MANFAAT PERMAINAN EDUKATIF UNTUK REMAJA

 - 

MANFAAT PERMAINAN EDUKATIF UNTUK REMAJA

Permainan atau game, dirasakan sebagai sesuatu yang menghambat proses pembelajaran pada anak dan remaja. Mereka yang menyenangi permainan, dikhawatirkan menjadi bebal dan malas. Anggapan ini tidak sepenuhnya benar. Ada sejumlah manfaat permainan edukatif yang justru dapat dapat meningkatkan kemampuan dan kecerdasan. Bahkan, melewati permainan, tidak tidak banyak remaja masa sekarang yang dapat mempunyai penghasilan sendiri.

Maka dari itu, sebagai orang tua, paling tidak tepat seandainya Anda tidak mengizinkan mereka bermain sama sekali. Memilih permainan edukatif untuk mereka, ialah tindakan yang lebih arif untuk dilakukan.

Kriteria Permainan Edukatif

Suka bermain ialah sifat alami anak-anak dan remaja cocok dengan umur mereka. Sebaiknya, Anda dapat memilihkan permainan yang bisa menjadi media belajar, di samping sebagai hiburan.

Ciri-ciri permainan edukatif di antaranya;

  • Dapat meningkatkan kepintaran dan keterampilan motorik
  • Merangsang keaktifan dalam bermain
  • Mampu mendorong kerjasama dengan orang lain
  • Bersifat membangun

Manfaat Permainan Edukatif untuk Remaja

Dengan porsi bermain dan opsi yang tepat, tidak sedikit manfaat permainan edukatif yang dapat didapat oleh remaja, antara lain;

Meningkatkan keterampilan
Memainkan permainan edukatif dapat menambah keterampilan, sebab mereka cenderung berjuang meningkatkan nilai saat mengulang satu level permainan. Usaha menambah nilai ini dilaksanakan dengan menyimak detail dan mengantisipasi rintangan yang muncul, serta mempersiapkan serangan yang tepat.

Mengatasi depresi
Manfaat permainan pendidikan selanjutnya, yaitu menanggulangi depresi. Remaja biasanya mendapat desakan dalam urusan prestasi di sekolah dan prestasi nonakademik yang digeluti. Bermain game dapat menggiatkan syaraf parasimpatis yang dapat meminimalisir tekanan yang menyebabkan depresi.

Meningkatkan perhatian visual
Game shooter laksana Point Blank dan Counter Strike, dapat juga menjadi permainan edukatif yang dapat menambah kapasitas beranggapan tentang objek tiga dimensi. Perhatian terhadap tampilan visual tiga dimensi dapat menyusun kekuatan spasial yang bermanfaat di bidang kiat tata ruang dan matematika.

Menjaga kebugaran badan
Ada sejumlah permainan yang dibuat untuk memicu gerakan, laksana menari dan bermain gitar. Manfaat permainan edukatif ini, mengawal kebugaran badan dan meningkatkan keterampilan motorik. Ada pun permainan yang ditujukan guna mendorong pemain menurunkan berat badan.

Mengembangkan keterampilan menyelesaikan masalah
Permainan strategi laksana Warcraft dan Company of Heroes dapat menolong meningkatkan kemampuan memecahkan persoalan. Pemain dapat menilai strategi yang tepat untuk menuntaskan satu level ke level berikutnya.

Meningkatkan koordinasi mata dan tangan
Permainan video pun dapat menambah ketangkasan. Pemain dituntut untuk konsentrasi pada gerakan lawan dan kemampuan tangan untuk mengerjakan serangan.

Meningkatkan keterampilan bersosial
Melalui game online, anak dan remaja yang minder dan tertutup bisa menjadi terbuka saat bekerja sama dengan orang beda untuk menuntaskan permainan. Adanya komunitas gamer laksana Komunitaas Dota 2, pun dapat meningkatkan kemampuan sosial mereka.

Meningkatkan keterampilan kognitif
Tantangan pada game yang perumahan dan rumit, dapat memicu pemainnya untuk beranggapan memecahkan masalah dan memungut keputusan. Di sini pemain pun dituntut guna sabar dan kreatif dalam menata strategi.

Mengajarkan sportivitas
Manfaat permainan edukatif yang terakhir, yakni mengajarkan sportivitas untuk pemainnya. Bermain dengan orang beda sebagai lawan, mengajarkan sportivitas saat bersaing.

