Home Pendidikan • 64 Sekolah di Jawa Barat Terpilih Jadi Model SPMI

64 Sekolah di Jawa Barat Terpilih Jadi Model SPMI

 - 
64 Sekolah di Jawa Barat Terpilih Jadi Model SPMI
64 Sekolah di Jawa Barat Terpilih Jadi Model SPMI

64 Sekolah di Jawa Barat Terpilih Jadi Model SPMI

64 Sekolah di Jawa Barat Terpilih Jadi Model SPMI

64 Sekolah di Jawa Barat Terpilih Jadi Model SPMI

BANDUNG WETAN – Sebanyak 64 sekolah mulai tingkat SD, SMP hingga SMA di Jawa Barat dijadikan sebagai sekolah model Sistem Penjaminan Mutu Internal (SPMI). Sekolah tersebut berasal dari empat wilayah di Jawa Barat, yaitu Kota Bandung, Kota Cimahi, Kabupaten Cimahi dan Kabupaten Kuningan.

Sekolah SPMI mendapatkan fasilitas Lembaga Penjamin Mutu Pendidikan (LPMP) Jawa Barat dan dinas pendidikan setempat. Ketua LPMP Jawa Barat Totoh Santoso tujuan SPMI untuk membantu satuan pendidikan sekolah agar mampu mencapai standar nasional pendidikan.

”Kita harus mendorong sekolah untuk mengembangan perencaan pendidikan. Mulai pengumpulan data terkait kekurangan dan kelebihan sekolah hingga setiap kali program dapat mencapai indikator mutu,” ucap Totoh saat ditemui di SMAN 2 Bandung kemarin (13/12).

Dengan sistem tersebut, sekolah memiliki peran aktif dalam pengembangannya.

Dengan kata lain, memiliki wewenang otonomi dalam pengembangnya. Goal dari SPMI ini bukan lagi berbicara tentang siswa yang berprestasi.

Siswa berprestasi merupakan dampak dari sistem yang dikelola. Pengelolaan sistem yang baik tergambar melalui program-program yang dikembangkan oleh sekolah-sekolah tersebut.

Sekolah model SPMI ini pada tahun depan akan dikembangkan di 27 kota dan kabupaten di Jawa Barat. Serta empat kota yang saat ini dijadikan percontohan harus mampu menyebarkan ke wilayah lainnya. Ditargetkan pada tahun 250 sekolah di Jawa Barat. Sehingga pada 2019, sekolah di Jawa Barat telah melaksanakan SPMI.

Khusus di Kota Bandung, terpilih 20 sekolah model SPMI. Pada minggu depan

, akan dipilih 10 sekolah dengan yang mampu menawarkan daya kelola dari sekolah dengan baik. ”Mampu memperlihatkan sistem yang dibangun melalui SPMI semuanya harus tergambar melalui dokumen yang dibuat,” jelasnya.

Wakil Wali Kota Bandung Oded Muhammad Danial mengapresiasi pembentukan SPMI. ”Mutu pendidikan Kota Bandung semakin meningkat, baik dan benar,” ucapnya.

Dengan sistem multilevel dalam pemgembangan sekolah model SPMI bisa menyebar dengan baik. Secara pribadi dirinya berhadap tahun depan bisa seluruh sekolah bisa mengembangkan SPMI tersebut.

Terkait pengelolaan SMA/SMK yang sudah dikelola oleh pihak provinsi,

ke depan Pemerintah Kota Bandung akan fokus pada pengembangan SPMI pada jenjang SD dan SMP. ”Kita tinggal tinjau lebih jauh dan bisa lebih fokus pada pengembangan pada jenjang SD dan SMP,” pungkasnya.

Ke-20 sekolah yang menjadi sekolah Model SPMI di Kota Bandung di antaranya SDN 8 Bandung, SD Kresnas, SD Soka, SD Gegerkalong KPAD 1, SD Leuwipanjang, SD Bina Harapan, SD Raya Barat dan SD Pajagalan, SMPN 33 Bandung, SMPN 31 Bandung, SMPN 34 Bandung, SMPN 4 Bandung dan SMPN 48 Bandung, SMAN 2 Bandung, SMAN 14 Bandung, SMAN 23 Bandung, SMKN 7 Bandung dan SMKN 9 Bandung. (nit/fik)

 

Sumber :

https://balad.org/teks-eksplanasi/

Author:m7xap