Klasifikasi ABC dalam Inventory (Persediaan)

 - 
Klasifikasi ABC dalam Inventory (Persediaan)
Klasifikasi ABC dalam Inventory (Persediaan)

Klasifikasi ABC dalam Inventory (Persediaan)

Klasifikasi ABC dalam Inventory (Persediaan)

Klasifikasi ABC dalam Inventory (Persediaan)

Klasifikasi ABC adalah salah satu cara pengendalian persediaan dengan menggunakan analisis nilai persediaan. Klasifikasi ABC ini merupakan aplikasi persediaan yang menggunakan prinsip Pareto dimana intinya adalah fokus pengendalian persediaan pada item (jenis) persediaan yang bernilai tinggi (critical) dari pada yang bernilai rendah (trivial).

Klasifikasi ABC membagi persediaan menjadi tiga kelas berdasarkan atas nilai persediaan sehingga dapat diketahui item mana yang harus mendapat perhatian lebih dibandingkan dengan item yang lainnya. Sedangkan nilai yang dimaksud dalam klasifikasi ABC ini bukan lah harga persediaan per unit, melainkan volume persediaan yang dibutuhkan dalam satu periode dikalikan dengan harga per unitnya.

Dengan demikian, kriteria-kriteria dalam klasifikasi ABC adalah sebagai berikut:

  1. Kelas A – Persediaan ini memiliki nilai volume tahunan rupiah yang tinggi. Kelas ini memiliki sekitar 70% dari dari total nilai persediaan meskipun jumlahnya sedikit (sekitar 20%). Sehingga harus mendapat perhatian yang sangat serius karena akan berdampak pada biaya yang tinggi.
  2. Kelas B – Persediaan ini mempunyai nilai volume tahunan rupiah yang menengah. Kelompok ini merepresentasikan sekitar 20% dari total nilai persediaan dan memiliki jumlah item sekitar 30%. Sehingga diperlukan teknik pengendalian persediaan yang moderat.
  3. Kelas C – Persediaan ini memiliki nilai volume tahunan rupiah sekitar 10% dari total nilai persediaan. Akan tetapi memiliki jumlah item persediaan sekitar 50%. Dengan demikian hanya diperlukan teknik pengendalian yang sederhana.

Baca Juga : 


Penggolongan biaya dalam Persediaan

 - 
Penggolongan biaya dalam Persediaan
Penggolongan biaya dalam Persediaan

Penggolongan biaya dalam Persediaan

Penggolongan biaya dalam Persediaan

Penggolongan biaya dalam Persediaan

Unsur-unsur biaya yang dapat digolongkan di dalam persediaan adalah sebagai berikut:

 

  • Biaya Pemesanan (ordering cost/procurement cost) adalah biaya yang dikeluarkan sehubungan dengan kegiatan pemesanan barang yang dimulai dari penempatan pemesanan hingga tersedianya barang tersebut. Biaya pemesanan ini tidak tergantung pada jumlah yang dipesan tetapi bergantung pada berapa kali pesanan tersebut dilakukan. Biaya ini mencakup biaya-biaya antara lain:
    • Biaya administrasi dan penempatan order
    • Biaya pemilihan vendor,
    • Biaya pengangkutan dan bongkar muat,
    • Biaya penerimaan dan pemeriksaan barang.
  • Biaya Penyimpanan (carrying cost/holding cost) adalah biaya yang dikeluarkan berkaitan dengan diadakannya persediaan barang. Dan biaya penyimpanan ini dinyatakan dalam 2 bentuk yakni sebagai persentase dari nilai rata-rata persediaan ter tahun dan dalam bentuk rupiah per tahun per unit barang. Yang termasuk dalam biaya ini adalah:
    • Biaya sewa gudang,
    • Biaya administrasi pergudangan,
    • Biaya gaji pelaksana gudang,
    • Biaya listrik, air dan telepon.
    • Biaya modal yang ditanam dalam persediaan,
    • Biaya asuransi,
    • Biaya kerusakan / kehilangan dan penyusutan persediaan.
  • Biaya Kekurangan Persediaan (shortage cost/stock cost) adalah biaya yang timbul karena tidak tersedianya barang persediaan pada waktu diperlukan. Biaya ini bukan berdasarkan biaya nyata (riil) tetapi berupa biaya kehilangan kesempatan. Yang termasuk dalam biaya ini adalah antara lain biaya kesempatan yang yang timbul karena terhentinya proses produksi, biaya adminitrasi tambahan, biaya kehilangan pelanggan.