Itulah sejumlah manfaat permainan edukatif untuk remaja. Mengingat di umur remaja, mereka sudah dapat mengakses internet dan mendownload permainan sendiri, Anda mesti rajin memantau. Tak tidak banyak game pengembang yang menyisipkan pornografi, pornoaksi, seks menyimpang, dan kekerasan dalam permainan yang mereka ciptakan.

http://jump.x0.to/https://www.pelajaran.co.id


SDN Sukasari Pilot Project Ngabaso

 - 
SDN Sukasari Pilot Project Ngabaso
SDN Sukasari Pilot Project Ngabaso

SDN Sukasari Pilot Project Ngabaso

SDN Sukasari Pilot Project Ngabaso

SDN Sukasari Pilot Project Ngabaso

Pemerintah Jawa Barat memiliki berbagai pro­gram baru bidang pendidikan.

Salah satunya, yaitu program Ngabaso, Ngabiring Bareng ka Sakola. Masing-masing kota dan kabupaten menerapkan di waktu yang berbeda.

Kota Bogor sendiri melun­curkan program ini pada Selasa (18/6) kemarin berlokasi di SDN Sukasari, Jalan Siliwangi Sukasari. Wali Kota Bogor, Bima Arya mengatakan, program tersebut memiliki banyak dimensi yang bisa diambil, di antaranya tentang pendidikan dan kesehatan.

Tidak hanya memberikan pengaruh positif untuk anak-anak saja dan juga berbagai kala­ngan.

Bahkan lintas sekto­ral, dapat berdampingan untuk menerapkan program tersebut. ’’Bisa membangun capasity build­ing anak,” terang Bima Arya kepada Radar Bogor, kema­­rin. Program tersebut, sangat relevan dengan visi dan misi Kota Bogor. Melalui Nga­baso ingin mengubah dimensi lainnya.

Kata Bima, ini baik untuk memastikan kondisi sekolah dalam kondisi sehat, mulai dari lingkungan hingga siswa dan para tenaga pendidik. Hingga mampu memotivasi sekolah agar menjadi lebih bersih dan sehat. Baik personal maupun tempatnya, dan ke de­pannya mendorong timbul­nya rasa memiliki dan lebih peduli terhadap sekolahnya.

Selain itu, lanjut Bima, melalui program Ngabaso, para siswa maupun para tenaga pendidik

diajak untuk biasa bergerak sebelum mulai kegiatan belajar mengajar agar sehat. Jika anak segar fisik dan pikirannya, akan meningkatkan konsentrasi dalam belajar.

SDN Sukasari menjadi sekolah pertama yang menerapkannya. Lebih mendukung program Ngabaso, Bima mengharapkan lebih banyak pihak mendukung dan membantu menyosia­lisasikannya.

Sementara itu, Kadisdik Kota Bogor, Fahrudin menilai bahwa program Ngabaso itu sangat luar biasa. Apresiasi disampai­kan bagi SD Sukasari yang menu­rutnya bisa berlari secepat ini, membangun dan menum­buhkan budaya hidup bersih dan sehat.

Ke depan, diperlukan sentu­han untuk memecahkan perso­alan yang dihadapi sekolah-sekolah di Kota Bogor. ’’Baik dari pemerintah kota, provinsi, dan pusat. Kolaborasi sinergi dan percepatan kita ke depan­kan melalui program sekolah kinclong, pendidikan kolabo­ratif,” tutupnya.(mer/c)

 

Baca Juga :


Disbudpar Pasang Plang BCB SMKN 1 Bogor

 - 
Disbudpar Pasang Plang BCB SMKN 1 Bogor
Disbudpar Pasang Plang BCB SMKN 1 Bogor

Disbudpar Pasang Plang BCB SMKN 1 Bogor

Disbudpar Pasang Plang BCB SMKN 1 Bogor

Disbudpar Pasang Plang BCB SMKN 1 Bogor

Kepala Dinas Pariwisata dan Kebudayaan (Disparbud) Kota Bogor, Syahlan Rasyidi,

berjanji akan memasang “Plang BCB” untuk melestarikan Benda Cagar Budaya (BCB) di SMK Negeri 1 Kota Bogor.

Menurut dia, pemasangan ini sebagai pembuktian bahwa di kawasan itu terdapat sebuah BCB yang dilindungi dan perlu dilestarikan.

“Dalam waktu dekat, kami akan mengutus staf disparbud melakukan survei

dan pemetaan di lokasi BCB di SMK Negeri 1 Kota Bogor dan BCB itu perlu dilestarikan. Selain usianya sudah lebih dari 50 tahun, prasasti itu juga memuat catatan perjalanan pemkot,” tuturnya.

Seperti prasasti di SMKN 1 Kota Bogor yang menyimpan satu benda cagar budaya berupa

prasasti peletakan batu pertama dan peresmian gedung sekolah. Dalam prasasti tersebut tertulis ‘peletakan batu pertama tertanggal 29 Oktober 1964 diresmikan JM. Nj. Hatini Soekarno. JM. Menteri PD dan K. RI, Nj. Artati Marzuki Soedirdjo. Walikota/Kepda/Kopra Bogor, R. Achmad Adnawidjadja dan Peletakkan batu terakhir pada 30 Agustus 1965 oleh JM. Nj. Hatini Soekarno. Menteri PD dan K RI. Nj. Artati Marzuki Soedirdjo. Walikota/ Kepda/Kopra Bogor, R. Achmad Adnawidjadja.’

