Home Pendidikan • Jenis dan Gejala Gangguan Bipolar pada Anak-Anak

Jenis dan Gejala Gangguan Bipolar pada Anak-Anak

 - 

Jenis dan Gejala Gangguan Bipolar pada Anak-Anak

Gangguan bipolar seringkali dikaitkan dengan situasi mental orang dewasa. Namun, menurut keterangan dari pemaparan Daniel K. Hall-Flavin, M.D. di website Mayo Clinic, gangguan bipolar juga dapat terjadi pada anak-anak. Kondisi tersebut, sambung Daniel, sangat sering didiagnosis pada anak-anak yang berusia lebih tua atau remaja. Meski demikian, pada dasarnya situasi ini bisa terjadi pada anak-anak dari segala usia.

1. Apa Itu Gangguan Bipolar?

Dikutip dari Children’s Hospital Colorado, gangguan bipolar ialah suatu kondisi saat seseorang merasakan perubahan keadaan hati yang dramatis. Perubahan tersebut terjadi dalam periode yang dinamakan episode, yang bisa dilangsungkan selama sejumlah hari sampai bulan.

2. Apa Penyebabnya?

Hingga sekarang, penyebab dari gangguan mental ini belum dapat diulas secara detail. Namun dalam sejumlah tahun terakhir, seperti dikutip WebMD, para berpengalaman medis mulai mengejar titik terang mengenai masalah ini.

Mereka pun mempercayai bahwa situasi tersebut diprovokasi faktor genetik atau riwayat keluarga. Di sisi lain, hal lingkungan dan gaya hidup dinilai mempunyai efek pada tingkat keparahan gangguan ini.

3. Gejala Gangguan Bipolar pada Anak-Anak

Perilaku yang tidak terkendali dan situasi emosional yang tidak stabil dirasakan sebagai urusan yang wajar sekitar masa kanak-kanak dan remaja. Bahkan dalam banyak sekali kasus, situasi tersebut tidak termasuk gangguan mental yang membutuhkan perawatan serius.

Namun, bilamana anak menunjukkan fenomena yang parah dan berkelanjutan, atau bahkan telah merangsang masalah yang serius, itu dapat lebih dari sekadar fase. Nah, berikut ialah beberapa fenomena umum yang tidak jarang dijumpai pada anak-anak:

– Perubahan keadaan hati yang parah
– Perilaku hiperaktif, impulsif, agresif, atau dirasakan tidak sopan
– Perilaku yang mengundang risiko dan sembrono
– Insomnia atau keperluan tidur menurun secara signifikan
– Suasana hati yang tertekan atau gampang tersinggung—yang terjadi nyaris setiap hari sekitar episode depresi

Anak-anak dengan gangguan mental ini bakal mengalami fenomena dalam episode yang berbeda. Di antara episode-episode tersebut, mereka dapat saja pulang ke perilaku dan keadaan hati yang normal.

Di samping itu, sejumlah situasi medis bisa menunjukkan fenomena serupa gangguan ini, seperti contohnya attention-deficit hyperactivity disorder (ADHD), gangguan perilaku, gangguan oposisi, gangguan kecemasan, dan depresi berat. Bahkan, sejumlah di antaranya pun sering dirasakan bersamaan dengan gangguan bipolar.

4. Jenis Gangguan Bipolar pada Anak-Anak

Berdasarkan versi teranyar dari The Diagnostic and Statistical Manual of Mental Disorders (DSM) yang diterbitkan oleh The American Psychiatric Association, jenis gangguan keadaan hati yang teranyar pada anak-anak dinamakan Disruptive Mood Dysregulation Disorder (DMDD).

DMDD bisa didiagnosis pada anak-anak yang berusia antara 6 hingga 18 tahun. Kondisi psikis ini lazimnya ditandai dengan emosi yang mudah meledak.

Lantas, apa bedanya gangguan bipolar pada anak-anak dan orang dewasa? Salah satu perbedaan yang sangat menonjol ialah anak-anak merasakan siklus yang lebih cepat. Apabila periode manik dan depresi pada orang dewasa lazimnya terjadi dalam hitungan minggu, bulan, atau tahun, tersebut dapat dilangsungkan dalam satu hari pada anak-anak.

5. Menjadi Orang Tua dari Anak Bipolar?

Berikut ialah beberapa urusan dasar yang usahakan dilaksanakan orang tua yang mempunyai anak dengan gangguan bipolar, menurut keterangan dari The National Institute of Mental Health (NIMH):

– Dorong si kecil guna mengungkapkan perasaannya, dan lantas dengarkan perkataannya dengan cermat
– Tahu kapan anak melewati episodenya
– Bantu si kecil guna lebih merasakan hidupnya
– Beri dia pemahaman bahwa perawatan medis dibutuhkan guna menciptakan hidupnya jadi lebih baik

Karena gangguan ini dapat menyerupai masalah kesehatan mental lainnya, segera temui dokter untuk menggali tahu kejelasan tentang situasi si kecil.

Sumber : http://topsiteswebdirectory.com/gr_domain_list/index.php?domain=pelajaran.co.id

Author:m7xap