Sumber : https://namabayi.co.id/cooking-fever-apk/


Model Persediaan EOQ

 - 
Model Persediaan EOQ
Model Persediaan EOQ

Model Persediaan EOQ

Model Persediaan EOQ

Model Persediaan EOQ

Model ini adalah model persediaan yang sudah tua, sehingga perlu beberapa asumsi untuk penerapannya:

  • Barang yang dipesan dan disimpan hanya satu macam;
  • Kebutuhan / permintaan barang diketahui dan konstan;
  • Biaya pemesanan dan biaya penyimpanan diketahui dan konstan;
  • Barang yang dipesan diterima dalam satu batch;
  • Harga barang tetap dan tidak tergantung dari jumlah yang dibeli (tidak ada potongan kuantitas);
  • Waktu tenggang (lead time) diketahui konstan

Adapun untuk memperoleh EOQ dengan menggunakan pendekatan matematika adalah sebagai berikut:

Biaya pemesanan per tahun = frekuensi pesanan x biaya pesanan

= (D/q) x S

Biaya penyimpanan per tahun = persediaan rata-rata x biaya penyimpanan

Sumber : https://namabayi.co.id/math-riddles-apk/


TIPS PENULISAN ILMIAH

 - 
TIPS PENULISAN ILMIAH
TIPS PENULISAN ILMIAH

TIPS PENULISAN ILMIAH

TIPS PENULISAN ILMIAH

TIPS PENULISAN ILMIAH

Bingung membuat PI???, santai saja kawan. Kali ini saya punya tips mengerjakan PI dengan cepat. Untuk teman-temanku yang bejurusan Teknik komputer atau System komputer. Sebelum kita membuat Penulisan Ilmiah, biasanya kita mengajukan suatu alat terlebih dahulu kan??.untuk itu saya akan memberi tipsnya:

1. Menentukan alat terlebih dahulu sebelum semester akhir.
Ini sangat penting. Pilihlah alat yang seyogyanya mudah dibuat. Agar ke depannya tidak membuat pusing kepala.

2. Mengetahui/memahami alat yang akan dibuat
Mengetahui/memahami alat sangat penting, karena jika kita sudah memahaminya maka proses selanjutnya akan mudah untuk membuatnya.

3. Sering berkonsultasi kepada dosen pembimbing.
Kita harus sering berkonsultasi kepada dosen pembimbing atau biasa disebut DP. Itu dikarenakan apabila ada suatu hal yang belum kita pahami maka kita menanyakannya kepada DP, sehingga PI yang kita buat akan menjadi mudah.
Tips diatas dari saya. Saya hanya bisa memberikan 3 tips dan semoga bisa membantu kawan-kawan dalam mengejakan Penulisan Ilmiah.

Baca Juga : 


Menurut teori ruang lingkup hukum perburuhan

 - 
Menurut teori ruang lingkup hukum perburuhan
Menurut teori ruang lingkup hukum perburuhan

Menurut teori ruang lingkup hukum perburuhan

Menurut teori ruang lingkup hukum perburuhan

Menurut teori ruang lingkup hukum perburuhan

Menurut teori ruang lingkup hukum perburuhan itu ada 4, antara lain :
1. Lingkup Laku Pribadi (Personengebied)
Lingkup ini sangat berkaitan dengan siapa (pribadi kodrati) atau apa (peran pribadi hukum) yang oleh kaeah hukum yang dibatasi. yang dibatasi ialah BURUH, PENGUSAHA, dan PENGUSAHA (Pemerintah).
Buruh sebagai Subyek hukum dengan berkedudukan sebagai prodati kodrati, sedangkan pegusaha sebagai subyek hukum yang berkedudukan sebagai pribadi hukum dan pengusaha (pemerintahan) sebagai subyek hukum perburuhan karena atau dalam arti jabatan.

2. Lingkup laku menurut Waktu
Lingkup ini yang menunjukan waktu kapan suatu peristiwa tertentu diatur oleh kaedah hukum.peristiwa – peristiwa tertentu yang timbul pada waktu berbeda yaitu :
a. Sebelum Hubungan Kerja terjadi.
b. Pada saat hubugnan kerja terjadi
c. Sesudah hubungan kerja terjadi.

3. Lingkup Laku menurut Wilayah (Ruimtegebied)
Lingkup laku menurut wilayah berkaitan dengan terjadinya suatu peristiwa hukum yang di beri batas – batas / dibatasi oleh kaedah hukum.