Singkatan JM di awal nama tersebut adalah sebutan gelar kehormatan yakni “Jang Mulia” atau Yang Mulia. Sementara NJ adalah gelar kehomatan kewanitaan yakni “Nyonya” dengan ejaan lama serta ada juga singkatan sejajar dengan nama wali kota yakni Kepda/Kopra Bogor.

 

Sumber :

https://jeffmatsuda.com/


MPLS Fokus di Ekskul

 - 
MPLS Fokus di Ekskul
MPLS Fokus di Ekskul

MPLS Fokus di Ekskul

MPLS Fokus di Ekskul

MPLS Fokus di Ekskul

Memasuki tahun ajaran baru, artinya memulai masa pengenalan lingkungan sekolah (MPLS)

di tiap sekolah. Beragam cara yang dilakukan di setiap sekolah baik negeri maupun swasta. Salah satunya, Sekolah Taruna Andigha baik itu pada level SMP, SMA maupun SMK.

MPLS berlangsung selama tiga hari. Setelah memperkenalkan ekskul di sekolah, berbagai materi sesuai aturan diknas, seperti misalnya kesadaran untuk menjaga NKRI, penanaman karakter, narkoba dan materi lainnya yang dipaparkan langsung olehkepolisian, KPK dan KPAI serta lainnya.

Pemilik Yayasan Taruna Andigha, Andi Surya Wijaya mengatakan, kegiatan ini

merupakan memulai tahun ajaran baru. Khususnya siswa yang memulai pendidikan, sebagai bentuk memperkenalkan lingkungan sekolah.

Dia menyebutkan, khusus di Taruna Andigha, MPLS ini sebagai wadah untuk memperkenalkan belasan ektrakulikuler (ekskul) yang ada. Tujuannya, kata dia, selain membangun citra yang baik, hal ini juga mampu menyadarkan anak-anak baru itu tentang disiplin, tawuran. Dan pilihan ekskul yang bervariasi menjadi pertimbangan memilih sekolah swasta.

“Agar mereka, siswa baru lebih kenal sekolah barunya, yang ada disekolah

. Termasuk eksul yang Ada,” terang Andi Surya Wijaya kepada Radar Bogor.

Menurut Andi, ekskul sekolah dapat menumbuhkan dan mengembangkan peran aktif siswa, di luar akademik.

Dia menginginkan, pihaknya dapat menjaring bibit baru di berbagai bidang, baik olaharga maupun bidang lain sesuai jenis ekskul. Hingga nantinya, lajut dia, Taruna Andigha bisa melahirkan generasi muda berbakat, membawa nama baik sekolah dan Kota Bogor serta negara di kancah internasional.

Dia menanergetkan, tahun ini semua ekskul di tempatnya bisa memberikan prestasi yang terbaik. Untuk saat ini, dia mengatakan, ada beberapa ekskul menjadi favorit, yakni kateda, marching band dan futsal.

Dia yakin, untuk mendukung peningkatan prestasi, siswa tidak harus melulu belajar dan berlatih di sekolah, mereka membutuhkan waktu di belajar di luar. “Sekolah support berlatih di luar sekolah,” ucap Andi.

Setiap siswa, terap dia, wajib mengikuti dua ekskul yakni pramuka dan satu ekskul sesuai pilihannya masing-masing.(mer/b)

 

Sumber :

https://www.sudoway.id/


Menristekdikti Perkenalkan Rektor Asing Pertama di Indonesia, Ini Sosoknya

 - 
Menristekdikti Perkenalkan Rektor Asing Pertama di Indonesia, Ini Sosoknya
Menristekdikti Perkenalkan Rektor Asing Pertama di Indonesia, Ini Sosoknya

Menristekdikti Perkenalkan Rektor Asing Pertama di Indonesia, Ini Sosoknya

Menristekdikti Perkenalkan Rektor Asing Pertama di Indonesia, Ini Sosoknya

Menristekdikti Perkenalkan Rektor Asing Pertama di Indonesia, Ini Sosoknya

Wacana rektor asing di kampus-kampus di Indonesia teresalisasi

. Hal ini setelah Menteri Riset Teknologi dan Pendidikan Tinggi (Menristekdikti) Mohamad Nasir mengenalkan rektor asing pertama bernama Jang Youn Cho

Cho akan memimpin Universitas Siber Indonesia ke depannya.

