Home Pendidikan • Konsep Culture Studies

Konsep Culture Studies

 - 
Konsep Culture Studies
Konsep Culture Studies

Table of Contents

Konsep Culture Studies

Konsep Culture Studies

Konsep Culture Studies

1)      Kebudayaan dan praktik signifikasi

Cultural studies tidak akan mampu mempertahankan namanya tanpa fokus pada kebudayaan. Yang dimaksud dengan kebudayaan disini adalah lingkungan actual untuk berbagai praktik, representasi, bahasa dan adat-istiadat masyarakat tertentu. Cultural studies menyatakan bahwa bahasa bukanlah media netral bagi pembentukan makna dan pengetahuan tentang dunia objek independen yang ada diluar bahasa, tapi ia merupakan bagian utama dari makna dan pengetahuan tersebut.

2)      Representasi

Bagian terbesar dari cultural studies terpusat pada pertanyaan tentang representasi, yaitu bagaimana dunia ini dikonstruksi dan dipresentasikan secara sosial kepada dan oleh kita. Bahkan unsur utama cultural studes dapat dipahami sebagai studi atas kebudayaan sebagai praktik signifikasi representasi.

3)      Materialisme dan Nonreduksionisme

Sebagian besar cultural studies  memberi perhatian pada ekonomi modern yang terindustrialisasi dan budaya media yang terletak disepanjang garis sistem kapitalis dimana representasi diproduksi oleh perusahaan yang didorong oleh motif mencari laba. Dalam konteks ini cultural studies telah mengembangkan bentuk materialisme kultural yang berusaha mengeksplorasi bagaimana dan mengapa makna dibentuk dan ditentukan pada momen produksi. Jadi selain terpusat pada praktik-praktik signifikasi, cultural studies juga berusaha menghubungkannya dengan ekonomi politik, suatu disiplin yang menbahas kekuasaan dan distribusi sumber daya ekonomi dan sosial. Di samping itu, salah satu prinsip utama cultural studies adalah karakter non-reduksionisme-nya. Kebudayaan dipandang memiliki makna, aturan dan praktiknya sendiri yang tidak dapat direduksi menjadi, atau hanya dapat dijelaskan di dalam, kategori atau level lain formasi sosial.

4)      Artikulasi

Dalam rangka membuat teori tentang hubungan antar berbagai komponen formasi sosial, cultural studies menggunakan konsep artikulasi. Atikulasi menunjukan pengekspresian atau perepresentasian dan penempatan bersama. Konsep artikulasi juga di gunakan untuk mendiskusikan hubungan kebudayaan dengan ekonomi polotik.

5)      Kekuasaan

Kekuasaan bukan hanya sekedar perekat yang menyatukan kehidupan sosial, atau kekuatan koersif yang menempatkan sekelompok orang dibawah orang lain. Kekuasaan merupakan proses yang membangun dan membuka jalan bagi adanya segala bentuk tindakan, hubungan atau tatanan sosial.

6)      Budaya pop

Budaya pop banyak menyita perhatian cultural studies, budaya pop dikatakan sebagai landasan tempat dimana persetujuan dapat dimenangkan atau tidak.

7)      Teks dan Pembacanya

Konsep teks bukan hanya mengacu pada kata-kata tertulis, melainkan semua praktik yang mengacu pada makna (to sifnify). Ini termasuk pembentukan makna melalui berbagai citra, bunyi,  objek (seperti pakaian) dan aktivitas  (seperti tari dan olah raga). Karena citra, bunyi, objek dan praktik merupakan sistem tanda, yang mengacu suatu makna dengan mekanisme yang sama dengan bahasa, maka kita dapat menyebut semua itu dengan teks kultural. Makna diproduksi dalam interaksi antara teks dan pembacanya sehingga momen konsumsi juga merupakan momen produksi yang penuh makna.

8)      Subjektivitas dan Identitas

Cultural studies mengeksplorasi bagaimana kita menjadi sosok sebagaimana adanya kita sekarang, bagaimana kita diproduksi sebagai subjek, dan bagaimana kita mengidentifikasi diri kita dengan deskripsi-deskripsi sebagai laki-laki atau sebagai perempuan, tua atau muda.

Sumber : https://jalantikus.app/

Author:m7xap