4. Lingkup Waktu Menurut Hal Ikhwal
Lingkup Laku menurut Hal Ikwal di sini berkaitan dengan hal – hal apa saja yang menjadi objek pengaturan dari suatu kaedah.
Batasan pengertian hukum perburuhan yang telah dikemukanan oleh beberapa sarjana sebelumnya masih belum dapat menggambarkan Hukum Perburuhan secara komprehensif. Untuk itu teori Gebiedsleer yang dikemukanan oleh JHA. Logemann dapat dijadikan dasar untuk memberikan batasan ruang lingkup berlakunya Hukum Perburuhan. Menurut JHA. Logemann, “Lingkup laku berlakunya suatu hukum adalah suatu keadaan / bidang dimana keadah hukum itu berlaku”.

Menurut teori ini ada 4 lingkup Laku Hukum antara lain :
1. Lingkup Laku Pribadi (Personengebied)
Lingkup laku pribadi mempunyai kaitan erat dengan siapa (pribadi kodrati) atau apa (peran pribadi hukum) yang oleh kaedah hukum dibatasi.
Siapa – siapa saja yang dibatasi oleh kaedah Hukum Perburuhan adalah :
a. Buruh.
b. Pengusaha.
c. Pengusaha (Pemeirntah)

Buruh tampil sebagai subyek hukum dalam kedudukannya sebagai probadi kodrati, sedangkan pengusaha tampil sebagai subyek hukum perburuhan dalam kedudukannya sebagai pribadi hukum dan terakhir pengusaha (pemerintah) tampil sebagai subyek hukum perburuhan karena atau dalam arti jabatan.

2. Lingkup Laku Menurut Waktu
Lingkup laku menurut waktu ini menunjukan waktu kapan suatu peristiwa tertentu diatur oleh kaedah hukum.
Dalam Hukum Perburuhan, ada peristiwa – peristiwa tertentu yang timbul pada waktu berbeda yaitu :
a. Sebelum Hubungan Kerja terjadi. Disini mencakup peristiwa – peristiwa tertentu, misalnya : kegiatan pengerahan tenaga kerja dalam rangka AKAN, AKAD dan AKAL.
b. Pada saat hubugnan kerja terjadi. Disini mencakup peristiwa – peristiwa, misalnya : pembayaran upah, pembayaran ganti rugi kecelakaan kerja, pemutusan hubungan kerja dan sebagainya.
c. Sesudah hubungan kerja terjadi. Disini mencakup peristiwa – perisriwa yang terjadi setelah hubungan kerja, misalnya : pembayaran uang pensiun, pembayaran uang pesangon, santunan kematian dan sebagainya.

3. Lingkup Laku menurut Wilayah (Ruimtegebied)
Lingkup laku menurut wilayah berkaitan dengan terjadinya suatu peristiwa hukum yang di beri batas – batas / dibatasi oleh kaedah hukum. Pembatas wilayah berlakunya kaedah Hukum Perburuhan mencakup hal – hal sebagai berikut :
a. Regional
Dalam hal ini dapat dibedakan dua wilayah, yaitu :
1) Non – sektoral Regional
Di sini Hukum Perburuhan dibatasi berlakunya pada suatu daerah tertentu, misalnya : Ketentuan Upah Minimum di Wilayah DKI Jakarta, atau Ketentuan Upah Minimum di wilayah Jakarta Timur dan sebagainya.
2) Sektoral Regional
Di sini berlakunya Hukum Perburuhan dibatasi baik wilayah berlakunya maupun sektornya. Misalnya : Ketentuan Upah Minimum di sektor tekstil yang berlaku di wilayah Jawa Barat

b. Nasional
Dalam hal ini juga mencakup dua wilayah berlakunya hukum perburuhan, yaitu :
1) Non – Sektoral Nasional
Di sini wilayah berlakunya Hukum Perburuhan dibatasi oleh wilayah negara. Dengan kata lain wilayah berlakunya hukum perburuhan adalah seluruh wilayah Indonesia, tanpa memperhatikan sektornya. Misalnya : Ketentuan tentang kecelakaan kerja, ketentuan tentang pemutusan hubungan kerja, ketentuan tentang serikat buruh, perjanjian perburuhan dan sebagainya.

2) Sektor Nasional
Di sini wilayah berlakunya Hukum Perburuhan dibatasi baik oleh sektor tertentu yang berlaku di seluruh wilayah Indonsia. Misalnya : Ketentuan yang mengatur masalah pelaut, ketentuan – ketentuan yang berlaku di sektor perkebunan dan sebagainya.