“Pertama kali rektor asing yang msuk di Indonesia yaitu di Universitas Siber Indonesia yang diselenggarakan Universitas Nasional Jakarta,” kata Nasir di Hotel Grand Ina, Sanur, Bali, Senin 26 Agustus 2019.

Nasir mengatakan, Universitas Siber Indonesia merupakan lembaga pendidikan

pertama yang sistem pendidikannya berbasis daring. Cho dipilih karena dinilai tepat.

“Universitas ini adalah yang pertama kali di Indonesia yang berbasis pada online, di mana mereka yang rektor tadi punya pengalaman mengelola perguruan tinggi (berbasis daring) ,” ujar Nasir dikutip dari medcom.id

Chou mempunyai rekam jejak yang bagus. Tercatat, Chou pernah mempunyai

pengalaman di dua universitas yang berbeda negara.

“Satu memiliki pengalaman di Hamburg University di Korea selatan dan pernah jadi dosen sepuluh tahun di universitas di Amerika dan saat ini menjadi rektor di Universitas Siber Indonesia,” terang Nasir.

Nasir berharap dengan kehadiran Cho di Indonesia, mutu pendidikan di tanah air dapat meningkat

Seperti diketahui,Presiden Joko Widodo (Jokowi) menginstruksikan Menteri Riset Teknologi dan Pendidikan Tinggi (Menristekdikti), Mohamad Nasir agar menyiapkanregulasi untuk mempermulus wacana rekrutmen rektor dan dosen asing di perguruan tinggi Indonesia.

 

Baca Juga :


SOWWAVE Green Port: Pelabuhan Modern Gagasan Mahasiswa IPB Univeristy untuk Mewujudkan Indonesia Poros Maritim Dunia

 - 
SOWWAVE Green Port Pelabuhan Modern Gagasan Mahasiswa IPB Univeristy untuk Mewujudkan Indonesia Poros Maritim Dunia
SOWWAVE Green Port Pelabuhan Modern Gagasan Mahasiswa IPB Univeristy untuk Mewujudkan Indonesia Poros Maritim Dunia

SOWWAVE Green Port: Pelabuhan Modern Gagasan Mahasiswa IPB Univeristy untuk Mewujudkan Indonesia Poros Maritim Dunia

SOWWAVE Green Port Pelabuhan Modern Gagasan Mahasiswa IPB Univeristy untuk Mewujudkan Indonesia Poros Maritim Dunia

SOWWAVE Green Port Pelabuhan Modern Gagasan Mahasiswa IPB Univeristy untuk Mewujudkan Indonesia Poros Maritim Dunia

Cita-cita Indonesia sebagai poros maritim dunia perlu mendapat dukungan dari semua pihak tak terkecuali

dari mahasiswa. Oleh karena itu tiga mahasiswa IPB University merancang sebuah konsep pelabuhan Hybrid Renewable Energy System (HRES) yang berbasiskan pada 3E (Economy, Education, Environment). Konsep tersebut diberi nama SOWWAVE Green Port.

Ketiga mahasiswa tersebut adalah Deby Puspita, Mayang Sari dan Muhammad Ghani. Mayang Sari mengatakan konsep pelabuhan yang dirancang yaitu pelabuhan yang memanfaatkan energi solar atau surya, angin dan gelombang.

“Kita tahu Indonesia merupakan negara maritim, dimana pelabuhan menjadi salah satu unsur penting untuk menyokong kegiatan perikanan dan kelautan,” ungkapnya.

Dengan keberadaan Indonesia yang terletak pada garis khatulistiwa,

energi surya dapat tersedia sepanjang tahun. Di sisi lain, negara Indonesia yang merupakan negara kepulauan, dapat memanfaatkan gelombang laut dan angin sebagai pilihan lain sumber energi terbarukan.

Ia menilai, konsep pelabuhan modern yang memanfaatkan sumber energi terbarukan sangat potensial untuk diterapkan di Indonesia. Di sisi lain dengan menambahkan nilai-nilai 3E diharapkan pelabuhan di Indonesia dapat menjadi pusat kegiatan sehingga mampu meningkatkan pendapatan negara tanpa merusak lingkungan sekitarnya.

“Hal lain dari konsep ini yaitu nilai edukasi berupa Indonesian Maritime Museum

. Di sini nanti masyarakat dapat belajar mengenai seluk-beluk pelabuhan. Dengan mengusung konsep lingkungan ramah anak, diharapkan dapat membuat masyarakat lebih nyaman,” tutur Mayang.

Tidak hanya itu, melalui pelabuhan ini nantinya kegiatan konservasi lingkungan akan terus digalakkan dalam rangka menjaga keseimbangan ekologi di sekitar pelabuhan.

