Sementara itu, Rektor ITS Prof Ir Joni Hermana MSc ES PhD mengatakan, ITS

yang juga menjadi orang tua asuh dari Institut Teknologi Kalimantan (ITK) juga memiliki tanggungjawab kepada ITERA ‘saudara kembar’ dari ITK. Pasalnya, kedua institut ini didirikan dalam kurun waktu bersamaan. “Saya sangat senang adanya kerjasama seperti ini, karena belajar yang baik adalah dengan mengajarkannya,” ujar Joni menanggapi.

 

Sumber :

https://my.mac.edu/ICS/Campus_Life/Campus_Groups/MacMurray_College_Choir/Discussion.jnz?portlet=Forums&screen=PostView&screenType=change&id=6ac110c3-9423-45b0-8977-6c5342bff9cf


Balita Korban Tabrak Lari itu Meninggal

 - 
Balita Korban Tabrak Lari itu Meninggal
Balita Korban Tabrak Lari itu Meninggal

Balita Korban Tabrak Lari itu Meninggal

Balita Korban Tabrak Lari itu Meninggal

Balita Korban Tabrak Lari itu Meninggal

Wang Yue, anak berusia dua tahun yang dua kali terlindas mobil di China, akhirnya meninggal. Kasus ini telah memicu kemarahan tentang ketidakpedulian publik.

Seperti dikutip Reuters, Rumah Sakit telah berusaha sekuat tenaga untuk menyelamatkan bayi perempuan tersebut, tetapi nyawanya tidak terselamatkan karena otaknya luka parah.

Dua orang pengemudi mobil yang melindas Yue sudah ditahan, namun di dunia maya timbul kritik perihal betapa cueknya orang-orang yang tidak mau menolong Yue. Ini dipicu oleh beredarnya video rekaman peristiwa tragis tersebut di internet.

Video tersebut, yang direkam pada tanggal 13 Oktober, kemudian ditayangkan oleh stasiun televisi. Di video tersebut, nampak van yang melindas Yue di sebuah jalan sempit di kota Foshan, provinsi Guangdong, terus saja berjalan dan tidak menolong.

Selama tujuh menit kemudian, orang-orang yang lewat di sekitar tempat kejadian dengan cuek terus melenggang dan kemudian Yue dilindas lagi oleh sebuah truk. Seorang pemulung kemudian menariknya ke tepi jalan dan ibu si bayi ikut menolong.

Kematian Yue mengundang reaksi di dunia maya. “Aku berharap malaikat kecil ini, yang dibuang oleh masyarakat, jadi alarm tentang betapa pentingnya pendidikan moral,” tulis seorang blogger.

“Semoga kamu bisa menemukan cinta di surga. Dunia ini disesaki dengan apatisme,” tulis blogger lainnya.
Solidaritas buat Yue terlihat dari kabar lansiran Xinhua tentang adanya dana sumbangan sebesar 270 ribu yuan (sekitar Rp 270 juta) untuk membiayai pengobatan Yue.

Baca Juga :

In P.Umum