4. Lingkup Waktu Menurut Hal Ikhwal
Lingkup Laku menurut Hal Ikwal di sini berkaitan dengan hal – hal apa saja yang menjadi objek pengaturan dari suatu kaedah. Dilihat dari materi muatan Hukum Perburuhan, maka dapat di golongkan sebagai berikut :
a. Hal – hal yang berkaitan dengan Hubungan Kerja atau Hubungan Perburuhan.
b. Hal – hal yang berkaitan dengan Perlindungan Jaminan Sosial dan Asuransi Tenaga Kerja.
c. Hal – hal yang berkaitan dengan Keselamatan Kerja dan Kesehatan Kerja.
d. Hal – hal yang berkaitan dengan masalah penyelesaian perselisihan perburuhan dan pemutusan hubungan kerja.
e. Hal – hal yang berkaitan dengan masalah pengerahan Tenaga Kerja dan Rekrumen.

Sumber : https://pesantrenkilat.id/almost-a-hero-apk-mod/


Pengertian dan Ruang Lingkup Perburuhan

 - 
Pengertian dan Ruang Lingkup Perburuhan
Pengertian dan Ruang Lingkup Perburuhan

Pengertian dan Ruang Lingkup Perburuhan

Pengertian dan Ruang Lingkup Perburuhan

Pengertian dan Ruang Lingkup Perburuhan

Pengertian dan Ruang Lingkup Perburuhan
Buruh atau yang dikenal dengan Tenaga Kerja menurut Pasal 1 point 2 UU No. 25 Tahun 1997 tentang Ketenagakerjaan ialah “Setiap orang laki-laki maupun wanita yang sedang dalam dan atau akan melakukan pekerjaan, baik di luar maupun di dalam hubungan kerja guna menghasilkan barang atau jasa untuk memenuhi kebutuhan masyarakat”. Sedangkan menurut UU No. 13 Tahun 2003 tentang Ketenagakerjan bahwa ketenagakerjaan ialah segala hal yang berhubungan dengan tenaga kerja pada waktu sebelum, selama dan sesudah masa kerja (Pasal 1 angka 1).Oleh karena itu arti dari Perburuhan juga bisa dibilang sebagai Tenaga kerja yang sudah dibekali dengan hukum-hukum yang ada dari segi jam sostek sampai salary (gaji) yang diterima.

PENGERTIAN HUKUM PERBURUHAN
1. Menurut Molenaar : Hukum yang pada pokoknya mengatur hubungan antara majikan dan buruh, buruh dengan buruh dan antara penguasa dengan penguasa.
2. Menurut Levenbach : Sebagai sesuatu yang meliputi hukum yang berkenaan dengan hubungan kerja, dimana pekerjaan itu dilakukan dibawah pimpinan.
3. Menurut Van Esveld : Hukum perburuhan tidak hanya meliputi hubungan kerja yang dilakukan dibawah pimpinan, tetapi termasuk pula pekerjaan yang dilakukan atas dasar tanggung jawab sendiri.
4. Menurut Imam Soepomo : Himpunan peraturan baik tertulis maupun tidak tertulis yang berkenaan dengan kejadian seseorang bekerja pada orang lain enggan menerima upah.

LINGKUP HUKUM PERBURUHAN
Menurut JHA. Logemann, “Lingkup laku berlakunya suatu hukum adalah suatu keadaan / bidang dimana keadah hukum itu berlaku”.
Dalam ruang lingkup waktu :
a. Sebelum Hubungan Kerja terjadi, seperti pengarahan akan ditempatkan sebagai apa dan mempunyai otoritas yang bagaimana.
b. Pada saat hubugnan kerja terjadi, seperti gaji (upah) yang tentunya sudah disepakati sebelum teken kontrak antar pekerja dengan perusahaan.
c. Sesudah hubungan kerja terjadi, misalnya pembayaran uang pensiun, pembayaran uang pesangon, santunan kematian dan sebagainya.

Pengertian dan Ruang Lingkup Hukum Perburuhan
Menurut MR. S. Mok : ” arbeidrecht ” adalah Hukum yang berkenaan dengan pekerjaan yang dibawah pimpinan orang lain dan dengan keasaan penghidupan yang langsung bergandengan dengan pekerjaan itu. Jadi hukum perburuhan itu ialah himpunan peraturan, abik tertulis maupun yang tidak berkenaan dengan kejadian dimana seorang bekerja pada orang lain dengan menerima upah.