“Konsep SOWWAVE Green Port ini sangat potensial untuk diterapkan di Indonesia. Karena posisi Indonesia pada cross position yang menghubungkan antara dua benua menjadikan posisi Indonesia sebagai tempat strategis dan potensial untuk mewujudkan Indonesia poros maritim dunia,” pungkas Mayang

 

Sumber :

https://www.kaskus.co.id/thread/5d6d8687337f93427b5fb01e/


Manfaat Bioinformatika: Mulai Deteksi Penyakit hingga Identifikasi Jenazah

 - 
Manfaat Bioinformatika Mulai Deteksi Penyakit hingga Identifikasi Jenazah
Manfaat Bioinformatika Mulai Deteksi Penyakit hingga Identifikasi Jenazah

Manfaat Bioinformatika: Mulai Deteksi Penyakit hingga Identifikasi Jenazah

Manfaat Bioinformatika Mulai Deteksi Penyakit hingga Identifikasi Jenazah

Manfaat Bioinformatika Mulai Deteksi Penyakit hingga Identifikasi Jenazah

Working Group Bioinformatika dan Bagian Kecerdasan Komputasional dan Optimasi

(Computational Intelligence and Optimization/CIO), Departemen Ilmu Komputer, Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam (FMIPA) IPB University menggelar “Bioinformatics Seminar Series 6” di Gedung Pascasarjana Ilmu Komputer, Kampus Dramaga, Bogor (22/8). Dalam seminar ini terungkap bahwa ilmu bioinformatika dapat digunakan untuk mendeteksi kandidat protein-protein yang jika fungsinya terganggu dapat menimbulkan penyakit diabetes tipe 2. Selain itu bioinformatika juga dapat digunakan untuk identifikasi jenazah, seperti korban bencana.

Seminar ini bertujuan untuk memberikan wacana baru bagi ahli-ahli komputasi mengenai bioinformatika. Bioinformatika sendiri merupakan penerapan teknologi informasi pada bidang biologi terutama menyangkut informasi genetis (DNA, RNA dan protein). Bidang ini mencakup metode-metode matematika, statistika dan informatika untuk memecahkan masalah biologis, terutama dengan sekuens DNA dan asam amino serta informasi yang berkaitan dengannya. Bioinformatika banyak digunakan dalam penelitian biologi untuk kepentingan kesehatan atau industri serta analisis forensik yang membutuhkan analisis data biologis.

Seminar ini menghadirkan dua dosen IPB University yakni

Dr. Eng. Annisa, S.Kom, M.Kom dan Dr. Maria Susan Saragih, S.Kom, M.Kom sebagai narasumber. Dalam paparannya Dr Annisa menjelaskan risetnya tentang “Skyline Query untuk Aplikasi Bioinformatika”.

Riset ini berkaitan tentang aplikasi bioinformatika dalam penentuan protein signifikan atau protein dominan dalam jejaring interaksi protein yang menyebabkan penyakit pada tubuh manusia. Skyline Query merupakan aplikasi bioinformatika yang menentukan protein signifikan dalam suatu penyakit dengan menentukan objek protein yang mendominasi pada jejaring interaksi protein.

“Kami melakukan riset terkait jejaring protein pada penyakit diabetes mellitus tipe 2. Metode k-dominant skyline digunakan untuk riset pencarian protein signifikan pada penyakit tersebut. Hasilnya ada empat belas protein berhasil diverifikasi dan dianalisis lebih lanjut berdasarkan referensi sebelumnya. Keempat belas protein tersebut berperan penting dalam regulasi glukosa dalam darah, sehingga gangguan pada jejaring protein menjadi pemicu diabetes mellitus tipe 2,” papar Dr Annisa dalam seminarnya.

Sementara itu Dr Maria Susan memaparkan materi “Logika Fuzzy untuk Aplikasi Bioinformatika

”. Metode ini digunakan untuk menganalisis dan menentukan kekerabatan atau keluarga atau saudara korban-korban bencana alam yang jasadnya tidak dapat diidentifikasi secara fisik. Banyaknya kasus bencana alam di Indonesia dan korban yang tidak teridentifikasi jasadnya membutuhkan metode bioinformatika forensik yang tepat.

Logika Fuzzy ini dapat digunakan untuk analisis forensik DNA korban bencana yang sudah terdegradasi. Prosesnya keluarga melapor kehilangan, diambil basis data dari berbagai korban, lalu dicocokkan dan ditentukan similarity-nya. Selanjutnya dicari ranking profil individu yang paling mirip sehingga dapat ditentukan identitas DNA korban.

