Home Pendidikan • PERILAKU KONSUMEN

PERILAKU KONSUMEN

 - 
PERILAKU KONSUMEN
PERILAKU KONSUMEN

Table of Contents

PERILAKU KONSUMEN

PERILAKU KONSUMEN

PERILAKU KONSUMEN

  1. Produsen dan Fungsi Produksi

    Pengertian Produsen

    Produsen adalah orang yang menghasilkan barang atau jasa untuk dijual atau dipasarkan, sedangkanProduksi adalah usaha untuk menciptakan dan meningkatkan kegunaan suatu barang untuk memenuhi kebutuhan. Dengan pengertian lain Produksi merupakan konsep arus (flow consept), bahwa kegiatan produksi diukur dari jumlah barang-barang atau jasa yang dihasilkan  dalam suatu periode waktu tertentu, sedangkan kualitas barang atau jasa yang dihasilkan tidak berubah.

    Seorang produsen atau pengusaha dalam melakukan proses produksi untuk mencapai

    tujuannya harus menentukan dua macam keputusan:

    1) berapa output yang harus diproduksikan, dan

    2) berapa dan dalam kombinasi bagaimana faktor-faktor produksi (input) dipergunakan.

    Untuk menyederhanakan pembahasan secara teoritis, dalam menentukan keputusan tersebut

    digunakan dua asumsi dasar:

    1) bahwa produsen atau pengusaha selalu berusaha mencapai keuntungan yang maksimum,

    2) bahwa produsen atau pengusaha beroperasi dalam pasar persaingan sempurna.

    Dalam teori ekonomi, setiap proses produksi mempunyai landasan teknis yang disebut

    fungsi produksi. Fungsi produksi adalah suatu fungsi atau persamaan yang menunjukkan

    hubungan fisik atau teknis antara jumlah faktor-faktor produksi yang dipergunakan dengan

    jumlah produk yang dihasilkan per satuan waktu, tanpa memperhatikan harga-harga, baik

    harga faktor-faktor produksi maupun harga produk.

    Dalam teori ekonomi, sifat fungsi produksi diasumsikan tunduk pada suatu hukum

    yang disebut : The Law of Diminishing Returns (Hukum Kenaikan Hasil Berkurang)Hukum

    ini menyatakan bahwa apabila penggunaan satu macam input ditambah sedang input-input

    yang lain tetap maka tambahan output yang dihasilkan dari setiap tambahan satu unit input

    yang ditambahkan tadi mula-mula naik, tetapi kemudian seterusnya menurun jika input

    tersebut terus ditambahkan.

    Fungsi Produksi

    Fungsi produksi merupakan interaksi antara masukan (input) dengan keluaran (output). Misalkan kita memproduksi jas. Dalam fungsi produksi, jas itu bisa diproduksi dengan berbagai macam cara. Kalau salah satu komposisinya diubah begitu saja, maka hasilnya juga akan berubah. Namun, output dapat tetap sama bila perubahan satu komposisi diganti dengan komposisi yang lain. Misalnya penurunan jumlah mesin diganti dengan penambahan tenaga kerja.

    Secara matematis, fungsi produksi dapat ditulis sebagai berikut :

    Q = f(L, R, C, T)

    Dimana :

    Q         = jumlah barang yang dihasilkan (quantity)

    F          = symbol persamaan (function)

    L          = tenaga kerja (labour)

    R         = kekayaan alam (resources)

    C         = modal (capital)

    T         = teknologi (technology)

    Persaingan global semakin pesat dengan persaingan yang sangat kuat, maka produsen dan perusahaannya harus mampu memikirkan perkembangan produksinya demi majunya perusahaan dalam persaingan.

Sumber : https://chicagobearsjerseyspop.com/

Author:m7xap