Sumber : https://obatwasirambeien.id/audiomack-apk/


Vivo Indonesia Terima Gold Play Button dari YouTube

 - 
Vivo Indonesia Terima Gold Play Button dari YouTube
Vivo Indonesia Terima Gold Play Button dari YouTube

Vivo Indonesia Terima Gold Play Button dari YouTube

Vivo Indonesia Terima Gold Play Button dari YouTube

Vivo Indonesia Terima Gold Play Button dari YouTube

Kabar gembira datang dari Vivo. Ya! Akun Vivo Indonesia

di YouTube telah mencapai 1 juta subscribers dan mereka pun diganjar dengan penghargaan Gold Play Button yang diserahterimakan langsung oleh Google Indoensia. Disebut-sebut, ini milestones penting perjalanan jelang 5 tahun Vivo di Indoensia.

Seperti diungkap oleh Fachryansyah Fachrandy, GM for Digital and Partnership PT Vivo Mobile Indonesia yang langsung menerima penghargaan menegskan bahwa ini adalah bukti dukungan dari masayarakat Indonesia yang terus mendukung aktivitas digital Vivo di Tanah Air.

Setahun sebelumnya, Vivo Indonesia juga telah mendapatkan “Silver Play Button” dari Google Indonesia untuk pencapaian 100.000 subscribers. Tentu saja, penghargaan ini merupakan hal yang sangat penting dan secara konsisten untuk selalu menghadirkan konten yang bermanfaat bagi konsumen.

Penghargaan Gold Play Button ini diterima langsung oleh Vivo Indonesia

tepat pada hari peluncuran kampanye “V11 Pro Indonesia Juara” di Jakarta (7/11/2018). Pada kampanye ini Vivo hadir mendukung stasiun TV RCTI sebagai Official Broadcaster pertandingan AFF Suzuki Cup 2018.

Berkolaborasi dengan Shopee, Vivo juga menghadirkan program promo “Indonesia Juara, V11 Pro Full Cashback”. Promo ini menawarkan jika Timnas Merah Putih berhasil menjadi juara AFF Suzuki Cup 2018, maka setiap pembelian Vivo V11 Pro Champion Phone di Shopee akan mendapatkan Full Cashback.

Semarak kolaborasi dalam dunia digital juga akan dilakukan Vivo

di hari revolusi belanja online yang dikenal dengan nama 11.11 Day. Vivo diajang 11.11 Day juga akan bekerjasama dengan beberapa e-commerce ternama antara lain Akulaku, Lazada, JD.ID dan Blibli.

 

Baca Juga :

In Tekno

Google Pixel 3 Alami Overheat Saat di-Charge

 - 
Google Pixel 3 Alami Overheat Saat di-Charge
Google Pixel 3 Alami Overheat Saat di-Charge

Google Pixel 3 Alami Overheat Saat di-Charge

Google Pixel 3 Alami Overheat Saat di-Charge

Google Pixel 3 Alami Overheat Saat di-Charge

Salah satu smartphone Android yang sedang banyak dibicarakan saat ini

, Google Pixel 3, dikabarkan kembali mendapat masalah. Beberapa orang pengguna Google Pixel 3 dan Pixel 3 XL melaporkan bahwa smartphone miliknya mengalami overheat saat di-charge.

Ya, dalam hal ini disebut ada beberapa orang, yang artinya hanya menimpa sebagian kecil pengguna saja. Meski begitu, hal ini tetap menjadi parhatian Google karena bukan hanya satu orang saja yang mengalami gejala overheat tersebut.

Masalah overheat di Google Pixel 3 dan Pixel 3 XL awalnya

timbul ketika smartphone di-charge sembari digunakan disaat yang bersamaan. Beberapa orang lainnya melaporkan smartphone-nya mengalami overheat saat di-charge secara wireless sambil digunakan untuk menonton video.

Ketika temperatur smartphone sudah mulai naik, tak lama kemudian

muncul notifikasi peringatan di layar yang menginformasikan bahwa smartphone dalam kondisi overheat. Lalu sistem akan mematikan smartphone secara otomatis untuk meredam overheat.