“Kami melihat ada permasalahan lain dalam penentuan identifikasi jasad yang sudah hancur yaitu bagaimana jika tidak ada profil DNA dari orang tua atau saudara korban, seperti pelaku bom bunuh diri misalnya. Untuk itu logika Fuzzy ini menggunakan analisis berdasarkan kedekatan kesukuan data jasad yang dianalisis. Dengan demikian akan membantu kemudahan identifikasi selanjutnya,” ujar Dr Maria Susan.(Husna/Zul)

 

Sumber :

https://jilbabbayi.co.id/sejarah-kerajaan-samudera-pasai/


Wide Code Division Multiple Accsess

 - 
Wide Code Division Multiple Accsess
Wide Code Division Multiple Accsess

Wide Code Division Multiple Accsess

Wide Code Division Multiple Accsess

Wide Code Division Multiple Accsess

Wide Code Division Multiple Accsess (WCDMA) merupakan suatu teknologi modulasi dan metode akses jamak yang bekerja berdasarkan teknologi spread spectrum,khususnya direct sequence spread spectrum, seperti halnya teknologi sebelumnya yaitu CDMA. Dengan teknologi ini, sinyal informasi ditranmisikan melalui bidang frekuensi yang jauh lebih lebar dari bidang frekuensi sinyal informasi, atau dengan kata lain sinyal informasi ditranmisikan dengan melalui proses spreading sinyal informasi oleh spreading code kedalam bidang frekuensi yang lebar. Perbedaan dengan teknologi sebelumnya khususnya Narrowband CDMA salah satunya adalah terletak pada kecepatan kode penebar, dimana pada NCDMA sebesar 1,23 Mbps dan WCDMA sebesar 5 – 20 Mbps. WCDMA didasarkan pada teknologi dengan kecepatan chip 4,096 Mbps dan memberikan lebar setiap kanalnya hingga 5 Mhz. Dalam kaitannya dengan komunikasi bergerak seluler, WCDMA sebagai platform layanan komunikasi bergerak generasi ketiga dapat mendukung dua jenis teknik penyambungan yaitu packet swiched dan circuit switched seperti internet (dengan dukungan IP)dan sambungan telepon standar. Sejak awal, WCDMA didesain untuk layanan data kecepatan tinggi seperti paket data dari kecepatan 384 kbps pada kondisi bergerak atau area yang luas hingga 2 Mbps pada kondisi local. Teknologi WCDMA memungkinkan user untuk mengakses layanan yang berbeda dalam waktu yang bersamaan. Sebagai gambaran bahwa dengan teknologi WCDMA seorang user dapat mengadakan sambungan pembicaraan (voice call) dengan lawan bicaranya melalui mobile terminal dan pada saat yang bersamaan juga dapat mengakses database jarak jauh atau menerima e-mail pada terminal yang sama.

Baca Juga :


