Home Pendidikan • Tips Membeli Handphone Bekas

Tips Membeli Handphone Bekas

 - 
Tips Membeli Handphone Bekas
Tips Membeli Handphone Bekas

Table of Contents

Tips Membeli Handphone Bekas

Tips Membeli Handphone Bekas

Tips Membeli Handphone Bekas

Usahakan untuk tidak membeli handphone yang BM, karena banyak resiko yang bisa terjadi di dalamnya. Seperti contoh, jamper pada PCB-nya (Printed Circuit Board) yang terkadang sudah error, atau jika diinstal program flash asli, maka akan terjadi “Contact Service”, juga kerusakan lainnya yang mungkin sulit untuk dikembalikan seperti semula.

Kondisi Fisik
Periksalah kondisi luar maupun dalam ponsel, masih baik ataukah sudah cacat. Sebaiknya Anda juga membuka casing ponsel tersebut untuk memastikan apakah ponsel tersebut pernah terjatuh ataupun pernah diperbaiki (servis). Perhatikan kondisi LCD apakah masih dalam keadaan baik atau sudah buram, juga periksa keasliannya. Selanjutnya hidupkan ponsel, coba semua tombol-tombol pada keypad apakah ada yang macet ataupun malah tidak berfungsi. Cobalah menekan sembarang tombol angka pada keypad sebanyak mungkin dan pastikan ponsel tidak ‘hang’. Lalu pastikan fungsi-fungsi pada menu semua berfungsi dengan baik, seperti ringtone, fitur getar, camera, dan sebagainya. Lihat pula enginenya. Jangan sampai mesinnya diganti dengan versi lainnya. Terkadang casing yang masih bagus dapat menipu Anda untuk membayar lebih.

Baterai
Anda bisa menanyakan mengenai kondisi baterai, apakah masih baik atau bermasalah alias bocor. Baterai yang bocor biasanya hanya bartahan satu atau dua hari dalam posisi standby dan beberapa jam saat kondisi sering digunakan. Baterai pada beberapa ponsel bekas umumnya memiliki daya tahan ketika standby dan talktime yang lebih pendek. Untuk menguji ketahanan baterai, maka Anda bisa melakukan panggilan bebas pulsa dalam jangka waktu yang lama.

Charger dan sparepart
Anda bisa memperhatikan charger-nya. Biasanya yang tidak original, maka proses charging-nya akan lebih lama daripada versi originalnya. Fisik charger yang original lebih berat dibandingkan dengan yang tidak original. Kabel original lebih panjang dibanding yang tidak original. Sebaiknya Anda memilih ponsel yang memiliki jaringan servis yang banyak, karena hal tersebut dapat memudahkan Anda dalam memperbaiki kerusakan yang mungkin terjadi saat anda menggunakan ponsel tersebut, demikian juga dengan ketersediaan suku cadang atau sparepart ataupun aksesori ponsel yang lengkap.

Baca Juga :

Author:m7xap