 

sumber :

https://abovethefraymag.com/4-pics-1-word-apk/

In Tekno

Ini Penampakan Pixel 3 Lite yang Punya Jack Audio

 - 
Ini Penampakan Pixel 3 Lite yang Punya Jack Audio
Ini Penampakan Pixel 3 Lite yang Punya Jack Audio

Ini Penampakan Pixel 3 Lite yang Punya Jack Audio

Ini Penampakan Pixel 3 Lite yang Punya Jack Audio

Ini Penampakan Pixel 3 Lite yang Punya Jack Audio

Hingga sekarang Google memang baru merilis dua smartphone Pixel generasi baru: Pixel 3 dan Pixel 3 XL. Tapi beredar kabar kalau sebenarnya Google masih punya smartphone lain yang akan mereka perkenalkan, tentu saja masih dari keluarga Pixel 3 series.

Terpampang di XDA Developers, muncul sebuah smartphone

yang disebut-sebut sebagai Google Pixel 3 Lite. Seperti halnya Pixel 3 biasa, Pixel 3 Lite tidak memiliki poni di layarnya. Varian ini adalah versi downgrade dari Pixel 3.

Jeroan hardware-nya disebut menggunakan otak Snapdragon 670,

kapasitas RAM 4 GB, storage 32 GB, serta baterai 2.915 mAh. Bodinya juga terlihat compact di tangan dengan dimensi layar IPS 5,56 inci Full HD+ (2.220 x 1.080 piksel).

Untuk menekan harga jualnya, smartphone ini kabarnya datang

dengan bodi plastik yang tentu saja membuatnya terlihat kurang elegan. Meski begitu, ada hal yang cukup menyenangkan, yakni adanya slot microSD serta jack audio 3,5 mm.

 

sumber :

https://abovethefraymag.com/forget-me-not-apk/

In Tekno

Trik Menyapih Anak dari Dot

 - 

Trik Menyapih Anak dari Dot

Mungkin ketika ini kita mulai putus harapan memikirkan bagaimana menyapih anak dari dot. Pasalnyaanak kita telah menginjak usia pra sekolah. Kesulitan ini biasa terjadi lantaran anak telah terbiasa minum susu dari dot semenjak bayi.

Tanpa dot, anak dapat mengamuk atau menangis tanpa henti. Akhirnya dot menjadi senjata ampuh untuk mendinginkan anak.Hal tersebut membuat orang tua semakin susah menyapih anak dari dot. Jika Anda tergolong orang tua yang kewalahan sebab masalah tersebut, cobalah sejumlah trik berikut.

Mengunjungi bayi

Ajak anak mendatangi bayi yang masih minum susu dengan dot. Perlihatkan untuk anak kita sambil menjelaskan atau biarkan mereka beranggapan bahwa bayi minum dengan dot sebab belum dapat memegang gelas dan minum sendiri. Pancing anak supaya malu sebab masih minum dari dot di usianya ketika ini.

Berikan motivasi meninggalkan dot

Berikan semangat dan desakan bahwa mereka bakal baik-baik saja andai minum dengan gelas. Jelaskan dengan baik, tidak boleh asal tidak mengizinkan begitu saja. Penjelasan dari kita akan menciptakan si kecil punya dalil tidak minum susu dari botol dan membantunya lebih konsisten.

Gunakan bahasa yang lembut dan gampang dimengerti. Berikan dalil yang bisa memotivasi anak guna berhenti minum dari dot. Di samping itu, bikin anak energik meninggalkan dot, contohnya dengan ucapan jika hendak cepat besar, jangan minum dari dot.Beri anak pujian andai mau minum dari gelas, walau pada ketika tertentu masih meminta minum susu dengan dot.

Pancing dengan hadiah

Menjanjikan hadiah terbukti efektif untuk menciptakan anak meninggalkan botolnya. Hadiah bisa berupa mainan yang telah lama diharapkan atau jalan-jalan ke lokasi yang dia impikan.Namun, tidak boleh jadikan teknik ini satu-satunya teknik untuk merayu anak mengerjakan sesuatu.

Lakukan secara bertahap

Peralihan minum susu dari dot ke gelas merupakan kelaziman baru. Ini pasti saja membutuhkan adaptasi. Cobalah menyapih anak dari dot secara bertahap. Mulailah dengan meminimalisir frekuensi ngedot-nya tidak banyak demi sedikit.

Lakukan secara bertahap dengan menyerahkan batas waktu. Berikan jadwal minum susu dengan dot secara dengan frekuensi semakin jarang. Misalnya dua hari sekali menjadi tiga hari sekali, lantas seminggu sekali, hingga anak jenuh dan bukan lagi bertanya mengenai dot.

Baca Juga :