UU Hak Cipta, Ketentuan Umum, Lingkup Hak Cipta

 - 
UU Hak Cipta
UU Hak Cipta

UU Hak Cipta, Ketentuan Umum, Lingkup Hak Cipta

UU Hak Cipta

UU Hak Cipta

John Naisbitt dan Patricia Aburdene telah meramalkan bahwa suatu saat nanti dunia yang dihuni manusia ini akan berubah menjadi suatu perkampungan global (global village) dengan pola satu sistem perekonomian atau single economy system berdasarkan permintaan/mekanisme pasar dan persaingan bebas. Mereka yang mampu survive adalah orang atau para pengusaha yang dapat menghasilkan “produk” dengan kualitas tinggi dan harga bersaing. Artinya, manusia yang berkualitas dalam era ini adalah mereka yang dianggap memiliki produk dengan “nilai jual” yang dapat diandalkan pada persaingan global, baik di pasar nasional, regional maupun internasional dengan berlakunya pasar bebas (free market) dalam perdagangan internasional.
Berkaitan dengan era pasar bebas dengan perdagangan barang dan atau jasa, bermula pada 15 April 1994 dengan tercapainya kesepakatan internasional di Maroko melalui Agreement on Establishing the World Trade Organization (WTO) yang dikenal sebagai Marrakesh Agreement. Adanya kesepakatan yang akhirnya melahirkan organisasi perdagangan dunia (WTO) ini, maka produk dari setiap orang atau negara diatur melalui mekanisme pasar yang mengutamakan kualitas barang dan atau jasa. Produk tersebut biasanya dilindungi hukum sebagai hasil rasa, karsa dan cipta manusia yang tidak bisa begitu saja untuk dilanggar. Indonesia sebagai bagian dari masyarakat internasional ikut menandatangani kesepakatan ter-sebut melalui UU No. 7 Tahun 1994 (LN Tahun 1994 No. 95 TLN No. 3564) tanggal 2 Nopember 1994 yang berlaku sebagai ius constitutum dalam konstelasi hukum nasional yang mempunyai dampak luas pada bidang lain. Konsekuensinya, semua kesepakatan itu harus ditaati dan diterapkan dengan konsisten.
Salah satu agenda penting dari WTO adalah Agreement on Trade Related Aspects of Intellectual Property Rights Including Trade in Counterfeit Goods. Kesepakatan ini akhirnya melahirkan TRIPs (Trade Related Aspect of Intellectual Property Rights) yang bertujuan untuk meningkatkan perlindungan di bidang Hak Kekayaan Intelektual (HKI) dari pembajakan atas suatu karya kreatif dan inovatif seseorang/kelompok orang, baik di bidang sastra, seni, teknologi dan karya ilmiah. Suatu hal yang cukup kompleks dan perlu dilakukan upaya adaptasi (penyesuai-an) terus menerus untuk dapat mengikuti dinamika perkembangan dengan perangkat hukum yang mengatur masalah baru tersebut karena sebelumnya justru tidak diatur dalam ketentuan hukum nasional. Kevakuman ini harus ditutupi dengan adanya aturan undang-undang sebagai kepastian hukum untuk mengikuti perkembangan iptek dan masyarakat internasional.
Salah satu bidang HKI adalah hak cipta (copy rights) yang merupakan hak ekslusif (khusus) bagi pencipta atau penerima hak untuk mengumum-kan atau memperbanyak ciptaannya atau memberikan izin untuk itu dengan tidak mengurangi pembatasan-pembatasan menurut peraturan perundang-undangan yang berlaku (Pasal 1 LTU No. 19 Tahun 2002). Ciptaan merupakan hasil setiap karya pencipta dalam bentuk khas apapun juga dalam lapangan ilmu, seni dan sastra yang menguntungkan dari segi materil, moril dan reputasi seseorang atau kelompok orang yang menghasil-kan ciptaan berdasarkan kerja keras melalui pengamatan, kajian dan penelitian secara terus menerus. Sudah sewajarnya, hasil ciptaan orang lain harus dapat dilindungi hukum dari setiap bentuk pelanggaran hak cipta. la sebenarnya merupakan suatu perbuatan tidak terpuji dan tercela bahkan tidak “bermoral” oleh orang-orang tidak bertanggungjawab yang melakukannya, karena adanya”the morality that makes law possible.”
Pada kondisi ini, sudah pasti tidak dapat dihindarkan adanya kecen-derungan sebagian orang/kelompok orang yang menginginkan dengan berbagai cara untuk meneguk keuntungan finansial secara cepat tanpa usaha keras, mengeluarkan modal dan kejujuran dengan membajak hasil ciptaan orang lain ataupun mendompleng reputasi ciptaan pihak lain sehingga amat merugikan bagi para pencipta pertama. Tindakan ini sudah tentu tidak dapat dibenarkan, karena melanggar hukum sebab bukan hanya para pencipta yang sah saja merasa dirugikan, akan tetapi juga masyarakat luas mengalami kerugian besar karena memperoleh barang dan atau jasa tidak sesuai kualitas yang diharapkan. Keadaan ini dikhawatirkan dapat mengakibatkan terjadi degradasi moral dan etika dalam kehidupan masyarakat yang tidak mau menghargai kreasi intelektual pihak lain yang telah bersusah payah melahirkan ciptaannya.
Dalam pergaulan masyarakat internasional, negara-negara yang memproteksi atau membiarkan pelanggaran hak cipta tanpa adanya penindakan hukum dapat dimasukkan dalam priority watch list, karena tidak memberikan perlindungan HKI secara memadai bagi negara atau pemilik/pemegang izin ciptaan tersebut. Sanksi yang dijatuhkan dapat berupa pengucilan dalam pergaulan masyarakat internasional atau sanksi ekonomi dari produk negara itu pada transaksi bisnis internasional.
UU No. 19 Tahun 2002 yang berlaku efektif pada tanggal 23 Juli 2003 sebagai pengganti UU No. 6 Tahun 1982 tentang Hak Cipta sebagaimana telah diubah dengan UU No. 7 Tahun 1987 dan UU No. 12 Tahun 1997 diharapkan sekali menjadi a new legal framework atau perangkat hukum baru untuk mengantisipasi merebaknya pelanggaran hak cipta di tanah air oleh orang-orang yang tidak bertanggungjawab dengan maksud untuk memperoleh keuntungan secara “bypass” atau “potong kompas” (cepat) dengan cara tercela melanggar hukum atas hak-hak orang lain. Keadaan demikian tentu akan menimbulkan masalah terhadap upaya perlindungan hukum atas pelanggaran hak cipta mengingat tidak semua orang dapat memahami-nya dengan baik.

Sumber : https://downloadapk.co.id/


Prosedur Pendirian Bisnis di bidang Teknologi Informasi

 - 
Prosedur Pendirian Bisnis
Prosedur Pendirian Bisnis

Prosedur Pendirian Bisnis di bidang Teknologi Informasi

Prosedur Pendirian Bisnis

Prosedur Pendirian Bisnis

Dunia IT merupakan sebuah dunia yang sangat menjanjikan bagi para entrepreneur muda karena sifatnya yang sangat terbuka bagi siapa saja yang berminat memasukinya, bahkan untuk menggambarkan betapa terbukanya bidang ini dinyatakan oleh pernyataan seorang aktor dalam sebuah film fiksi tentang perusahaan IT yang berjudul “Anti Trust” mengatakan bahwa “Every student who works on their garage is potentianly become a competitor in this business”.

Setiap mahasiswa yang bekerja dari sebuah garasi di rumahnya untuk membuat perangkat lunak IT berpotensi untuk menjadi pesaing bagi perusahaan yang telah beroperasi terlebih dahulu. Seperti juga sebuah bisnis pada umumnya, jika gampang memasukinya maka gampang pula untuk terlempar keluar dari persaingan, oleh sebab itu pemahaman dan pemilihan dalam membangun sebuah bisnis, khususnya dalam bidang IT sangat menentukan sukses tidaknya usaha tersebut dijalankan.

Dari semua bidang bisnis IT diatas pada umumnya yang sering dimasuki oleh seorang pebisnis baru adalah:

– Perusahaan pengembangan perangkat lunak aplikasi (software house).
– Konsultan Implementasi Teknologi Informasi baik itu implementasi hardware maupun implementasi software.
– Distributor dari produk-produk IT, baik hardware ataupun software.
– Training dan pendidikan bidang IT.

Dari keempat bidang ini, muncul berbagai varians dari bisnis IT yang biasanya merupakan bentuk spesialisasi dari keempat bidang usaha tersebut. Untuk sukses dalam bisnis dalam bidang ini faktor yang paling berpengaruh adalah ketepatan memasuki pasar (time-to-market) dan juga kualitas sebuah produk atau solusi yang dimiliki.

PROSEDUR

  1. Tahapan pengurusan izin pendirian

Bagi badan usaha skala besar hal ini menjadi prinsip yang paling penting demi kemajuan dan pengakuan atas perusahaan yang bersangkutan. Hasil akhir pada tahapan ini adalah sebuah izin prinsip yang dikenal dengan Letter of Intent yang dapat berupa izin sementara, izin tetap hingga izin perluasan.

Untuk beerapa jenis badan usaha lainnya misalnya, sole distributor dari sebuah merek dagang, Letter of Intent akan memberi turunan berupa Letter of Appointment sebagai bentuk surat perjanjian keagenan yang merupakan izin perluasan jika perusahaan ini memberi kesempatan pada perusahaan lain untuk mendistribusikan barang yang diproduksi.

Berikut ini adalah dokumen yang diperlukan pada tahapan ini :

  • Tanda Daftar Perusahaan (TDP)
  • Nomor Pokok Wajib Pajak (NPWP)
  • Bukti diri

Serta perizinan yang perlu dipenuhi dalam badan usaha tersebut yaitu :

  • Surat Izin Usaha Perdagangan (SIUP)
  • Surat Izin Usaha Industri (SIUI)
  1. Tahapan pengesahan menjadi badan hukum

Tidak semua badan usaha harus berbadan hukum. Akan tetapi setiap badan usaha yang memang dimaksudkan untuk ekspansi atau berkembang menjadi berskala besar maka hal yang harus dilakukan untuk mendapatkan izin atas kegiatan yang dilakukannya tidak boleh mengabaikan hukum yang berlaku.

Izin yang mengikat suatu bentuk badan usaha tertentu di Indonesia memang terdapat lebih dari satu macam. Adapun pengakuan badan hukum bisa didasarkan pada Kitab Undang-Undang Hukum Dagang (KUHD), hingga Undang-Undang Penanaman Modal Asing ( UU PMA ).

  1. Tahapan penggolongan menurut bidang yang dijalani

Badan usaha dikelompokkan kedalam berbagai jenis berdasarkan jenis bidang kegiatan yang dijalani. Berkaitan dengan bidang tersebut, maka setiap pengurusan izin disesuaikan dengan departemen yang membawahinya seperti kehutanan, pertambangan, perdagangan, pertanian dsb.

  1. Tahapan mendapatkan pengakuan, pengesahan dan izin dari departemen lain

Departemen tertentu yang berhubungan langsung dengan jenis kegiatan badan usaha akan mengeluarkan izin. Namun diluar itu, badan usaha juga harus mendapatkan izin dari departemen lain yang pada nantinya akan bersinggungan dengan operasional badan usaha misalnya Departemen Perdagangan mengeluarkan izin pendirian industri yaitu berupa SIUP.

Sumber : https://filehippo.co.id/